Posisi Makmum Ketika Shalat Berdua,. Tradisi Di Masyarakat Yang Salah Dan Sering Kita Lihat

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer



Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Makmum yang sendirian, posisinya sejajar dengan imam. Jika sama-sama laki-laki. Seperti inilah yang menjadi fikihnya Bukhari. Dalam shahihnya, Bukhari membuat judul bab:

بَابٌ: يَقُومُ عَنْ يَمِينِ الإِمَامِ، بِحِذَائِهِ سَوَاءً إِذَا كَانَا اثْنَيْنِ

“Bab: makmum berdiri di sebelah kanan imam, sejajar lurus, jika hanya berdua (imam & makmum)” (Shahih Bukhari, 1/141).

Di bawah judul bab ini, Bukhari membawakan hadis Ibnu Abbas,

بِتُّ فِي بَيْتِ خَالَتِي مَيْمُونَةَ فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ العِشَاءَ، ثُمَّ جَاءَ، فَصَلَّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ، ثُمَّ نَامَ، ثُمَّ قَامَ، فَجِئْتُ، فَقُمْتُ عَنْ يَسَارِهِ فَجَعَلَنِي عَنْ يَمِينِهِ، فَصَلَّى خَمْسَ رَكَعَاتٍ، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ نَامَ

“Saya menginap di rumah bibiku Maimunah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamshalat isya, kemudian beliau pulang, dan shalat 4 rakaat. Lalu beliau tidur. Kemudian bangun malam. Akupun datang dan berdiri di sebelah kiri beliau. Lalu beliau memindahkanku ke sebelah kanannya. Beliau shalat 5 rakaat, kemudian shalat dua rakaat, lalu tidur lagi.” (HR. Bukhari 697)

Dalam riwayat lain dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan,

أتيتُ رسول الله – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – من آخر الليل فصلّيتُ خلفه، فأخَذ بيدي فجرّني فجعلني حذاءه

Saya mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sedang shalat di akhir malam, lalu saya shalat di belakangnya. Lalu beliau mengambil tanganku dan menarikku sejajar beliau. (HR. Ahmad 3060 dan sanadnya dishahihkan oleh Syuaib Al-Arnauth).

https://ibnujafar86.files.wordpress.com/2011/04/tatacara-sholat-berjamaah3.jpg?w=750

Keterangan ini juga dikuatkan oleh riwayat dari Nafi (menantu Ibnu Umar). Beliau menceritakan,

قُمْتُ وَرَاءَ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ فِي صَلاَةٍ مِنَ الصَّلَوَاتِ، وَلَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ غَيْرِي. فَخَالَفَ عَبْدُ اللهِ بِيَدِهِ، فَجَعَلَنِي حِذَاءَهُ عَنْ يَمِينِهِ

Saya berdiri di belakang Abdullah bin Umar ketika melaksanakan satu shalat tertentu. Dan tidak ada seorang pun bersama Ibnu Umar selain aku. Kemudian tangan Abdullah bin Umar menggayuh ke belakang, dan menarikku sejajar beliau di sebelah kanan beliau. (HR. Malik dalam Al-Muwatha’, 443)

Allahu a’lam

Oleh Ustadz Ammi Nur Baits
Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Posisi Makmum Ketika Shalat Berdua,. Tradisi Di Masyarakat Yang Salah Dan Sering Kita Lihat | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top