Inilah Sikap Orang yang Memiliki Sifat Tidak Bersyukur

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer


http://2.bp.blogspot.com/-fTjPXECBZ7c/T4RI-6OzskI/AAAAAAAABk4/7Kwl7FxEaJE/s1600/bersyukur_islam_indah_.jpg

APA yang ada pada diri kita dan di lingkungan sekitar patut untuk disyukuri. Sebab, itu merupakan karunia Allah SWT yang tiada terkira. Tidak ada cara lain yang bisa kita lakukan selain bersyukur pada-Nya. Dengan begitu, menjadi bentuk rasa terima kasih kita kepada-Nya.

Sungguh, sangatlah tidak baik, jika kita tak pernah bersyukur pada Allah SWT. Ia tidak akan merasakan kenyamanan dalam hidupnya. Jika kita merasa telah bersyukur, maka lihatlah apakah sifat-sifat di bawah ini masih melekat pada diri Anda? Jika ya, maka Anda belum sepenuhnya bersyukur, atau bahkan mungkin tidak bersyukur.

1. Mengeluh

Setiap jenis keluhan entah itu yang diutarakan dengan bercanda, apalagi yang serius, adalah ciri tipisnya atau bahkan tidak adanya rasa syukur. Dan ini tidak hanya meliputi keluhan terhadap kondisi personal, diri dan badan kita sendiri. Tetapi juga keluhan terhadap kondisi lingkungan, masyarakat dan negara.

Misalnya, mengeluh tentang harga barang yang makin mahal, mengeluh tentang penghasilan yang kecil, mengeluh tentang negara yang makin kacau, tentang resesi ekonomi, tentang bencana, tentang apapun di sekitar kita. Pokoknya semua jenis keluhan.

Keluhan berbahaya karena membuat orang lupa atau buta akan kondisi sebaliknya, dan kalau diulang berkali-kali akan merasuk ke dalam jiwa dan menjadi sesuatu yang kita percayai.

2. Mengecil-ngecilkan Nikmat yang Telah diberikan Allah

Misalnya, kalimat-kalimat seperti, “Ah, gajiku sih kecil”, “Ah, biasa saja”, “Rumahku kan gubug ini, lain dengan rumahmu”, “Ayo kita makan seadanya saja ya”, dan sebagainya.

 Kata-kata tersebut mungkin bagian dari budaya kita, untuk merendah, tidak sombong. Tetapi yang jadi masalah adalah kalau omongan ini terlalu sering kita ucapkan. Sehingga kita tidak lagi bisa membedakan antara hanya sekadar basa-basi dengan yang sebenarnya kita rasakan.

Padahal sebenarnya, tidak ada sesuatu pun di dunia ini yang merupakan sesuatu yang kecil. Uang lima perak pun seandainya tidak diberikan oleh Allah, Anda tidak akan bisa memilikinya.


http://1.bp.blogspot.com/-bpt4jgY0D3M/T4AfToNo3gI/AAAAAAAACN0/aAPsZKjwS_U/s1600/KKGYPARADISE.BLOGSPOT.COM%2Bbersyukur%2Bdengan%2Bhati.jpg

3. Kikir

Ya, kikir juga satu tanda tidak bersyukurnya seseorang. Dia merasa bahwa yang dia miliki masih kecil jumlahnya. Sehingga tidak mau berbagi atau sulit berpisah dengannya. Atau dia khawatir, cemas, dan takut tidak akan mendapatkannya lagi. Sehingga merasa harus menyimpan-nyimpan untuk diri sendiri.

Cara berpikir kikir sungguh berbahaya, lebih berbahaya daripada suka mengeluh. Karena di belakangnya tersimpan rasa tidak adanya terima kasih pada Allah. Serta rasa tidak percaya akan pertolongan dan kekuasaan-Nya. Dan ini dalam bahasa agama, ekstrim-nya, bisa dikategorikan kufur dan kafir.

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan yang menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka,” (QS. An-Nisa’: 36-37).

4. Menginginkan Apa yang Menjadi Milik Orang Lain

Ada orang yang kerjanya lapar mata terus. Tidak pernah puas. Apapun yang dimiliki orang lain, ingin dia miliki juga, bahkan dengan penuh rasa persaingan. Dia tidak bisa melihat orang lain maju tanpa sekilas perasaan iri atau dengki menyelimuti.

Keempat hal tersebut perlu kita hilangkan, jika masih melekat pada diri kita. Sebab, hal itu bisa mempengaruhi ketenangan hidup kita. Dan bisa jadi, keempat hal itu akan menghambat rezeki kita.


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Inilah Sikap Orang yang Memiliki Sifat Tidak Bersyukur | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top