Ini Ajaran-ajaran Aneh Dan Konyol Para Nabi Palsu

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer

https://4.bp.blogspot.com/-pdjvL3zorrc/V6Uw9vva8DI/AAAAAAAABZw/AvsQht_F-TMdiTbsYbT34Ha3WCSC5uaJQCLcB/s1600/Aksi%2Bnabi%2Bpalsu%2Bbikin%2Bresah%2Bdi%2BKarawang.jpg

Fenomena nabi palsu sudah bukan lagi berita aneh di Indonesia. Sudah puluhan orang yang mengaku telah mendapatkan wahyu dan mukjizat sehingga mereka mengaku sebagai nabi baru. Padahal nabi terakhir hingga akhir zaman hanyalah Nabi Muhammad SAW.

Konyolnya, para nabi palsu ini membawa ajaran yang benar-benar aneh bahkan tak masuk akal. Berikut di antaranya:

Dedi Mulyana alias Eyang Ended asal Banten dan berprofesi sebagai dukun. Ia mengaku dirinya seorang nabi setelah memperoleh wangsit saat musyawarah dengan jin di laut. Lebih mengherankan lagi yaitu setiap orang atau pengikutnya diminta menyetor uang senilai Rp 5 juta sebagai syarat utama jika ingin bergabung.

Bahkan lebih parah lagi, ia berhasil menipu 30 perempuan untuk melakukan ritual keagamaan dengan cara berhubungan layaknya suami dan istri. Akhirnya pada tahun 2005 lalu, pihak kepolisian menangkap Eyang Ended di tempat persembunyianya di daerah lampung.

Ahmad Musaddeq membuat heboh masyarakat Indonesia karena mengaku sebagai nabi. Ia mendapat wangsit saat bertapa di gunung Bunder, Bogor selama 40 hari 40 malam.

Dan yang paling meresahkan masyarakat adalah ajaranya yang sesat yaitu Ia menafsirkan kitab suci dengan cara sendiri dan tidak mewajibkan umatnya sholat, puasa dan ibadah wajibnya. Akhirnya Musaddeq diamankan oleh pihak kepolisian dan didampingi oleoh MUI pada tahun 2007, Nabi palsu tersebut menyatakan bertaubat dan menuliskan taubatnya pada 3 lembar kertas HVS.

Ashriyanti Samuda merupakan seorang perempuan yang berasal dari kabupaten Kepulauan Sula, Maluku dan berprofesi sebagai PNS. Ia mengklaim dirinya adalah seorang nabi. Bahkan untuk menyebarkan ajarannya, perempuan 30 tahun ini mencetak sendiri buku dan kemudian menyebarkannya pada masyarakat.

http://3.bp.blogspot.com/-3oNIraKuNRU/VqxV-00CeiI/AAAAAAAABxQ/mk4KWcrd28Q/s1600/8%2BNabi%2BPalsu%2BDi%2BIndonesia%2Bdan%2BLuar%2BNegeri%2BJaman%2BModern.JPG

Lewat bukunya yang berjudul “Pemimpin yang Diutus Cahaya dari Indonesia Timur untuk Presiden RI 2014,” Ia cukup percaya diri dan mengatakan bahwa dirinya berniat akan menyampaikan sabda kepada presiden terpilih di 2014 nanti. Namun niatnya ini kandas setelah ia dibekuk kepolisian.

Lia Aminuddin alias Lia Eden yang mengaku nabi baru sekaligus imam Mahdi muncul pada tahun 2009. Janda berusia 67 tahun ini mengungkapkan bahwa dirinya bisa meramal kapan terjadinya kiamat sehingga tak heran apabila banyak orang yang tertarik dan menjadi pengikutnya mulai dari kalangan cendikiawan, seniman hingga artis.

Gilanya, Lia Eden pernah meminta izin kepada presiden untuk mendaratkan UFO di monas, bahkan ia mengatakan bahwa nantinya di dalam UFO tersebut ada Malaikat Jibril. Tidak hanya itu, Lia Eden juga sempat meramalkan Jakarta akan di landa gempa hebat yang merupakan pertanda kiamat.

Dan baru-baru ini, nabi palsu muncul kembali dan membuat keresahan. Ia adalah pria asal warga Medal Sari, Kecamatan Tegal Waru, Kabupaten Karawang, bernama Abdul Muhjib. Ia mengaku nabi dan menjanjikan masuk surga kepada pengikutnya dengan mewajibkan membayar Rp 2 juta jika pengikutnya ingin masuk surga.

Nabi palsu akan selalu datang untuk menguji keimanan setiap Muslim. Karena itu Rasulullah SAW pernah berkata “Sesungguhnya akan ada tiga puluh orang pendusta di tengah umatku. Mereka semua mengaku nabi. Padahal, aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku.”

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Ini Ajaran-ajaran Aneh Dan Konyol Para Nabi Palsu | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top