Kumpulan Foto UNIK, Ibadah Haji di Era Khilafah tahun 1880 Tanpa Sekat Nasionalisme

close
Daftar Artikel Populer


Foto-foto menarik dari tahun 1880 jamaah haji yang berasal dari 10 negara selama ibadah haji. Waktu itu, sebelum munculnya transportasi modern seperti pesawat udara komersial, perjalanan haji jauh lebih sulit dan berbahaya dan waktu perjalanan haji bisa berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk mencapai Makkah.

Hal yang menarik dari foto-foto ini adalah pakaian yang berbeda dari para jamaah mencerminkan kebiasaan tempat asal mereka. Namun selama haji, identitas kebangsaan mereka seperti menghilang setiap orang memakai dua potong kain yang tidak dijahit sehingga sulit untuk mengidentifikasi kewarganegaraan mereka. 
Haji membawa semua bangsa dan masyarakat bersama-sama di mana kaum muda, tua, miskin dan kaya berdiri di hadapan Allah dengan keuddukan yang sama.

Foto-foto ini diambil saat kekhilafahan  Utsmani masih ada
dan peziarah dapat melakukan perjalanan tanpa kerumitan tanpa paspor dan visa melalui tanah tanpa batas sekat negara seperti sekarang.

Basra, Iraq

haji  basra

Baghdad, Iraq

haji  baghdad

Aceh, Indonesia

haji aceh

Sumatra, Indonesia

haji sumatera

Zanzibar

zanzibar-hajjis-1880

Bahrain


bahrain-hajjis-1880

Yaman

yemen-hajjis-1880

Maroko

morocco-hajjis-1880

India

india-hajjis-1880

Bukhara, Uzbekistan

bukhara-hajjis-1880

Makkah

makkah-1880

Malaysia

malay-sheikh-hajjis-1880

Photos courtesy of:  Museum of Islamic Art (MIA), Qatar

() hti press/syabab indonesia Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
» Terima Kasih sudah membaca : Kumpulan Foto UNIK, Ibadah Haji di Era Khilafah tahun 1880 Tanpa Sekat Nasionalisme | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)

KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top