Muslim Patani pada Bangsa Indonesia: Kapan Kami Bisa Nikmati Kemerdekaan?

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer







Sebuah laman facebook yang dikelola Muslim Patani pada Rabu, (17/08) turut mengucapkan selamat atas kemerdekaan bangsa Indonesia dari tangan kolonial Belanda dan Jepang.

Namun, hal itu menjadi ironi tatkala kita dapati Muslim Melayu Patani masih berada di bawah cengkeraman kekuasaan bangsa Siam. Muslim Patani yang mayoritas berasal dari warga Melayu Muslim kerap mendapat tekanan dari pemerintah Thailand.




“Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, maka penjajahan di atas dunia ini harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan Perikemanusiaan dan Perikeadilan. Kami Bangsa Melayu Patoni mengucakan selamat hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia,” tulis laman Media Informasi News yang kerap menyiarkan berita dari Muslim Patani.

“Kami Bangsa Melayu Patani hanya bisa merasakan nikmat kemerdekaan negara-negara jiran yang berdekatan, kapankah kami Bangsa Melayu Patani bisa merasakan nikmat kemerdekaan Negara Patani,” tambahnya.

Media tersebut menambahkan, “Abang sulong ku INDONESIA sudah Merdeka. Abang menengah MALAYSIA ku sudah Merdeka. Adek bungsu mu PATANI yang belum mendapat nikmat Kemerdekaan seperti Abang berdua.”





Dalam catatan perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia, tokoh Muslim Patani Tengku Muhyiddin pernah mendatangi Soekarno saat ia memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia.


Tengku Muhyiddin datang ke Jakarta dan meminta agar Soekarno memasukkan Patani sebagai bagian dari wilayah Indonesia. Kendati terpisah oleh Malaysia, Muslim Patani lebih rela menjadi bagian dari bangsa Indonesia ketimbang hidup di bawah penjajahan bangsa Siam.

Sayangnya, Soekarno menolak permintaan Tengku Muhyiddin. Proklamator RI itu beralasan Muslim Patani berada di bawah jajahan Thailand bukan jajahan Belanda.




Reporter: Bunyanun Marsus
Editor: Fajar Shadiq

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Muslim Patani pada Bangsa Indonesia: Kapan Kami Bisa Nikmati Kemerdekaan? | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top