Dibalik Layanan GO-FOOD, Kisah Abang GO-JEK yang Bikin Hati Teriris

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer

Suatu malam perut saya keroncongan, kalo gak di isi mata gak bisa merem...
Mau keluar tengah malam seremm...
Blum lagi berapa uang bensin buat muter-muter cari makan tengah malam, akhirnya pegang HP tinggal order Go Food pake Gojek, sambil tiduran eh..30 menit kemudian makanan datang, bayar ongkir cuma 9 rb itu dari wonokromo ke rumah saya di aloha, gk perlu keluar..gk perlu antri..gk perlu resiko di jalan..gk perlu muter-muter abisin bensin..NIKMAT kan??

Tapi apa anda tahu di balik itu..??

Kebetulan outlet saya MartabakHawaii Sidoarjo (partner gojek), saat melayani mereka, kadang banyak cerita yang bikin hati nelangsa

Saat order sesuatu, anda tinggal pencet Hp lalu yang anda lakukan adalah menunggu dengan aktifitas anda...bekerja, santai dsb..

Saat itu pasukan gojek muluncur ke tempat yang anda minta, mereka order makanan yang tak ia makan... kadang antri bejubel dengan pembeli lain dengan perasaan was was, karena klo kelamaan customer bisa tekan tombol 'cancel'.. maka sia-sia lah perjuangannya, setelah orderan ready mereka menalangi dengan uang pribadi pesanan anda, lalu berangkat entah itu ada resiko apa di jalan, mencari alamat yang kadang harus kesasar gak karuan.. blum lagi kadang customer komplain sudah gk sabar nunggu orderannya

Semalam, mata sampai berkaca kaca..
Jam 10 malam habis hujan deres..sederesnya, sudah mau pulang dari toko, ada karyawan saya memanggil...

"Mbak ada gojek... mau nanya.."

Saya heran kenapa nanya aja kok mesti manggil saya..

Saya temui seorang gojek pakai mantel plastik kedinginan efek kehujanan.. membawa kotak kemasan berbungkus plastik yang sebagian sudah penyek dan basah...

Saya: "kenapa pak.."
Gojek: "maaf mbk.. bolehkan saya mengembalikan orderan ini..? Saya minta tolong, soalnya tadi saya pake uang saya pribadi dan customer nya gk mau nerima"

Saya: "lho kenapa gk mau nerima pak? Memangnya kirim kemana?"
Gojek: "Driyorejo gresik mbak... katanya kelamaan coz tadi saya berteduh dulu kehujanan.. jadi customer nya gak mau nerima.."

Hati menangis...

Saat anda order, gojek menalangainya dengan uang pribadinya.. kemudian anda menggantinya saat serah terima orderan.. Kalo customer gak mau nerima.. siapa yg ganti uangnya?
Siapa yang bayar ongkos bensinnya?

Padahal mereka sudah menngantrikan, menalangi pembayaran, mengantarkan ke alamt, keluar tenaga dan bensin.. belum resiko yang di tanggung di jalan..

Saya lihat orderannya seharga 24.000 rb saja.. bagi kita mngkin gak seberapa.. tapi bagi mereka itu adalah MODAL.

Toko saya daerah Taman Geluran dan saya tahu kalo ke Driyorejo Gresik itu jauh...

Driver Gojek juga manusia.. mereka melayani kita untuk cari nafkah anak istri, memudahkan kita.. maka bersabarlah saat mereka terlambat.. karena biar panas mereka tetap Go.. ada kalanya hujan berteduh sejenak.. Jadi kita yang menunggu mohon lapangkan hati untuk bersabar.. karena kita tidak tahu apa yang terjadi di jalan...

PEMBELI ADALAH RAJA.. alangkah eloknya kita menjadi raja yg bijak

___
*dari fb MartabakHawaii Sidoarjo

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Dibalik Layanan GO-FOOD, Kisah Abang GO-JEK yang Bikin Hati Teriris | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top