Siapakah Sebenarnya Orang Yang Di Gelari Abu Thurob Oleh Rasulullah?

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
masjid_nabawi

Dari sahabat Sahl ibn Sa’ad radhiyallahu ‘anhu beliau berkata,

حدثنا قتيبة بن سعيد حدثنا عبد العزيز يعني ابن أبي حازم عن أبي حازم عن سهل بن سعد قال استعمل على المدينة رجل من آلمروان قال فدعا سهل بن سعد فأمره أن يشتم عليا قال فأبى سهل فقال له أما إذ أبيت فقل لعن الله أبا التراب فقال سهل ما كان لعلي اسم أحب إليه من أبي التراب وإن كان ليفرح إذا دعي بها فقال له أخبرنا عن قصته لم سمي أبا تراب قال جاء رسول الله صلى الله عليه وسلم بيت فاطمة فلم يجد عليا في البيت فقال أين ابن عمك فقالت كان بيني وبينه شيء فغاضبني فخرج فلم يقل عندي فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم لإنسان انظر أين هو فجاء فقال يا رسول الله هو في المسجد راقد فجاءه رسول الله صلى الله عليه وسلم وهو مضطجع قد سقط رداؤه عن شقه فأصابه تراب فجعل رسول الله صلى الله عليه وسلم يمسحه عنه ويقول قم أبا التراب قم أبا التراب

Telah mengabarkan pada kami Qutaibah ibn Sa’id, dia berkata telah mengabarkan pada kami ‘Abdul ‘Aziz yaitu Ibn Abi Hazim, dari Abu Hazim, dari Sahl ibn Sa’ad beliau berkata, suatu ketika Madinah dikuasai oleh seorang dari Bani Marwan, maka ia memanggil Sahl ibn Sa’ad dan menyuruhnya untuk mencela ‘Ali. Sahl pun menolaknya. Penguasa itu pun berkata, ‘Kalau engkau enggan, ucapkan saja semoga Allah melaknat Abu Thurob!’. Sahl pun berkata, ‘Tidak ada nama yang lebih dicintai ‘Ali daripada Abu Thurob bahkan ia sangat senang apabila dipanggil dengan nama itu!’. Penguasa itu pun berkata, ‘Kalau begitu kabarkan aku bagaimana kisahnya hingga ia dipanggil dengan nama Abu Thurob’. Sahl pun bercerita,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam datang ke rumah Fatimah namun ‘Ali tidak ada di rumah. Beliau lalu bertanya: “Kemana putera pamanmu?” Fatimah menjawab, “Antara aku dan dia terjadi sesuatu hingga dia marah kepadaku, lalu dia pergi dan tidak tidur siang di rumah.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepada seseorang: “Carilah, dimana dia!” Kemudian orang itu kembali dan berkata, “Wahai Rasulullah, dia ada di masjid sedang tidur.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendatanginya, ketika itu Ali sedang berbaring sementara kain selendangnya jatuh di sisinya hingga ia tertutupi debu. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membersihkannya seraya berkata: “Wahai Abu Thurab (thurob = debu), bangunlah. Wahai Abu Thurob, bangunlah” (HR Bukhari dan Muslim).
Faidah hadits :

    http://2.bp.blogspot.com/-t2ffxk-1PyU/UtH0ZO9TfII/AAAAAAAAAkw/JeZFPHRr6T8/s1600/Dammaj2014.jpg

Keutamaan shahabat ‘Ali ibn Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu.

    Bolehnya mencandai seorang yang sedang marah dengan sesuatu hal yang tidak membuatnya marah, bahkan lupa dengan marahnya

    Bolehnya menamai seseorang bukan dengan nama kuniyah selain nama anaknya, bahkan boleh menamai seseorang yang sudah punya nama kuniyah.

    Bolehnya menggelari seseorang dengan nama kuniyah selama tidak membuatnya merasa terganggu.

    Termasuk akhlak mulia Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam sebagai seorang mertua beliau justru menghibur menantunya yang sedang marah.

    Bolehnya orang tua masuk ke rumah anaknya tanpa izin suami anaknya selama ia yakin apabila suaminya tahu ia akan ridha.

    Bolehnya tidur berbaring di masjid.

___

Penulis: Yhouga Mopratama Ariesta


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Siapakah Sebenarnya Orang Yang Di Gelari Abu Thurob Oleh Rasulullah? | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top