Mana yang Harus Didahulukan, Shalat Tahiyatul Masjid atau Qabliyyah?

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer

http://2.bp.blogspot.com/-k_HCNLWESps/ULV0Ouw_XyI/AAAAAAAAAV0/t9mMCraS4VA/s400/Macam-Macam+Shalat+Sunnah+Dan+Keutamaannya.jpg

Tanya:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuhu.

Bagaimana kabarnya Ustadz? Mau nanya sedikit Ustadz, manakah yang kita dahulukan dalam sunnah bila kita takhir ke masjid:
Apakah tahiyyatul masjid atau qabliyyah shalat dulu yang kita kerjakan?

Kedua: Apakah ada hadits yang mengatakan kalau kita meninggalkan shalat harus diqadha?

Ketiga: Doa apa saja yang kita baca dalam sujud sahwi?

(0508153351)


Jawab:


http://1.bp.blogspot.com/-zhIz7L1fnHk/UrY59LQxEOI/AAAAAAAAAi0/QL4qz1Adn3M/s1600/Keutamaan+Dalam+Shalat+Sunnah.jpg

Wa’alaikum salam warahmatullahi wa barakatuhu. Baik, alhamdulillah.

1. Tahiyyatul Masjid artinya menghormati masjid.

Cara menghormatinya adalah kalau kita masuk masjid maka kita gunakan untuk shalat sebelum kita duduk.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إذا دخل أحدكم المسجد فليركع ركعتين قبل أن يجلس

“Jika salah seorang dari kalian masuk masjid maka hendaklah dia shalat 2 rakaat sebelum duduk.” (HR. Al-Bukhary dan Muslim)

Shalat di sini umum baik shalat fardhu, shalat Qabliyyah, shalat dhuha dll. Oleh karena itu, seandainya antum masuk masjid kemudian shalat Qabliyyah maka otomatis antum sudah shalat tahiyyatul masjid. Dan tidak perlu antum shalat tahiyyatul masjid dulu baru shalat Qabliyyah.

2. Hadist yang berkaitan dengan mengqadha shalat adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ نَسِيَ صَلَاةً أَوْ نَامَ عَنْهَا فَكَفَّارَتُهَا أَنْ يُصَلِّيَهَا إِذَا ذَكَرَهَا

Artinya: “ Barangsiapa yang lupa shalat atau ketiduran maka tebusannya adalah dia shalat ketika dia ingat.” (HR. Al-Bukhary Muslim)

Hadist ini menyebutkan bahwa sebab mengqadha adalah ketidaksengajaan, seperti ketiduran, lupa, atau yang semisalnya seperti orang sakit yang menyangka bahwa dia tidak wajib shalat. Tapi kalau sengaja meninggalkan maka tidak mengqadha, seandainya mengqadhapun tidak akan diterima. Cukup dengan taubat nasuha (sungguh-sungguh) dan berniat untuk tidak mengulangi lagi pada masa yang akan datang.

3. Dzikir ketika sujud sahwi sama dengan dzikir ketika sujud biasa dalam shalat, dan tidak ada dalil yang shahih yang isinya dzikir khusus untuk sujud sahwi.

Wa billahittaufiq.

Ustadz Abdullah Roy, Lc.




Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Mana yang Harus Didahulukan, Shalat Tahiyatul Masjid atau Qabliyyah? | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top