SA'DUDDIN - AHMAD DHANI dan Potensi "Planet" Kabupaten Bekasi

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
by Hazmi Srondol

Siang ini (18/9/2016) jam 14.30 di Hotel @HOM, Tambun Kabupaten Bekasi (KABEK) saya menghadiri deklarasi majunya pasangan Sa'duddin - Ahmad Dhani dalam Pilkada KABEK 2016.

Ya, banyak yang belum tahu--Kabek yang sering diledekin sebagai "planet" menyimpan harta kekayaan yang luar biasa.

Bukan hanya luas daratan nya (1484 km2) yang dua kalilipat luas daratan Prov DKI (661 Km2). Tidak dihitung dengan pulau reklamasinya loh. Atau 7 kalilipat Kota Bekasi (210km2) dan jauh dibandingbluas Kota Solo nya Jokowu saat menjadi walikota yang hanya 44km2.

Namun di Kabek terdapat:

1. Puluhan SUMUR MINYAK disisi utara Kabek spt Babelan, Muara Gembong, Jayabakti, Sindang Jaya dll... Kapasitasnya mencapai 1900 Barrel oil per day. Bahkan cadangan minyak di Babelan mencapai 233 juta barrel. Ngeriiik!

2. KAWASAN INDUSTRI terbesar di Asia Tenggara. Batam sudah lewat kayaknya. Ada MM2100, EJIP, KI Hyundai, Jababeka, greenland dll...

3. SAWAH, Bekasi pernah menjadi lumbung beras nasional. Namun entah kenapa beberapa tahun ini anjlok produksinya. Jadi perumahankah?

Namun demikian, dibalik perputaran uang yang begitu besar di Kabek ini--banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pasangan ini. Seperti ketimpangan sosial dan pendidikan.

Saya sendiri pernah berkunjung ke desa Setu Kabek. Salah satu desa termiskin sedangkan sebelah desanya adalah daerah industri yang kaya.

Belum lagi besaran angka buta huruf warganya. Sudah begitu, di Kabek terdapat universitas termahal di Indonesia tanpa adanya universitas negeri dengan biaya subsidi dari APBD. Mosok PAD segede itu nggak mampu sih?

Nah, Sa'duddin yang mantan Bupati Bekasi. Sempat dalam periode satu masa kerja nya pernah membuat kebijakan menaikan UMR Kabek paling tinggi di Indonesia mesti mulai pintar-pintar merangkul para pengusaha kawasan Industri lagi.

Jangan sampai isyu yang saya dengar ia kalah di pilkada keduanya 2012 karena pengusaha kawasan industri ini pada kesal dan tidak mendukungnya terulang. Cari solusi tengah. Buruh senang, pengusaha tenang.

Untuk mas Dhani, ya, secara pribadi saya mengenal beliau. Pemikirannya out of the box. Boleh dibilang jenius mesti memaksimalkan pesona yang memancar didirinya.

Saya lihat tadi, para jawara dan mandor seperti nge-fans ama mas Dhani. Padahal jawara Betawi Kabek ini adalah pewaris silat cingkrik ala si Pitung. Sejenis beladiri bergaya jujitsu atau aikido dengan kuncian mematikan dan kelihaiannya memainkan golok.

Para jawara Kabek ini terkenal hitam putih. Iya iya, enggak enggak. Suka ya suka, benci ya benci. Pernah dengar patung lele di bakar para jawara hanya gegara diledek tempat kotor? Pernah dengar patung bundaran Harapan Indah dicopotin? Pernah dengar kantor Indosat Bekasi hampir diremuk gegara iklan lebih murah daripada telpon ke Aussie?

Nah... Begitulah karakter keras jawara dan para mandor disana. Nyali seupil, mending gak usah cari perkara.

Dan terakhir, saya berharap pasangan ini mampu merangkul para ulama dan kyai di Kabek. Sudah harga mati kalau pengaruh kyai disini paling tinggi. Perang Karawang Bekasi ini dulu juga dipimpin ulama seperti KH Noer Ali dll dengan pasukan Hizbullah-nya.

Ya, saya doakan abang berdua menang. Sudah saatnya kantor Bupati Kabek diisi. Soalnya saya dengar, walau mempunyai kawasan pemerintahan yang luar biasa megah di kawasan Delta Mas. Yang punya kursi malah jarang duduk disana. Kan kasihan warga Kabek yang mo lapor dan curhat berkeluh kesah.

Serta paling penting, tunjukan bahwa Kabek juga benar-benar Jawara. Jawara dalam mensejahterakan dan memberikan fasilitas kepada warganya.

Juoozzz!

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : SA'DUDDIN - AHMAD DHANI dan Potensi "Planet" Kabupaten Bekasi | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top