Di Hari Kiamat, Allah SWT Tidak Akan Bicara Pada Orang-Orang Seperti Ini

Baca Juga 






Bagi orang yang bersumpah, misalnya ada seorang penjual berkata, “Wallahi (Demi Allah) aku membelinya dengan harga Rp 100.000.” Tapi sebenarnya dia membeli hanya dengan Rp 50.000.  “Rp 100.000 aku akan memberikannya padamu tanpa keuntungan. Biarlah, ambillah ini Rp 100.000. Aku tidak mengambil keuntungan sama sekali darinya.”

Pernahkah kita melihat hal ini terjadi?

Akan kukatakan kalau aku sudah sangat sering melihatnya. Ketika kau sering bepergian, kau mulai melihat hal-hal yang tidak dapat kau percaya. Dan terlebih lagi ketika kau mengetahui harga suatu barang, dan mereka bersumpah dengan nama Allah SWT. Orang itu, orang penipu yang bersumpah dengan nama Allah, sementara ia berdusta. Dan menipu para Muslim dengan mengambil kekayaan mereka.

Karena apa yang cenderung terjadi adalah kau ingin dengan cepat menjualnya, jadi kau mencari pembeli yang tidak tahu apa-apa. Dan kau bersumpah padanya, dan karena dia adalah orang yang dapat dipercaya, maka dia akan mempercayainya dan dia akan membelinya. Dan sebenarnya kau merampoknya, karena kau berdusta kepadanya. Ini adalah dosa besar dalam Islam dan kau akan mendapat siksaan yang mengerikan di hari kiamat dan Allah SWT tidak akan bicara dengan orang seperti itu di hari kiamat.

Juga diantara orang-orang yang akan ditolak, yaitu Allah SWT tidak akan bicara dengan mereka adalah orang yang menahan air dari seorang musafir. Seorang yang tidak mau memberikan airnya pada seorang musafir, sementara dia punya kelebihan air. Allah SWT tidak akan bicara pada orang seperti ini di hari kiamat.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 



KOTAK KOMENTAR



" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top