Naik Haji, Waria Asal Lumajang Ingin Jadi Orang Sholeh bukan Sholehwati

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
Dapat menunaikan haji dan menjadi haji yang mabrur merupakan dambaan semua umat Islam.

Dalam jamaah haji Kelompok Terbang 58 Lumajang, Jawa Timur, yang hari ini berangkat ke Arab Saudi, terdapat seorang calon haji bernama Sutrisnawati, 52. Sehari-hari masyarakat sekitar mengenalnya sebagai waria. Lantas apa harapan dia sepulang dari Mekkah? Jawabannya tegas, ingin bisa menjadi lelaki sholeh.




Di Tanah Suci, dia akan berdoa untuk keselamatan di dunia dan akhirat, termasuk diberi kemantapan menjadi laki-laki.

"Saya sudah lama ingin menunaikan ibadah haji, tapi kalau saya seperti begini ya takdir, karena itu saya ingin berdoa di Tanah Suci agar menjadi orang yang sholeh, bukan sholehwati," katanya, lalu tertawa.

"Saya berangkat dengan KTP laki-laki, karena petugas imigrasi memeriksa saya dan saya dinyatakan sebagai laki-laki," katanya ketika ditemui menjelang keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Warga Desa Kunir di Kecamatan Jatimulyo yang bekerja sebagai perias pengantin itu sudah menabung selama sekitar 10 tahun untuk bisa menunaikan ibadah haji.

"Saya berangkat sendiri, saya mandiri. Saya menunaikan ibadah haji dengan tetangga," kata waria yang sepintas memang masih memiliki gaya seperti halnya perempuan.

Sutrisnawati masuk ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Rabu (31/8) sore dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Kamis (1/9/2016) sore.

red: abu faza
sumber: Antara

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Naik Haji, Waria Asal Lumajang Ingin Jadi Orang Sholeh bukan Sholehwati | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top