Haruskah Ganti Pakaian yang Telah Terkena Rembesan Air Kencing?

Baca Juga 




http://3.bp.blogspot.com/-T-tN6JqlsuY/VfbwRgYywcI/AAAAAAAAD3Y/Nc5rZPVqSb4/s1600/80cec775b7949d1191f8db459966962a.jpg

Pertanyaan:

Apakah air rembesan air kencing yang keluar tanpa sengaja itu najis atau tidak? Apa yang harus dilakukan?

Jawaban:

Sesuatu yang keluar dari kemaluan atau dubur adalah najis dan membatalkan wudhu, berdasarkan firman-Nya,

وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لاَمَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاءَ فَيَتَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَأَيْدِيْكُمْ مِنْه

“Dan jika kamu sakit, dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air, atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih). Sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu.” (Qs. al-Maidah: 6)

http://1.bp.blogspot.com/-RMEHuxm35kk/VEH9rDvD3JI/AAAAAAAADM0/xub5RMjZtwg/s1600/images%2B(22).jpg


Kembali dari tempat buang air berarti kencing atau buang air besar. Abu Hurairah berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تُقْبَلُ صَلاَةُ مَنْ أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

‘Shalat orang yang berhadats tidaklah diterima sehingga dia berwudhu.’” (Hr. Bukhari: 135)

Sumber: Majalah Al-Furqon, edisi 10, tahun ke-4, 1426 H.


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top