Belajarlah dari Ibnul Jauzi yang Menghabiskan Masa Mudanya Untuk Menuntut Ilmu

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
http://2.bp.blogspot.com/-L_g4K3gogo0/T-O1wglQltI/AAAAAAAABbM/8So_3uRH-dI/s1600/319091_242843379091660_100000980004169_707641_1827714_n.jpg


MUNGKIN kita tidak asing lagi dengan nama Ibnul Jauzi. Salahsatu ulama besar islam ini bernama Abul Faraj Abdurrahman bin Al-Jauzi (wafat tahun 597 H.), ketika dia menjelaskan keseriusannya dalam mencari ilmu, dan dia menghabiskan masa mudanya untuk meraihnya. Dia menyinggung nikmatnya menggeluti ilmu tersebut, saat ia telah berusia setengah baya dan telah sempurna ilmunya.

Dia berkata di dalam kitabnya Shaidul Khatir, II:329, “Barangsiapa menghabiskan masa mudanya untuk ilmu, maka pada masa tuanya nanti ia akan memuji hasil dari apa yang telah ia tanam. Dia akan menikmati hasil karya yang telah ia himpun.

Dia tidak akan menggubris hilangnya kenyamanan fisik yang ia alami, setelah ia melihat kelezatan ilmu yang telah ia raih. Disamping itu, ia juga merasakan kelezatan saat mencarinya, yang dengannya ia berharap mendapatkan apa yang ia inginkan. Bahkan, bisa jadi berbagai upaya untuk mendapatkan ilmu tersebut lebih terasa nikmat daripada hasil yang telah ia raih.

Sebagaimana seorang penyair berkata:

Aku berjingkrak-jingkrak saat berharap mendapatkannya

Terkadang impian lebih manis daripada keberhasilan

http://1.bp.blogspot.com/-B-Fe9iBRefU/UBVe4ssuyPI/AAAAAAAADZo/_1-kC24hAO4/s1600/6981620784_282d4e0490.jpg

Aku merenungi keadaan diriku, membandingkannya dengan kondisi keluargaku yang banyak menghabiskan umur mereka untuk meraih dunia. Aku menghabiskan masa kecilku dan masa mudaku untuk mencari ilmu. Aku merasa tidak kehilangan sesuatu seperti yang mereka peroleh, kecuali sesuatu yang seandainya aku meraihnya, justru aku menyesalinya.

Kemudian aku merenungi keadaanku, dan aku merasa hidupku di dunia ini lebih baik daripada kehidupan mereka, dan kedudukanku lebih tinggi dibanding kedudukan mereka. Ilmu yang aku dapatkan pun tidak ternilai harganya.

Iblis berkata kepadaku, “Kamu lupa terhadap kelelahan dan begadangmu?” Aku menjawabnya,”Wahai bodoh,terlukanya tangan tidak di gubris saat melihat ketampanan Yusuf. Dan, jalan yang mengantarkan kepada seorng teman tidaklah panjang :

Semoga Allah membalas perjalanan kepadanya dengan kebaikan

Walaupun dia membiarkan unta kurus seperti kantong air dari kulit[1]

Sumber

[1] Unta kurus disini disebabkan seringnya ia dipakai untuk perjalanan, sehingga yang tersisa padanya adalah kulit yang membungkus tulang,karena ia benar-benar lelah dan kurus. Maka, iapun seperti kantong air dari kulit yang kosong. Ia tidak bisa berdiri dan tidak memiliki kekuatan.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Belajarlah dari Ibnul Jauzi yang Menghabiskan Masa Mudanya Untuk Menuntut Ilmu | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top