Google Hapus Palestina dari Google Map, Diganti Israel

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
Forum Jurnalis Palestina mengecam tindakan Google yang menghapus Palestina dari petanya. Wilayah Palestina di Google Maps diganti dengan nama Israel.Dil

ansir Middle East Monitor, para jurnalis menuduh tindakan Google tersebut sebagai upaya menjadikan Israel negara yang terlegitimasi (sah).
“Ini merupakan skema membumikan nama Israel sebagai negara yang sah untuk generasi mendatang dan menghapus nama Palestina untuk selamanya,” tulis pernyataan forum tersebut.
Forum Jurnalis tersebut menambahkan, langkah itu diduga didesain untuk memalsukan sejarah, geografi, dan hak rakyat Palestina atas tanah mereka. Hal ini kontras dengan norma dan konvensi internasional mana pun.
Forum mendesak Google segera mengembalikan Palestina seperti semula.
Forum menilai tindakan Google tersebut dilakukan karena telah gagal mengutak-atik sejarah Palestina dan Arab di mata dunia.
Kini, saat kata kunci Palestine diketik, Google Mapsmengarahkan pada Yerusalem dan Gaza. []

MARI TANDATANGAN PETISI! Hapus Nama Palestina, Google Map Dipetisi Penduduk Penjuru Dunia



Google mendapat kritikan tajam dunia setelah menghapus nama Palestina dari peta Google Maps dan menggantinya dengan Israel.

Dalam pernyataan yang dirilis hari Rabu (03/08/2016), Forum Jurnalis Palestina mengatakan keputusan Google tersebut adalah bagian dari skema Israel untuk legitimasi negara zionis tersebut.

“Keputusan Google menghapus Palestina dari peta adalah bagian dari skema Israel untuk menjadi negara terlegitimasi bagi generasi masa depannya dan menghapus Palestina,” katanya, dikutip laman Middle East Monitor, Jumat (05/08/2016).

“Ini merupakan skema untuk membumikan nama Israel sebagai negara yang sah untuk generasi mendatang dan menghapus nama Palestina untuk selamanya,” tulis pernyataan forum tersebut.

Penghapusan nama Palestina ini berakibat Google dipetisi untuk segera mengembalikan Palestina seperti sedia kala.

Petisi yang berjudul "GOOGLE: Put Palestine On Your Maps!" telah mendapat dukungan lebih dari 50.000 tandatangan dari berbagai pelosok dunia.

"It is unethical n it is inhumane to remove Palestine n put up Israel ...the one n the only apartheid & illegally occupied state in Middle East," kata Farhana Shaheed, dari Singapore, salah satu penandatangan petisi.

"Palestine has been on maps since the Persian empire. Israel has only existed since 1948. It's outrageous that GOOGLE does not know geography," tulis Greta Berlin, Los Angeles, CA.

"Because there is a country called Palestine and it is a disgrace you do not have it on your maps,"
(Jimmy Duddy, Derry, Inggris)

"For a people living under illegal occupation, Google's omission is yet further injustice. Please change your maps to represent international law." (Conor Cusack, London, Inggris)

"Palestine can not dissappear of historical maps, just because a criminal group wants.. Palestine has a history we need respect." (Roxana Valadão, rio de janeiro, Brasil)

Langkah Google itu bertentangan dengan semua norma dan konvensi internasional. Google harus menarik kembali perubahan nama Palestina dalam Google Maps tersebut.

MARI KITA DESAK GOOGLE UNTUK KEMBALIKAN PALESTINA DALAM PETA GOOGLE DENGAN CARA MENANDATANGANI PETISI INI.

1 TANDATANGAN ANDA, BUKTI ANDA PEDULI DAN MEMBELA PALESTINA.

SEBARKAN MASSIF!!!

Link Petisi: https://www.change.org/p/google-inc-google-put-palestine-on-your-maps/c 





Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Google Hapus Palestina dari Google Map, Diganti Israel | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top