Penulis Kontroversial Asal Yordania Ditembak, Ini Pengakuan Dari Pelaku

Baca Juga 



Foto : Atjeh Cyber

Seorang penulis kontroversial di Yordania, Nahed Hattar,  ditembak mati pada oleh orang tak dikenal pada Ahad (25/9/2016). Insiden penembakan Hattar terjadi di depan pengadilan di kota Amman.

Keberadaan Hattar di pengadilan sendiri adalah untuk menjalani sidang lanjutan terkait kasusnya yang dianggap telah menghina nama agama Islam. Hattar adalah penulis sekaligus karikatur yang telah banyak menyinggung hati umat Islam.

Selain itu, Hattar juga dikenal sebagai aktivis pembela rezim Bashar Assad di Suriah.

Hattar ditangkap pada 13 Agustus usai mengunggah karikatur yang disebut telah menghina nama Islam dan memicu perselisihan sektarian Sunni-Syiah di akun Facebook miliknya. Aljezeera menyebut bahwa ia dibebaskan dengan jaminan pada awal September ini, namun harus terus menghadiri sidang lanjutan kasusnya itu.


https://2.bp.blogspot.com/-_e0ttwLCooI/V-k43T_ah6I/AAAAAAAKi_Q/DAkHsMLVYccW5IqFBLsemsrGufKsaJh0ACLcB/s400/unnamed.jpg

Pihak kepolisian Amman berhasil meringkus pelaku penembakan Hattar. Pelaku yang bernama Riyadh Abdullah merupakan salah seorang pegawai di Kementerian Pendidikan dan tidak tergabung dengan kelompok teroris manapun, demikian seperti dikutip dari alarabiya, Senin (26/9/2016)

Dalam pengakuannya Riyadh menyebut bahwa ia telah merencanakan penembakan terhadap Hattar. Pasalnya ia geram dengan salah satu karikatur yang diduga milik Hattar.

Karikatur tersebut menggambarkan tentang surga dan penggambaran Allah. Meskipun begitu, masih belum diketahui siapa penggambar sebenarnya dari karikatur tersebut.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 



KOTAK KOMENTAR



" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top