Menlu Austria Serukan Kepada Perempuan Muslim Untuk Tidak Kenakan Cadar

Baca Juga 


http://4.bp.blogspot.com/-EyF0aG7YCHI/UrkUQncWiOI/AAAAAAAAI4Q/BsxculkHShs/s1600/Sebastian+Kurz+Menteri+Luar+Negeri+termuda+di+Bumi.jpg

POLITISI konservatif di Austria menyerukan larangan perempuan Muslim mengenakan cadar. Langkah itu dilakukan dalam apa yang banyak dilihat sebagai Islamofobia di negara-negara Eropa Barat.

Menteri Luar negeri dan Integrasi Austria, Sebastian Kurz hari Kamis kemarin (18/8/2016) mengatakan bahwa simbol-simbol agama seperti burqa atau cadar, merupakan isu-isu yang harus dibahas.

“Pakaian yang menutup seluruh tubuh menghambat integrasi,” ujar Kurz, yang berasal dari Partai Rakyat kepada penyiar lokal.

Kurz mengklaim bahwa burqa bukan simbol agama tetapi simbol untuk mengcounter-masyarakat, lapor Press TV.

http://i0.wp.com/www.jewishpress.com/wp-content/uploads/PM-Netanyahu-Austrian-FM-Kurz.jpg?fit=395%2C263

Heinz-Christian Strache, ketua partai sayap kanan Partai Kebebasan (FPO), mengatakan pada hari Kamis kemarin bahwa larangan harus dikenakan pada cadar. Dia mengatakan bahwa Austria ingin bisa melihat ke wajah orang-orang di dalam masyarakat kita.

Sekitar 600.000 Muslim tinggal di Austria, yang membentuk tujuh persen dari populasi mayoritas masyarakat Katolik di negara itu. Agama Islam merupakan agama kedua yang paling banyak dipraktekkan di Austria.

Perdebatan sengit tentang pelarangan penuh Hijab di Austria itu datang dengan latar belakang sentimen anti-pengungsi di dalam negeri serta langkah serupa di negara-negara Eropa lainnya.


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top