Multazam dan Rhaudah, Tempat Mustajab untuk Berdoa di Tanah Suci

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer



Ada dua tempat yang disebut menjadi lokasi terbaik untuk berdoa di Tanah Suci. Tempat itu adalah Multazam di Makkah dan Raudhah di Madinah.

Dikutip dari buku "Amalan di Tanah Suci" karya H Rafiq Jauhari, Multazam adalah bagian dinding Kakbah di antara Hajar Aswad hingga pintu Kakbah, panjangnya 5 meter dan selalu ramai dipenuhi para jemaah. Banyak orang berdoa di sepanjang area dinding tersebut.

"Berbeda dengan Hajar Aswad yang disunahkan untuk menciumnya hanya ketika tawaf, Multazam boleh dijadikan tempat untuk berdoa kapanpun, tidak harus dalam prosesi thawaf," kata Rafiq.

Multazam, area di antara pintu kakbah dan Hajar Aswad (Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah/detikcom)Multazam, area di antara pintu kakbah dan Hajar Aswad (Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah/detikcom)


Rafiq menuliskan kisah Imam Mujahid yang melihat seorang sedang berada di antara Hajar Aswad dan pintu Kakbah. Imam Mujahid lalu berkata kepadanya "Ilzam,ilzam (dekaplah, dekaplah). Dalam bahasa Arab Multazam berarti bersandar atau menempel.

"Cara berdoa di Multazam, yakni dengan cara mendekap, menempelkan perut dan wajahnya pada Kakbah," tulis Rafiq.

Tidak ada doa khusus di tempat ini, namun para ulama banyak yang menekankan untuk memperbanyak istigfar, memohon ampun kepada Allah SWT.

Tempat kedua yaitu Raudhah yang berada di dalam Masjid Nabawi. Soal Raudhah ini juga pernah diceritakan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. "Di antara rumahku dan mimbarku terdapat taman di antara taman-taman surga dan mimbarku terletak di atas telagaku".

Raudhah terletak di bagian shaf terdepan Masjid Nabawi dan sedikit menjorok ke kiri. Bentuknya persegi panjang dengan sisi barat ke timur sepanjang 26,6 meter dan sisi utara ke selatan sepanjang 15 meter. Luas Raudhah sekitar 399 meter persegi. 

Namun setelah dikurangi tembok untuk mengelilingi rumah Aisyah panjangnya hanya tersisa 22 meter. Setelah Masjid Nabawi diperluas, rumah Aisyah posisinya berada di dalam kompleks Masjid Nabawi.

Rafiq mengisahkan dalam bukunya, Rasulullah memakmurkan bagian Raudhah ini lebih sering dari bagian yang lainnya. Saat Rasulullah berada di masjid beliau lebih senang mengerjakan salat sunah di Raudhah.

Ketika menggelar taklim Rasulullah memilih untuk menggelarnya di Raudhah dan ketika datang beberapa tamu dari luar kota, Rasulullah menemuinya juga di wilayah Raudhah. Setelah Rasulullah wafat pun, para sahabat tetap melakukan hal yang sama.

"Keutamakan inilah kemudian para ulama berpendapat bahwa Raudhah adalah tempat yang diistimewakan untuk beribadah lainnya seperti taklim dan berdoa," ujar Rafiq.

Waktu untuk mengunjungi Raudhah untuk jemaah laki-laki bebas, namun untuk perempuan hanya dapat megunjungi di waktu dhuha, di waktu zuhur dan isya karena pada waktu itu Raudhah dibatasi kain putih setinggi 2,5 meter. Barisan depan untuk laki-laki dan belakang untuk perempuan.

Raudhah (Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah/detikcom)Raudhah (Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah/detikcom)

(slm/ega)

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Multazam dan Rhaudah, Tempat Mustajab untuk Berdoa di Tanah Suci | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top