Demam PPAP: Ada Apa Dengan Para Pemuda Muslim Saat Ini?

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
https://2.bp.blogspot.com/-bmTj3S4AlpU/V_OR6vInJzI/AAAAAAAAB78/cXS0VznJFj40hldDjrL9KzIQw7e7EnYjACLcB/s1600/ppap_piko_taro.jpg

Oleh: Mauliddani Latifah, S.T.,M.T.
Dosen Pengajar STTM-Muhammadiyah Tangerang
Aktivis Muslimah Hizbut Tahrir Tangerang

” I have a pen, I have an apple, uh! Apple pen..!”
” I have a pen, I have pineapple, uh! Pineapple pen..!”

LIRIK tersebut di atas nampaknya tidak asing di kalangan pemuda saat ini. Ya, itu adalah lirik lagu sederhana berjudul Pen Pineapple Apple Pen (PPAP) yang belakangan ramai diperbincangkan dan ditirukan di berbagai media sosial baik skala nasional maupun internasional.

PPAP dipopulerkan oleh seorang musisi dan komedian asal Jepang, Kazuhiko Kosaka atau lebih dikenal dengan panggilan Piko-Taro. (Kompas.com, 27/09/2016). Video lagu berdurasi sekitar satu menit tersebut diunggah di situs Youtube dan mendadak viral karena telah ditonton lebih dari puluhan juta viewers.

Jika diamati, tidak ada yang begitu spesial dengan video lagu tersebut. Liriknya singkat, gerakan sederhana dengan gaya nyentrik, tapi justru mampu menarik perhatian para pengguna media sosial yang pada umumnya diminati oleh para pemuda. Tak sedikit dari mereka yang ikut menirukan video lagu tersebut dan juga mengunggahnya di media sosial. Sungguh mengherankan!

Beberapa alasan ramainya video lagu ini karena dianggap lucu, mudah dinyanyikan dan ditirukan sehingga menjadi hiburan yang menarik untuk mengisi kesibukan dan kejenuhan dalam aktivitas sehari-hari. Tak sedikit juga yang tertarik menirukan hanya karena mengekor atau ikut-ikutan tren yang aktual saat ini. Belakangan juga muncul kontroversi beberapa makna yang terkandung dalam lirik tersebut. Sebagian menyatakan video lagu tersebut bermakna vulgar dan berbau pornoaksi. Tapi sebagian lagi menyangkal bahwa video lagu tersebut tidak lebih dari sekadar parodi biasa dan permainan susunan kata.


Terlepas dari kontroversi makna tersebut, hal ini tetaplah menjadi suatu hal yang mengherankan. Video lagu ini telah berhasil menarik perhatian pemuda muslim yang pada waktu bersamaan, negeri ini tengah berada dalam konflik pelik permasalahan bangsa. Mulai kasus kisruh politik, penipuan berkedok takhayul dan khurafat, pembungkaman opini Islam sampai pada penistaan Al-Quran.http://4.bp.blogspot.com/-6Kr888LvNRY/VSFKq9v9XkI/AAAAAAAAAqY/PQODfFBdZes/s1600/pemuda-dan-kebangkitan-islam-1-728.jpg

Aktivitas yang begitu padat, kurangnya sarana hiburan dianggap sebagai alasan yang cukup untuk lari dan menghindar dari persoalan di dunia saat ini. Rupanya himpitan zaman di era kapitalisme ini telah memalingkan mereka dari memperhatikan betapa besarnya persoalan kaum muslimin yang tentunya sangat mengharapkan keturut-sertaan pemuda dalam penyelesaiannya. Mereka lebih tertarik dengan perkara-perkara sepele dan minim manfaat daripada berjuang membela agamanya yang saat ini tengah dihinakan. Jangankan membela dengan jiwa dan raganya, tak sedikit yang justru berbalik nyinyir dan ikut menyudutkan Islam dan kaum muslimin. Mereka tercetak sebagai generasi apolitis dan individualis sehingga permasalahan terbesar baginya hanyalah seputar pemenuhan kepentingan pribadinya semata. Miris!

Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, dari Abu Hurairah radiallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alahi wa salam, beliau bersabda yang artinya, “Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan yang tidak bermanfaat.” Sudah saatnya pemuda muslim terbangun dari ‘tidur lelap’nya. Meninggalkan perkara-perkara yang tidak bermanfaat dan menyibukkan diri pada perjuangan Islam. Pemuda seharusnya diarahkan kepada identitas yang jelas, yaitu identitas Islam. Pemuda muslim dengan identitas Islam adalah pemuda yang berpola pikir dan pola sikap islami. Pemuda muslim sejatinya adalah pelopor kebangkitan umat yang tak mundur dalam perjuangan. Sebagaimana yang disampaikan Ibnu Khaldun, generasi pembangun adalah generasi yang masih mewarisi semangat dan ruh perjuangan pendahulu mereka. Biasanya pada masa merekalah sebuah peradaban akan mencapai puncak kemajuannya. Wahai pemuda muslim, bangkitlah! Sambutlah seruan Allah dan Rasul-Nya dan jadilah generasi pembangun itu!

WalLâhu a’lam bi ash-shawwâb


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Demam PPAP: Ada Apa Dengan Para Pemuda Muslim Saat Ini? | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top