Follow by Email

Begini Al-Qur’an Menjelaskan Haramnya Memakan Daging Babi

close
Daftar Artikel Terbaru



PASTI Anda tahu babi. Ya, hewan yang senang tinggal di kubangan ini memang diharamkan untuk dimakan oleh umat manusia. Yuk, kita simak firman Allah di ini, “Bahwasanya Allah telah mengharamkan atas kamu bangkai, darah, daging babi,” (Q.S. Al-Baqarah 2:173)

Penjelasan Ayat

Jika kita perhatikan ayat di atas, kita temui larangan untuk memakan daging babi, sebagaimana juga larangan memakan bangkai, darah, dan (daging) yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah, sementara Dia membolehkan memakannya ketika dalam keadaan darurat saja. Pasti larangan ini memiliki  hikmah, dan apa pendapat ulama tentang hal tersebut?

Fakta Ilmiah

Menurut ulama dan ilmuwan, daging babi dapat melemahkan daya tahan tubuh dan rentan penyakit. Sebuah restoran yang sehat adalah restoran yang sama sekali tidak tersentuh oleh berbagai unsur daging babi. Siapa pun yang terbiasa mengkonsumsi daging babi ini maka ia akan menanggung dosa di kemudian hari. Para ulama menegaskan bahwa siapa pun yang mengkonsumsi daging hewan pemangsa,  ia cenderung bertabiat kasar dan  selalu berbuat jahat.



Sejumlah penelitian medis ilmiah telah menetapkan bahwa babi – dibandingkan semua jenis hewan yang ada- termasuk daging yang mengandung bahan berbahaya bagi tubuh manusia. Di antara penyakit yang muncul karena memakan babi adalah sebagai berikut:
  1. Penyakit parasit. Di antaranya adalah berkembangnya cacing spiral (termasuk cacing yang paing berbahaya bagi manusia). Semua daging babi pasti mengandung cacing ini. Biasanya cacing ini berkumpul dalam otot-otot, maka orang yang memakan daging babi bisa menderita sakit yang luar biasa dan bisa menyerang diafragma sehingga menyebabkan nafas terhenti,  kemudian mati.
  2. Cacing pita. Cacing pita memilki panjang hingga 10 kaki. Cacing ini bisa menyebabkan perut kejang-kejang dan darah rendah. Juga bisa menyebabkan adanya cacing di otak orang yang memakannya, begitu juga di dalam daging, hati, paru-paru, jeroan daging, dan lainnya.
  3. Cacing scars.   Cacing jenis ini bisa menyebabkan disfungsi pada paru-paru dan penyakit komplikasi pada pencernaan.
  4. Cacing Engcalostoma, Balharesia, Dosentaria. Cacing–cacing jenis ini bisa menyebabkan leukimia, pendarahan, dan penyakit lainnya yang bisa menyebabkan kematian.
  5. Cacing jenis lainnya yang ada di dalam babi yang jumlahnya lebih dari 30 jenis dan bervariasi tingkat bahayanya
Sisi Ilmiah Mukjizat Al-Qur’an

Nah, tampaknya itu sudah cukup buat kita kenapa Allah mengharamkan daging babi untuk manusia, khususnya umat Islam. Ya, karena daging ini sangat berbahaya untuk kita. Allah melarang kita untuk memakan jenis daging ini karena Dia menginginkan makhluk-Nya sehat afiat,
Subhanallah, sungguh Allah Maha baik.  Demikianlah i’jaz al-Qur’an berbicara kepada kita. [miracle of quran]


Sumber
» Begini Al-Qur’an Menjelaskan Haramnya Memakan Daging Babi

KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Lainnya 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top