Anda Belum Dianggap Bertaubat Jika Tidak Melakukan Ini

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
https://4.bp.blogspot.com/-D9clHyMwRj8/Vt-5cZEBlEI/AAAAAAAACEg/gO-zmWgowYI/s1600/bertobat.jpg

SETIAP anak Adam tidak pernah dari salah dan dosa. Taubat menjadi salah satu penghapus dosa-dosa kita yang telah lalu. Taubat bukan berarti hanya menyesal dengan dosa yang telah dilakukan. Tapi lebih dari itu, taubat harus dilakukan dengan bertekad tidak ingin mengulangi perbuatan dosa lagi. Anda belum bertaubat dengan sungguh-sungguh jika masih melakukan dosa yang sama. Allah Ta’ala memerintahkan untuk melakukan taubat yang tulus,

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya),” (QS. At Tahrim: 8).

Dikutip dari Rumaysho.com, Ibnu Katsir menerangkan mengenai taubat yang tulus sebagaimana diutarakan oleh para ulama, “Taubat yang tulus yaitu dengan menghindari dosa untuk saat ini, menyesali dosa yang telah lalu, bertekad tidak mengulangi dosa itu lagi di masa akan datang. Lalu jika dosa tersebut berkaitan dengan hak sesama manusia, maka ia harus menyelesaikannya atau mengembalikannya,” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 7: 323).

http://2.bp.blogspot.com/-Xxz2898mw4A/UbaahfrnzoI/AAAAAAAAApk/YNXR4X0lcN0/s1600/taubat1.jpg

Ats Tsauri berkata, dari Samak, dari An Nu’man, dari ‘Umar, ia berkata, “Taubatan nashuha (taubat yang tulus) yaitu bertaubat dari dosa kemudian tidak mengulanginya lagi atau berkeinginan tidak mengulanginya,” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 7: 322).

Hudzaifah pernah berkata, “Cukup seseorang dikatakan berdusta ketika ia mengucapkan, “Aku beristighfar pada Allah (aku memohon ampun pada Allah) lantas ia mengulangi dosa tersebut lagi,” (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 411).

Ibnu Rajab Al Hambali berkata, “Terlarang seseorang mengucapkan ‘aku bertaubat kepada Allah’ lantas ia mengulangi dosa tersebut kembali. Karena taubat nashuha (taubat yang sejujurnya) berarti seseorang tidak mengulangi dosa tersebut selamanya. Jika ia mengulanginya, maka perkataannya tadi ‘aku telah bertaubat’ hanyalah kedustaan.”

Namun menurut mayoritas ulama berpendapat bahwa sah-sah saja seseorang mengatakan aku telah bertaubat, lalu ia bertekad tidak akan melakukan maksiat itu lagi. Kalau ia mengatakan, “Aku tidak akan mengulangi dosa tersebut lagi”, maka itulah yang ia tekadkan saat itu.


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Anda Belum Dianggap Bertaubat Jika Tidak Melakukan Ini | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top