Sejarah dan Riwayat Gejolak Kerajaan Arab Saudi dan Iran dalam 20 Tahun Terakhir

  Yes  Muslim  - Otoritas Arab Saudi dengan tegas memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, usai kedutaannya di Teheran diserang. Pemutusan hubungan ini makin memperdalam krisis antara kedua negara yang terus berlangsung selama 20 tahun terakhir.

Penyerangan gedung Kedutaan Besar Saudi di Teheran pada Minggu (3/1) merupakan bentuk protes terhadap eksekusi mati ulama Syiah terkemuka, Nimr Baqr al-Nimr. Reaksi keras juga diberikan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang mengatakan pembalasan Tuhan atas eksekusi mati ulama Nimr akan melanda keluarga Al-Saud yang memimpin Kerajaan Saudi.


Ketegangan Arab Saudi-Iran semakin memburuk usai eksekusi mati ulama Syiah Nimr Baqr al-Nimr (Basith Subastian/detikcom)


Jauh sebelum itu, hubungan antara Saudi dengan Iran memang tidak pernah akur. Saudi yang didominasi Sunni dan Iran yang didominasi Syiah selalu berbeda pendapat dan berada di posisi bertentangan dalam sejumlah isu.

Sebagai contoh, dalam konflik Suriah, Iran mendukung rezim Bashar al-Assad, sedangkan Saudi menentangnya. Kemudian dalam konflik Yaman, Iran memprotes keras koalisi pimpinan Saudi yang melawan pemberontak Syiah Houthi, yang didukungnya.

Berikut rangkuman naik-turunnya hubungan Saudi dengan Iran selama sedikitnya 20 tahun terakhir seperti dilansir Reuters, Selasa (5/1/2016):

Tahun 1987, Insiden Haji di Makkah

Hubungan antara Arab Saudi dengan Iran dipenuhi ketegangan nyaris memuncak pada Juli 1987 ketika sedikitnya 402 jamaah haji, yang sekitar 275 orang di antaranya berasal dari Iran, tewas dalam tragedi di Makkah, Saudi.

Reaksi keras atas insiden itu muncul di Teheran, saat warga berunjuk rasa di jalanan hingga menduduki Kedutaan Besar Saudi dan membakar Kedutaan Besar Kuwait.

Satu diplomat Saudi yang bernama Mousa'ad al-Ghamdi tewas akibat luka yang dideritanya ketika terjatuh dari jendela, saat penyerbuan terjadi. Saat itu. otoritas Saudi menuding Iran sengaja memperlambat evakuasi al-Ghamdi ke rumah sakit di Saudi.

Akibatnya, hubungan diplomatik kedua negara diputus oleh Raja Saudi Fahd pada April 1988.

Tahun 1999, Hubungan Arab Saudi-Iran Sedikit Membaik

Raja Saudi Fahd menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Iran Mohammad Khatami atas kemenangannya dalam pemilu tahun 2001. Hal ini, menurut Raja Fahd, merupakan bentuk dukungan bagi kebijakan reformasi Presiden Khatami saat itu.

Presiden Khatami yang merupakan ulama Syiah, mengupayakan pemulihan hubungan dengan Saudi setelah menang telak dalam pemilu tahun 1997. Upaya ini mengakhiri ketegangan hubungan kedua negara yang telah berlangsung selama dua dekade usai revolusi Islam di Iran tahun 1979 silam.

Tahun 1999, Presiden Khatami mengunjungi Saudi. Ini tercatat sebagai kunjungan resmi pertama seorang presiden Iran ke Saudi semenjak revolusi 1979. Kedua negara berusaha menjalin hubungan lebih baik melalui pakta keamanan yang disepakati pada April 2001.


Tahun 2003, Perseteruan Kawasan

Invasi ke Irak yang menggulingkan Saddam Hussein semakin memperkuat dominasi Syiah di Iran. Penggulingan ini berdampak pada perubahan arah politik Irak terhadap Iran. Pemerintah Irak yang tadinya dikuasai Sunni berubah menjadi didominasi Syiah.

Program energi nuklir yang dijalankan Iran menambah kekhawatiran Arab Saudi. Terlebih pengganti Presiden Khatami, yakni Presiden Mahmoud Ahmadinejad dikenal lebih condong untuk mendominasi kawasan Teluk dan meningkatkan populasi Syiah di kawasan itu.

Pada Januari 2007, otoritas Saudi mengatakan kepada utusan Iran bahwa negara itu menempatkan kawasan Teluk dalam bahaya dengan memancing konflik dengan Amerika Serikat terkait Irak dan juga melalui program nuklirnya.

Tahun 2011, Arab Spring atau Kerusuhan Arab

Arab Saudi mengirimkan tentaranya untuk membantu Bahrain, sekutunya, yang dilanda unjuk rasa besar-besaran. Saudi khawatir oposisi Syiah di Bahrain akan bersekutu dengan Iran dengan memanfaatkan situasi itu. Saudi dan Bahrain kemudian menuding Iran sengaja menggerakkan aksi kekerasan terhadap polisi Bahrain.

Kawat diplomatik Amerika Serikat yang dibocorkan WikiLeaks menunjukkan bahwa para pemimpin Saudi, termasuk Raja Abdullah, mendorong AS untuk mengambil posisi tegas melawan program nuklir Iran.

Otoritas Saudi menuding sejumlah warga Syiah di Provinsi Timur, termasuk ulama Nimr Baqr al-Nimr yang dieksekusi mati pada 2 Januari lalu, bekerja sama dengan negara asing, merujuk pada Iran, dalam memancing pertikaian, setelah terjadi bentrokan antara polisi dan warga Syiah di kawasan itu.

Secara terpisah, AS mengklaim berhasil menggagalkan rencana pembunuhan Duta Besar Saudi untuk AS oleh Iran. Saat itu, otoritas Saudi mengatakan, bukti soal rencana pembunuhan itu sangat banyak dan menegaskan Iran akan mendapat balasannya.

Tahun 2012, Perang Pengaruh

Arab Saudi menjadi pendukung utama kelompok pemberontak Suriah yang berusaha menggulingkan rezim Presiden Bashar al-Assad, yang merupakan sekutu Iran. Saudi terang-terangan menuding Assad telah melakukan genosida dan menyebut Iran memanfaatkan situasi untuk menduduki Suriah. Iran menuding balik Saudi sebagai pendukung terorisme.

Pada Maret 2015, otoritas Saudi memulai serangan udara di Yaman untuk memerangi pemberontak Houthi, yang merupakan sekutu Iran, yang berniat mengambil alih pemerintahan. Saat itu, Saudi menuding Iran sengaja memanfaatkan Houthi untuk mengkudeta pemerintah Yaman yang kala itu dipimpin Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi. Lagi-lagi, Iran pun menuding serangan udara Saudi menargetkan banyak warga sipil di Yaman.

Tahun 2016, Eksekusi Mati Ulama Syiah Terkemuka

Pada 2 Januari lalu, Arab Saudi mengumumkan eksekusi mati ulama Syiah Nimr Baqr al-Nimr (56) yang dikenal kritis terhadap keluarga Kerajaan Saudi. Nimr dieksekusi mati bersama 46 narapidana lainnya, yang dinyatakan bersalah oleh Saudi atas dakwaan terorisme.

Eksekusi mati Nimr ini memicu unjuk rasa di wilayah Qatif, wilayah Saudi bagian timur, tempat sebagian besar kelompok minoritas Syiah tinggal. Nimr sendiri ditangkap di Qatif pada tahun 2012. Dia dianggap sebagai tokoh penggerak unjuk rasa antipemerintah di kawasan tersebut tahun 2011 lalu.

Aksi protes terjadi di wilayah Teheran, Iran, di mana kantor Kedutaan Besar Saudi diserang ratusan demonstran hingga memicu aksi pembakaran. Sekitar 40 orang ditangkap polisi Iran atas aksi anarkis itu. Sedangkan unjuk rasa berujung serangan terhadap Konsulat Saudi di Mashhad, Iran bagian timur laut berujung penangkapan 4 orang lainnya.

Pada 3 Januari, otoritas Saudi mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Iran. Saudi memberikan waktu 48 jam kepada seluruh diplomat Iran di wilayahnya untuk meninggalkan negara itu. Amerika Serikat, yang notabene sekutu Saudi, mengimbau kedua negara untuk menahan diri dan mengurangi ketegangan.

Pada 4 Januari, otoritas Iran menuding Saudi sengaja memicu ketegangan dengan memutuskan hubungan diplomatik. Iran juga menyebut pemutusan hubungan diplomatik itu sebagai tindakan tergesa-gesa dan tidak akan mengalihkan perhatian dunia dari kesalahan terbesar Saudi dalam mengeksekusi ulama Nimr.


(nvc/ita) 


Sumber : detik


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

komentar :

Selengkapnya

Bagaimana hukum menggabungkan antara kurban dan akikah? Apakah dibolehkan?



http://4.bp.blogspot.com/-QaN9agZDcw8/Vk07R51OAkI/AAAAAAAAA7A/kMAMXAZSyCk/s1600/pesanan%2Bkadu1%2B191115.jpg

  Yes  Muslim  -  Bagaimana hukum menggabungkan antara kurban dan akikah? Apakah dibolehkan?

Para ulama dalam masalah ini berbeda pendapat.

Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdirrahman Al Jibrin rahimahullah ditanya, “Jika waktu akikah jatuh pada Idul Adha, apakah sah melaksanakan akikah dan kurban sekaligus dengan satu sembelihan? Bagaimana niatnya?”

Jawab beliau, “Tidak bisa digabungkan antara niat kurban dan akikah. Yang mesti dilakukan adalah menyembelih akikah satu atau dua ekor kambing secara tersendiri. Tidak bisa akikah tersebut digabungkan dengan kurban. Karena akikah dan kurban masing-masing punya sebab dan kaitan waktu tersendiri. Antara akikah dan kurban bisa dilakukan pada waktu lapang atau sempit. Kurban dilakukan pada hari Idul Adha atau hari tasyriq. Yang lebih afdhol, shohibul kurban memakan 1/3-nya, menghadiahkan 1/3-nya, dan menyedekahkan 1/3-nya. Sedangkan akikah dilakukan pada hari ketujuh dari kelahiran. Jika luput dari hari ketujuh, bisa dilakukan pada hari ke-14. Jika tidak bisa pada hari tersebut, maka pada hari ke-21. Yang paling bagus, akikah tersebut diadakan seperti walimah dengan mengundang kerabat dan rekan untuk mendo’akan bayi yang baru lahir.


Namun jika berada dalam kondisi darurat untuk menyembelih kurban dan akikah pada satu waktu, maka itu boleh karena kedua amalan tersebut adalah sunnah. Keutamaan pada kurban lebih besar daripada keutamaan pada akikah.”[1]

Sayyid Sabiq berkata, “Ulama Hambali berpendapat bahwa jika bertemu antara hari nahr (Idul Adha) dan hari akikah, maka boleh mencukupkan dengan satu sembelihan sebagaimana cukup dengan satu mandi jika bertemu hari Ied dan hari Jumat.”[2]

Namun kalau memiliki kelapangan rezeki, memisahkan antara kurban dan akikah itu lebih baik. Jika berada dalam kondisi sulit, memilih pendapat Imam Ahmad untuk menggabungkan itu lebih utama.
Wallahu a’lam. Hanya Allah yang memberi taufik.

[1] Sumber: http://ibn-jebreen.com/fatwa/vmasal-1061-.html.
[2]Fiqh Sunnah, 3: 33.

Akhukum fillah: Muhammad Abduh Tuasikal

Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

komentar :

Selengkapnya

BOLEH MAKAN SEPUAS NYA, Bagaimana Hukum Makan di Restoran All You Can Eat ?






  Yes  Muslim  - Di sebagian restoran atau yang kami temukan juga di berbagai lounge di bandara menetapkan harga tertentu ketika masuk dan di dalam terserah makan sepuasnya. Apakah restoran atau warung yang menetapkan sistem “All You Can Eat” seperti itu dibolehkan?

Larangan Jual Beli Ghoror

Sebagaimana disebutkan oleh Al Jarjani, ghoror adalah sesuatu yang mengandung unsur ketidakjelasan, dari sisi ada atau tidaknya.
Mengenai larangan ghoror dalam jual beli telah disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah, ia berkata,
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ بَيْعِ الْحَصَاةِ وَعَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari jual beli hashoh (hasil lemparan kerikil, itulah yang dibeli) dan melarang dari ghoror” (HR. Muslim no. 1513).

Ghoror yang tidak dibolehkan di sini adalah ghoror yang banyak, yang mempengaruhi akad. Adapun ghoror yang masih sedikit masih ditolerir.

Abul Walid Al Bajiy telah memberikan tolak ukur bagaimanakah bentuk ghoror yang banyak di mana beliau berkata,
الغرر الكثير هو ما غلب على العقد حتّى أصبح العقد يوصف به
“Ghoror yang banyak adalah bila ghoror tersebut mendominasi akad sampai-sampai akad tersebut dicirikan dengannya.” (Al Muntaqo, 5: 41. Dinukil dari Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 31: 151)

Ghoror yang Masih Boleh

Al Qhorrofiy berkata, “Ghoror dan jahalah (ketidakjelasan) dalam jual beli ada tiga macam.
1- Jika ghoror dan ketidakjelasan tersebut banyak, maka terlarang berdasarkan ijma’ seperti jual beli burung yang berada di udara.

2- Jika ghorornya sedikit, maka boleh secara ijma’ seperti pondasi rumah yang ikut terjual bersama rumah, begitu pula benang pada pakaian, ketidakjelasan yang ada di sini itu kecil.

3- Jika ghorornya medio, para ulama berbeda pendapat apakah masuk pada jenis pertama ataukah kedua tadi.” (Al Furuq karya Al Qhorrofiy, 3: 265-266. Dinukil dari Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 31: 151).
Ibnu Rusyd berkata,

الفقهاء متّفقون على أنّ الغرر الكثير في المبيعات لا يجوز وأنّ القليل يجوز
“Para pakar fikih sepakat bahwa ghoror yang mengandung kerugian yang banyak itulah yang tidak boleh. Sedangkan jika hanya sedikit, masih ditolerir (dibolehkan)”. (Bidayatul Mujtahid, 2: 125).
Imam Nawawi juga berkata,

نقل العلماء الإجماع في أشياء غررها حقير
“Ada nukilan ijma’ -kata sepakat ulama- mengenai masih bolehnya ghoror yang sedikit pada sesuatu.” (Al Majmu’, 9: 188)

Contoh ghoror yang masih boleh disebutkan oleh Imam Nawawi seperti boleh masuk WC atau toilet dengan membayar uang sewa tertentu padahal masing-masing orang yang menggunakan air di dalamnya berbeda-beda, lamanya di kamar mandi pun tidak sama. Di sini ada ghoror, namun ghorornya itu kecil.
Imam Nawawi juga mencontohkan bahwa para ulama menyepakati masih bolehnya menyewa rumah atau yang lainnya dalam hitungan satu bulan (selama bulan Rajab misalnya, -pen). Padahal satu bulan bisa jadi 30 atau 29 hari. (Lihat idem)

Makan Sepuasnya dengan Harga Rp.50.000,-

Restoran atau warung dengan menetapkan biaya tertentu, lalu konsumen terserah makan sepuasnya, hukumnya masih dibolehkan. Karena penjual atau pemilik resto sudah mentaksir bahwa jatah makan tiap orang rata-rata Rp.50.000,- atau tidak mungkin lebih dari harga tersebut. Adapun jika ada yang makan lebih dari porsi rata-rata, maka itu hanyalah segelintir orang. Ghorornya hanyalah sedikit dalam hal itu sebagaimana yang dicontohkan oleh Imam Nawawi untuk ghoror penggunaan air saat menyewa toilet atau ghoror dalam menyewa rumah. Adapun untuk konsumen warung atau resto semacam ini hendaklah mengambil porsi sewajarnya, jangan sampai berlebihan.

Jika warung tersebut menetapkan harga yang jauh dari harga wajar guna menarik banyak pelanggan, sehingga ghorornya terlihat besar, ini tidak boleh. Misalnya harga wajar adalah Rp.50.000,- untuk makan dan minum. Namun agar menarik banyak konsumen, ditetapkan harga super murah, misal Rp.25.000,-. Ghoror seperti ini besar dan terlarang.


Wallahu a’lam. Hanya Allah yang memberi taufik.

Referensi:

Al Majmu’ Syarh Al Muhaddzab lisy Syairozi, Yahya bin Syarf An Nawawi, tahqiq: Muhammad Najib Al Muthi’i, terbitan Dar ‘Alamil Kutub, cetakan kedua, tahun 1427 H.
Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah, terbitan Kementrian Wakaf dan Urusan Islamiyyah Kuwait.

Akhukum fillah: Muhammad Abduh Tuasikal




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

komentar :

Selengkapnya

Ketika Harta Haram Semakin Merajalela di Akhir Zaman ! Kata Nabi, Ini yang akan TERJADI !




  Yes  Muslim  - DARI Abu Hurairah ra dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: 

“Benar-benar akan datang kepada manusia suatu masa, pada saat itu orang tidak lagi mempedulikan dari mana ia mendapatkan harta kekayaan, apakah dari jalan yang halal ataukah jalan yang haram,” (HR. Bukhari : Kitab al-buyu’ bab man lam yubali min haitsu kasaba al-mal no. 2059 bab qauluhu ta’ala Ali Imran : 130 no. 2083, An-Nasa’i dan Ahmad).

Musibah, bencana alam, keserakahan manusia, gaya hidup hedonis yang tamak dan rakus, semuanya merupakan pemicu munculnya ketidakseimbangan, baik pada alam maupun secara sosial. Dari sudut pandang sunnatullah, semua itu merupakan bentuk ujian yang Allah berikan kepada setiap manusia. Namun, dari sudut pandang human’s behaviour  (perilaku manusia), maka semua musibah itu adalah akibat tingkah laku mereka.





Semua bencana itu akan berimbas pada problem kemanusiaan.  Ekonomi merosot, persediaan pangan terancam, lahan pekerjaan menjadi sempit, sementara kebutuhan manusia terus berjalan dan cenderung melonjak, baik karena faktor pertambahan penduduk maupun berubah gaya hidup manusia  yang cenderung materialistik.

Dalam kondisi seperti itu, sering kali manusia menjadi gelap mata manakala kebutuhan mereka tidak terpenuhi. Perut yang lapar dan tuntuan hidup orang-orang yang ditanggungnya (anak dan istri), mau tidak mau akan memaksa mereka untuk menempuh jalan yang mungkin saja berujung pada sikap menghalalkan segala cara; yang terpenting perut bisa diganjal, anak dan istri tidak lagi menangis kelaparan dan kebutuhannya terpenuhi.

Inilah kondisi di mana hari ini kita hidup. 

Faktor kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin tidak dipungkiri menjadi pemicu lahirnya keinginan manusia untuk mencari keadilan dengan cara-cara haram.







Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

komentar :

Selengkapnya

Masya Allah, Ketika Vice Presiden Telkom Group Ini Ternyata Hafizh Al-Quran 30 Juz





  Yes  Muslim  - Geliat dakwah dan syiar Al Quran semakin merambah ke berbagai kalangan termasuk entitas bisnis di Indonesia. Seorang Vice Presiden di perusahaan multinasional ini ternyata Hafizh Al Quran 30 Juz. Masya Allah.

Nizar, 43, adalah VP Human Capital and Procurement di Telkomcel, anak perusahaan Telkom Group untuk bisnis internasional khusus negara Timor Leste. Pria kelahiran Jakarta ini sudah bertugas selama dua tahun di Dili setelah malang melintang di beberapa daerah seperti Bandung dan Medan.

Sebagai seorang VP, Nizar yang kini dikaruniai tiga orang anak, bertanggung jawab terhadap seluruh persoalan karyawan mulai dari rekrutmen hingga pensiun. Bahkan terkadang sampai ke urusan keluarga.

Suami dari Febris Maulidani ini, mengaku dirinya belum memiliki banyak hafalan sejak kecil. Dia baru mulai ada keinginan menghafal Al Quran setelah bekerja di PT. Telkom.

Lalu bagaimana caranya, di tengah-tengah kesibukan menjalankan amanah di sebuah perusahaan raksasa telekomunikasi Indonesia masih sempat menghafal Al Quran dan menuntaskan seluruh 30 juz?

Berikut hasil wawancara Nizar dengan tim redaksi bersamaislam.com menjelang malam pergantian tahun, Selasa (29/12/2015).

Kapan anda mulai menghafal dan menuntaskan hafalan Al Quran 30 Juz?

Tahun 2006 yang lalu saya berangkat umroh, waktu itu usia saya 34 tahun, anak sudah dua orang. Karena yang ketiga baru lahir tahun 2007. Saya merasa perlu banyak bersyukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan Allah. Nikmat hidayah terutama. Dan bagaimana cara mempertahankan hidayah itu dari berbagai godaan.

Saat itulah muncul keinginan untuk lebih dekat dengan Al Quran, bisa membaca dengan benar dan menghafal. Di setiap tempat yang mustajab selama di masjidil haram saya berdoa kepada Allah, semoga saya bisa menghafal Al Quran. Dan entah kenapa, saya berdoa agar bisa hafal 30 juz sebelum usia 40 tahun.

Pulang umroh saya bertekad merealisasikan doa tersebut. Saya cari lembaga tahfidz Al Quran di Bandung. Saya diminta untuk ikut seleksi, dan hasilnya saya tidak lulus. Saya di downgrade ke kelas tahsin, yaitu kelas untuk memperbaiki bacaan. Waktu itu saya kecewa, tapi ternyata takdir Allah lebih baik.

Dua tahun saya harus jalani kelas tahsin. Belakangan saya sadar, penting untuk memperbaiki bacaan sebelum mulai menghafal, sementara huruf, tajwid dan fashohah saya banyak yang salah.

Saat masih belajar tahsin, ada metode baru dan cukup unik untuk menghafal yaitu Quantum Memory Al Quran. Saya diajak mendengarkan kelas sosialisasi dan saya ikut.

Ternyata itu memotivasi saya untuk mencoba. Akhirnya sambil menjalani kelas tahsin, saya mulai menghafal sendiri. Otodidak dengan metode tersebut. Tidak disangka saya bisa selesaikan 6 juz, yaitu juz 30, 29, 28, 7, 1, dan 2.

Saat itu mulai terasa beratnya menjaga hafalan 6 juz, sehingga saya ragu-ragu untuk meneruskan. Ternyata Allah SWT memberi jawaban.

Dalam sebuah kajian tahfizh di mesjid Salman ITB, saya dipertemukan dengan ustadz Abdul Aziz. Sejak itu, yaitu sekitar awal tahun 2008, saya masuk kelas menghafal Al Quran di mesjid Habiburrahman dengan bekal 6 juz.

Alhamdulillah prosesnya dimudahkan oleh Allah SWT. Rata-rata saya bisa menyetorkan hafalan ½ - 1 juz setiap minggu, sehingga tepat sebelum saya pindah tugas ke Medan di bulan April 2009 saya sudah menuntaskan seluruh setoran 30 juz.

Jika dihitung sejak bergabung menjadi santri tahfidz Al Quran di Habiburrahman, saya menyelesaikan hafalan selama kurang lebih 1 ½ tahun. Tetapi jika dihitung sejak awal menghafal secara otodidak, saya menyelesaikan hafalan selama kurang lebih 2 ½ tahun.

Subhanallah walhamdulillah, inilah jawaban dari doa-doa di multazam yaitu bisa hafal 30 juz sebelum usia 40 tahun.

Bagaimana metode yang anda lakukan sehingga bisa menuntaskan seluruh hafalan tersebut? Adakah kiat khusus?

Metode awal adalah menyiapkan diri untuk bisa menerima Al Quran, yaitu dengan mempelajari dan memperbaiki bacaan sambil memperbanyak amal sholeh yang akan menjadi bahan bakar kita untuk terus istiqomah dalam proses menghafal.

Sejak mengikuti pelajaran tahsin, saya terus meningkatkan interaksi harian dengan Al Quran melalui target khatam tilawah setiap bulan atau yang sekarang disebut ODOJ, One Day One Juz. Saya juga berusaha meningkatkan ibadah ibadah lainnya seperti shalat berjamaah di mesjid, menegakkan shalat malam, berinfaq, dan berbagai amal sholeh yang dicontohkan nabi SAW.

Kemudian tiada hari tanpa muraja'ah (mengulang hafalan) dan ziyadah (menambah hafalan baru). Jadi sambil mengejar target odoj, hafalan tetap dan terus bertambah. Untuk teknis menghafal, saya tetap gunakan metode quantum karena cukup cocok.

Dan yang terakhir, tidak lupa bergabung dalam satu halaqah/komunitas menghafal Al Quran sehingga bisa saling memberi semangat.

Orang bilang mempertahankan itu lebih sulit. Apakah dalam hafalan Al Quran seperti itu? Bagaimana cara anda mempertahankan hafalan agar tidak hilang di tengah kesibukan pekerjaan?

Benar, menghafal itu bukanlah pekerjaan seberapa cepat kita bisa menyelesaikan setoran hafalan, tetapi berapa lama hafalan Al Quran bisa terus kita jaga dan pertahankan.

Oleh karena itu cara pertama untuk menjaga hafalan adalah mengubah mindset kita, bahwa menghafal Al Quran adalah ibadah seumur hidup.

Selanjutnya perlu dirancang program agar kita bisa terus mempertahankan serta carilah lingkungan dimana proses menjaga hafalan akan lebih kondusif.

Alhamdulillah saat ini saya berada di lingkungan yang cukup kondusif. Ada tasmi' seminggu sekali di hadapan jamaah mesjid An-Nuur, Dili. Dan ada juga program saling setor dengan Imam mesjid setiap harinya.

Saya sendiri membuat target mengulang hafalan sampai khatam (30 juz) dengan berbagai durasi, tergantung ketersediaan waktu dan kondisi keimanan juga. Pernah seminggu sekali khatam, 10 hari sekali, atau sebulan sekali.

Disamping itu saat menjadi imam shalat wajib saya manfaatkan untuk muraja'ah, demikian juga ketika melaksanakan shalat-shalat sunnah. Juga mendengarkan murottal melalui media elektronik dan segala macam hal yang bisa kita gunakan setiap saat untuk tetap berinteraksi dengan Al Quran.

Apa yang menjadi motivasi anda sehingga bercita-cita menjadi Hafizh Al Quran?

Berdasarkan pengalaman dari awal menghafal sampai sekarang, motivasi saya berubah seiring perjalanan waktu.

Saat pertama menghafal, saya ingin menjadikan Al Quran sebagai benteng dalam menghadapi berbagai cobaan dan menjadi hafizh sebelum umur 40 tahun. Setelah mulai menghafal, saya ingin menjadi yang tercepat dalam menyelesaikan hafalan di mesjid Habiburrahman.

Setelah selesai menghafal, motivasinya berubah lagi ingin menjadikan Al Quran sebagai wirid harian. Pada akhirnya, motivasi menghafal Al Quran adalah untuk ingin dekat dengan Allah SWT.

Anda adalah seorang pekerja profesional di sebuah international corporation. Adakah suka duka atau kendala-kendala yang menjadi penghalang dalam menghafal Al Quran?

Salah satu kiat menjaga Al Quran adalah dengan melaksanakan perintah-perintah wajib. Akan sulit bagi kita untuk bisa terus dekat dengan Al Quran jika kewajiban saja tidak kita lakukan dengan baik.

Salah satu kewajiban bagi kita muslim laki-laki adalah shalat berjamaah di mesjid tepat waktu. Ini adalah kendala tersendiri di lingkungan pekerjaan.

Ketika berada dalam situasi yang mendesak dan waktu terbatas, sulit bagi saya untuk bisa shalat berjamaah di mesjid. Apalagi jarak dari kantor ke mesjid di sini tidak terlalu dekat. Walaupun ada musholla kecil, tetapi perasaan untuk bisa shalat di mesjid tidak tergantikan.

Apa pesan yang ingin anda sampaikan kepada kaum muslimin secara umum dan kepada kalangan profesional secara khusus tentang Al Quran?

Di tengah berbagai cobaan yang menggoda kita dari kiri, kanan, atas, dan belakang dimanapun kita berada, kita memerlukan amalan unggulan yang bisa kita banggakan di sisi Allah SWT. Dan mudah-mudahan amal tersebut menjadi engine bagi amal-amal sholeh lainnya.

Al Quran adalah salah satu amalan yang patut kita perjuangkan. Bisa membaca, menghafal, memahami artinya, melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhi yang dilarang di dalamnya, dan mendakwahkannya merupakan rezeki dari Allah yang tiada terkira.

Begitu banyak keistimewaan yang Allah akan berikan kepada hambaNya yang mampu menjadi sahabat Al Quran. Kita harus memperjuangkannya agar bisa masuk dalam barisan tersebut, dan setelah itu kita harus berjuang untuk mempertahankannya.

Wallahu a'lam bish showab.

(Razas Ms)


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

komentar :

Selengkapnya

Habib Rizieq Ditembak Sniper, Amien Rais Protes Keras: "Indonesia sudah tidak aman ?". Ini kata Polda JABAR




  Yes  Muslim  -  Penembakan atas Habib Rizieq mengejutkan banyak pihak. Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI itu ditembak sniper saat berzikir di pendopo rumahnya, Selasa (25/4/2017) pagi. Sebuah peluru hampir saja mengenai Habib Rizieq.






Terkait penembakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu, Amien Rais menilai Indonesia sudah tidak aman.

“Memang negeri ini sudah tidak aman. Jadi banyak mafia politik, mafia ekonomi, mafia luar negeri,” tandasnya seperti dikutip Pojoksatu, Jumat (28/4/2017).

Seharusnya, menurut Mantan Ketua MPR itu, pemerintah harus mampu melindungi semua rakyatnya dari segala bentuk kejahatan, bukan malah mengkriminalisasi, meneror dan menuduh rakyatnya berbuat makar. [opinibangsa.id / tn]


Habib Rizieq Diincar Sniper, Amien Rais Ungkap Rezim Jokowi Lebih Parah dari Orba


Mantan Ketua MPR Amien Rais mengungkapkan bahwa kondisi hukum di Indonesia saat ini lebih parah dibandingkan Orde Baru.

Menurutnya, di era Orde Baru, tidak ada tuduhan makar kepada orang-orang yang menyuarakan suaranya.

Habib Rizieq Diincar Sniper, Amien Rais Ungkap Rezim Jokowi Lebih Parah dari Orba


Bahkan ia menilai hukum pada waktu itu tidak dikriminalisasi oleh pemerintah maupun aparat keamanan.

“Sekarang ini, pemerintahan kita itu berani-beraninya menyeret aparat keamanan dan pertahanan untuk target-target politik,” kata Amin Rais, Jum’at (28/4/2017).

Amien Rais juga membuka suara terkait teror kejahatan yang menimpa penyidik KPK, Novel Baswedan.

Seharusnya, kata dia, pemerintah harus mampu melindungi semua warganya dari segala bentuk kejahatan, bukan malah mengkriminalisasi.

Bahkan meneror dan menuduh rakyatnya ingin berbuat makar.

“Memang negeri ini sudah tidak aman. Jadi banyak mafia politik, mafia ekonomi, mafia luar negeri,” bebernya. Baru-baru Kamar pribadi di pondok pesantren milik imam besar Front Pembela Islam (FPI) KH Rizieq Syihab dikabarkan ditembak sniper. Kabar tersebut beredar di media sosial yang diposting oleh sebuah akun Instagram.

Ketika Habib Rizieq tengah berdzikir di pendopo rumahnya Selasa pagi, peluru dari senapan yang tak dikenal hampir saja mengenai dirinya.

Habib Rizieq Diincar Sniper, Amien Rais Ungkap Rezim Jokowi Lebih Parah dari Orba


Akun Instagram @rat0n0efendi mengunggah foto 'tembakan sniper' ke kaca. Foto tersebut juga berisi tulisan sebagai 'teror sniper'.

"TEROR SNIPER UNTUK HABIB RIZIEQ Tempat Shalat di Kamar Pribadi Habib Rizieq di Mega Mendung dibidik sniper...Musuh kirim pesan bahwa dia tahu tempat Habib Rizieq paling pribadi dan dia bisa menjangkaunya dengan bidikan maut," tulis akun @rat0n0efendi pada sebuah unggahan foto seperti dilihat detikcom, Jumat 28 April.

Dalam unggahan tersebut, terdapat foto sebuah kaca--yang disebut kamar pribadi Rizieq--yang retak.

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait 'teror' tersebut. "Tidak ada (laporan)," ucap Dicky, Jumat (28/4/2017).






Polda Jabar Angkat Bicara Terkait Penembakan Habib Rizieq



 Polda Jawa Barat akhirnya angkat bicara terkait kabar penembakan Habib Rizieq Shihab. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) dikabarkan ditembak sniper alias penembak jitu di kediamannya kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan, sampai saat ini dia belum mendapatkan laporan terkait penembakan Habib Rizieq.

“Dari mana asal informasi itu? Belum ada laporan,” ucap Yusri saat dihubungi Jumat malam (28/4).

Meski begitu, menurut dia kalau benar-benar ada kejadian penembakan, maka sudah sewajarnya pihak yang meresa dirugikan melapor.

“Ya kalau ada, bikin laporan saja. Kalau memang ada kejadiannya gampang, dilaporkan,” cetusnya.

Penyidik kata dia tak bisa bergerak tanpa adanya laporan. “Kami tida bisa bergerak dong. Semua berdasarkan laporan. Kalau tidak ada laporan bagaimana? Pokoknya ya dilaporkan saja dulu,” terang dia.

Kabar penembakan Habib Rizieq disampaikan Ketua Presidium 212 Ustaz Ansufri ID Sambo saat melapor ke kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (28/4) kemarin. Menurut Ansufri, teror yang didapatkan Habib Rizieq sangat luar biasa. Ia ditembak sniper di area  kediamannya. Beruntung peluru tersebut meleset dan hanya mengenai pendopo. [opinibangsa.id / psi]




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

komentar :

Selengkapnya

TANDA AKHIR ZAMAN ! Imam Mahdi Akan Muncul Setelah Putra Khalifah Saling Bunuh !




  Yes  Muslim  - Imam Mahdi muncul di akhir zaman setelah putra khalifah saling bunuh. Ada beberapa riwayat hadits yang menjelaskan hal tersebut  Dari beberapa riwayat ini, akan kita simpulkan bagaimana manusia membaiat al-Mahdi.

Imam Mahdi Muncul Setelah Putra Khalifah Saling Bunuh


Pertama, hadits dari Tsauban Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Ada tiga orang yang akan saling membunuh di dekat harta simpanan kalian (manusia). Mereka semua putra khalifah. Kemudian simpanan itu tidak dikuasai salah satu dari mereka. Hingga muncul bendera-bendera hitam dari arah timur, lalu mereka akan memerangi kalian dengan peperangan yang tidak pernah dilakukan oleh satu kaum pun

Kata Tsauban: "lalu beliau menuturkan sesuatu yang tidak aku hafal, kemudian beliau bersabda,

"Jika kalian melihatnya, maka baiatlah dia! Walaupun dengan merangkak di atas salju, karena sesungguhnya dia adalah khalifah Allah al-Mahdi." (HR. Ibn Majah 4222, Hakim dalam al-Mustadrak 4/463, dishahihkan Hakim dan disetujui adz-Dzahabi. Dan Sanadnya dinilai kuat dan shahih oleh Ibnu Katsir)

Ibnu Katsir menjelaskan hadis ini,

"Maksud hadis, bahwa Imam Mahdi yang ditunggu-tunggu kehadirannya di akhir zaman, munculnya dari arah timur, dan beliau di baiat di sisi Kabah. Sebagaimana dinyatakan dalam beberapa hadis.

Beliau juga menjelaskan,

Yang dimaksud harta simpanan pada teks hadis adalah simpanan Kabah. Tiga orang dari putra khalifah akan saling membunuh, untuk memperebutkannya, hingga tiba akhir zaman. Kemudian keluarlah al-Mahdi dan beliau datang dari arah timur, bukan dari Sardab Samira sebagaimana dikatakan orang bodoh dari kalangan Rafidhah bahwa al-Mahdi saat ini ada di tengah mereka.

Lebih lanjut, Ibnu Katsir menjelaskan bendera hitam yang dibawa al-Mahdi,

"Beliau didukung oleh masyarakat dari timur, menegakkan kekuasaannya, memperkuat pasukannya, dan bendera mereka saat itu pun berwarna hitam, yang melambangkan kerendahan hati. Sebagaimana bendera Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dahulu berwarna hitam, yang bernama al-Uqaab." (an-Nihayah fi al-Fitan wa al-Malahim, 1/54 56)

Kedua, hadis dari Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Al-Mahdi termasuk golongan kami, ahli bait, Allah memperbaikinya dalam semalam. (HR. Ahmad 655, Ibnu Majah 4223, dishahihkan Ahmad Syakir dan dinilai Hasan oleh al-Albani)

Ada beberapa keterangan ulama tentang makna Allah memperbaikinya dalam semalam,

Al-Hafidz Ibnu Katsir mengatakan,

Artinya, Allah menerima taubatnya, memberikan taufiq dan ilham serta petunjuk untuknya, setelah sebelumnya dia tidak seperti itu. (an-Nihayah fi al-Fitan wa al-Malahim, 1/55)

Keterangan lain disampaikan Imam Ali al-Qori,

Allah memperbaikinya dalam semalam artinya Allah memperbaiki urusannya, mengangkat kemualiaannya dalam waktu semalam, dalam satu waktu di malam itu, di mana para tokoh masyarakat sepakat untuk membaiatnya sebagai khalifah. (Mirqah al-Mafatih)

Ketiga, Imam Mahdi tidak tahu dirinya Imam Mahdi

Sebelum dibaiat sebagai Imam Mahdi, calon Imam Mahdi sama sekali tidak tahu bahwa dirinya adalah al-Mahdi. Sebagaimana dulu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam sebelum diutus oleh Allah, dirinya tidak mengetahui akan menjadi nabi.

Kesimpulan ini disampaikan penulis kitab Hilyah al-Basyar, Abdurrazaq al-Bithar. Dalam kitabnya, beliau menyatakan,

Dari sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam tentang al-Mahdi bahwa Allah memperbaikinya dalam semalam menunjukkan bahwa al-Mahdi tidak tahu bahwa dirinnya itu al-Mahdi yang dinantikan, sebelum waktu Allah menghendaki untuk mengeluarkanya di masyarakat. Kasus ini sejenis dengan apa yang dialami Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, makhluk paling mulia, beliau tidak tahu tentang risalah kenabiannya, hingga Jibril datang menemuinya di gua hira.

Kemudian beliau kembali menegaskan,

Apabila Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam tidak mengetahui bahwa dirinya adalah utusan Allah kecuali setelah datangnya Jibril alaihis salam kepada beliau dan menyampaikan Iqra, maka lebih layak lagi yang terjadi pada al-Mahdi al-Muntadzar, dia tidak mengetahui bahwa dirinya al-Mahdi kecuali setelah Allah menghendaki untuk ditonjolkan di tengah umat. (Hilyah al-Basyar, 1/358)

Dari beberapa keterangan di atas, bisa kita simpulkan,

- Imam Mahdi keluar ketika terjadi perebutan harta di kota Makkah

- Sebelum diangkat jadi al-Mahdi, tidak ada satupun yang tahu bahwa diriya al-Mahdi

- Sebelumnya umat tidak tahu bahwa dirinya adalah Imam Mahdi, kemudian Allah ilhamkan mereka untuk membaiat Imam Mahdi

- Beliau menaklukkan Makkah bersama pasukannya dari arah timur dan kemudian dibaiat di masjidil haram. Demikian,

Wallahu A'lam. [Ustaz Ammi Nur Baits/konsultasisyariah]


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

komentar :

Selengkapnya

Subhanallah, Dengan Memiliki 3 Hal Ini Saja, Dunia Seolah Dihimpun Untuk Kita !

  Yes  Muslim  -  Manusia seringkali berkeluh kesah dengan kekurangan yang dimiliki. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menyebutkan “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat suka mengeluh” (QS. Al-Ma’arij : 19). Padahal, Allah telah memberi limpahan nikmat yang bermacam-macam dan tak terhitung. Tentunya, nikmat itu tidak selalu berupa materi.

Subhanallah, Dengan Memiliki 3 Hal Ini Saja, Dunia Seolah Dihimpun Untuk Kita


Mata yang bisa terbuka serta nafas yang kita hela kembali saat bangun dari tidur merupakan kenikmatan. Matahari pagi yang memberikan sinar kehangatan dan kecerahan yang masih kita rasakan, juga satu nikmat. Bisa berjalan normal, berolah raga, bahkan bisa tersenyum juga merupakan kenikmatan yang mungkin tidak kita sadari. 

Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda,"Barangsiapa di pagi hari tubuhnya sehat, aman jiwanya dan memiliki makanan pokok pada hari itu, maka seolah-olah dunia telah dihimpun untuknya. (HR. Ibnu Majah 4131)

Luar biasa, perumpamaan yang Rasulullah sampaikan. Dunia seolah dihimpun untuk kita bila di pagi hari kita memiliki tiga hal itu. Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersyukur. Nikmat kesehatan serta adanya makanan yang cukup untuk sehari saja harus disyukuri. Masalah besok, itu urusan nanti. Demikianlah, bahkan kita baca riwayat yang menyebutkan bahwa Baginda Rasul di suatu pagi hari pernah tidak memiliki apa-apa untuk dimakan, sehingga beliau lantas berpuasa.

Bagaimana dengan kita? Kita sering gelisah bila pendapatan dirasa kurang untuk sebulan. Gaji suami dipotong karena suatu hal, seorang istri protes. Harusnya kita pandai bersyukur, meski pendapatan materi tidak seberapa tapi anggota keluarga sehat wal afiyat. Bandingkan dengan orang yang pendapatannya puluhan juta, namun terkena berbagai macam penyakit hingga alokasi dananya terkuras untuk berobat.

“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?” Allah memperingatkan kita berulangkali dalam firman-Nya di Surat Ar-Rahman. “Jika kamu bersyukur, maka akan Aku tambahkan (nikmat) kepada-Mu, dan jika kamu ingkar, maka sesungguhnya adzab-Ku amatlah pedih”. (QS. Ibrahim :7)

Semoga kita menjadi hamba yang pandai bersyukur bagaimanapun kondisi kita. Karena di luar sana masih banyak orang yang kondisinya jauh lebih buruk dari pada kita.

Wallahu a’lam


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

komentar :

Selengkapnya

Subhanallah! Beredar Foto Yukie, Vokalis PAS Band Sedang Bersihkan Kaca Masjid




  Yes  Muslim  -  Tampang sangar dan rambut sedikit gimbal bukan berarti jauh dari agama. Hal tersebut dibuktikan oleh vokalis PAS Band, Yuki Arifin Martawidjaja atau akrab disapa Yukie.

Di media sosial, beredar beberapa foto yang memperlihatkan pria kelahiran Bandung, 31 Mei 1969 ini sedang membersihkan kaca sebuah masjid. Tampak Yukie yang mengenakan peci putih memegang sebuah lap ditangannya. Ia pun terlihat serius membersihkan kaca.

Foto tersebut pertama kali disebar oleh halaman facebook Fansub Islam. Pada lampiran foto dijelaskan bila Yukie sedang membersihkan kaca masjid di Jalan Lombok, Bandung.


"Subhanallah Vocalist Pas Band (Yuki PAS) sedang berkhidmat bersihkan kaca masjid keluar Khuruj Fi Sabilillah di Masjid Jl.Lombok Bandung. Dengan berkhidmat Allah berikan kelembutan Hati, gemerlap Keartisan dan kemegahan dunia Hiburan beliau hilangkan, kita semua sama hamba Allah umat Rasulullah," tulis admin pada lampiran foto.


Apa yang dilakukan Yukie tersebut pun langsung direspon positif oleh para netizen. Banyak yang mengaku bangga atas apa yang dilakukan oleh Yukie.

"Subhanalloh bang yuki pas band idola ane waktu jaman nge band pas waktu festival juara 1 bawaain lagu beliau. Sekarang sudah sama2 hijrah. Semoga Alloh istiqomahkan kita semua Aamiiin," kata akun Ak Komarudin.

"Subhanallah ... Hidayah itu mmng di beri Allah pada manusia yg mau berhijrah," ucap akun Nyumas Mona Ali. [opinibangsa.id / mpc]


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

komentar :

Selengkapnya

Kuasa Hukum Ahok: " Kan Udah Kalah, Udahlah Damai-Damai Saja". Ini kata MUI ... APA KOMENTAR mu ?




Kuasa Hukum Ahok: Kan Udah Kalah, Udahlah Damai-Damai Saja

  Yes  Muslim  -  "Kan udah kalah, udahlah damai-damai aja. Apalagi sih yang mau dikejar, Ahok udah enggak terpilih kok jadi gubernur. Amien Rais ada pernyataan, kalau Ahok bebas, Jokowi finish, ini ada apa sih? Mungkin saja ada agenda-agenda terselubung. Ini menjadi urusannya ribet ke mana-mana, politik lebih kuat dari masalah yuridis," kata Tommy Sitohang, anggota Tim Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sabtu (29/4/2017). [Republika]

Pernyataan kuasa hukum Ahok ini sontak dibalas umat Islam. Persoalan penistaan agama bukan urusan Pilkada. Ini murni urusan agama.

"Kaga bisa...!!!! #penjarakanpenistaagama...." komen Kristiawan Saputra.

"Gk bs... bukan masalah kalah/tdk di pilkada.. Tp soal adil dan tdk tindakan hukum," ujar Marsahid Mar Hid.

"Ini penting.. Pilkada tidak ada hubungannya dengan kasus penistaan," komen Sacca.

"Dia kira ini masalah pilkada saja," sergah Tutut Indah Arviyeti.

"Maksudnya apa minta damai segala. Pemerintah sj dukung penista. Wah payah," komen Lana Rahma.

"Gak ada hubungannya keleussss pilkada sama penistaan agama, dasar kacrutt," komen Brianti Kitty Maria.







Telak! MUI: Tak Peduli Sudah Kalah Pilkada, Ahok Harus Merasakan Tajamnya Hukum


 Anggota Komisi Hukum, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikhsan Abdullah geram saat mendengar pernyataan pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang meminta agar tak ada lagi desakan memenjarakan kliennya lantaran sudah kalah di Pilkada.






Menurut Ikhsan, Ahok harus tetap dihukum semata-mata untuk menegakkan keadilan.

“Nanti hanya karena dia kalah di Pilkada, lalu dihukum ringan. Mau dibawa ke mana hukum‎ kita. Nanti semua orang bisa begitu,” kata Ikhsan di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/4/2017).

Ikhsan melanjutkan, proses hukum harus dipisahkan dari Pilkada atau kegiatan politik tertentu. Jadi, Ahok harus tetap merasakan tajamnya hukum, meski Pilkada DKI sudah selesai.

“Kalau apa-apa karena dasar kasihan atau apa, hukum kita mau dibawa ke mana? Keadilan ini harus ditegakkan,” ungkapnya.

“Kan banyak penista agama lain yang dihukum. Masa hanya karena Ahok sudah kalah pilkada, maka prosesnya jadi lemah. Ini tak boleh,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Ahok dituntut Jaksa dengan pasal 156 yakni pidana 1 tahun penjara dan percobaan selama 2 tahun. [opinibangsa.id / kc]




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Berbagi informasi bermanfaat juga termasuk amal loh .... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


ADA BERITA MENARIK ! 
SCROLL KE BAWAH ! 


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !

komentar :

Selengkapnya

YES MUSLIM

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top