Soal Ramainya Berita Pemberhentian Arcandra, Media Asing: Ini Kesalahan Memalukan

Baca Juga 







https://2.bp.blogspot.com/-Ao5w7aB6e28/V7HtT5WpKtI/AAAAAAAAGy8/W_HjlvuI8E4xYyyx3fDeCQ83l6UVCJ0TwCLcB/s1600/arcandra-tahar.jpg

JAKARTA—Arcandra Tahar, Menteri ESDM RI, hanya menjabat di kabinet kerja presiden RI seumur jagung—yakni 20 hari saja. Tidak lebih.

Arcandra diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai menteri oleh Jokowi, dengan dalih dwikewarganegaraan. Pencopotannya mengundang reaksi berbagai media asing.

The Washington Post memberitakan  pemecatan tersebut dengan judul, “Menteri Indonesia Dipecat karena Dwikewarganegaraan”.

The Washington Post menulis, bahwa Arcandra, 45, telah menghabiskan lebih dari 20 tahun tinggal di Amerika Serikat. Ia dilaporkan memiliki paspor AS dan paspor Indonesia. Ia masuk Indonesia menggunakan paspor Indonesia ketika dipanggil pulang oleh Jokowi untuk mengambil pos menteri ESDM.

https://2.bp.blogspot.com/-V3eSvBEBPV8/V7HWib7rO1I/AAAAAAAADpw/lhQmPc4lGisjKYYbZuVj0J82DAxbIwtNACLcB/s1600/Arcandra%2BTahar.jpg

Sementara itu, Reuters mengutip pernyataan analis yang mengatakan, pencopotan Arcandra Tahar setelah kurang dari tiga pekan menjabat merupakan sesuatu yang memalukan.

Analis dari Concord Consulting Keith Loveard, menjelaskan bahwa pemecatan tersebut menjadi kesalahan yang memalukan dari pemerintahan saat ini.

“Ini kesalahan memalukan di bawah pemerintahan meski dengan uji kelayakan yang paling mendasar,” kata dia. 


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top