Hukum Nazar dalam Hati Dan Belum Diucapkan

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer

nazar dalam islam

Pertanyaan:

Aslmkm

Ada org sering nazar tapi dlm hati dan blm diucapkan. Itu kena gak? Bgmn hukumnya? Trus kalo gak dijalanin apa konskwensinya? Trima kasih..

(N..N..)

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Nazar tidak sah jika hanya sebatas niat atau belum diucapkan. Misalnya seseorang berniat, jika dia lulus ujian tahun ini, akan berpuasa daud selama sebulan lillahi ta’ala. Sebatas niat semacam ini, belum dianggap nazar yang sah, yang wajib dia laksanakan.

https://4.bp.blogspot.com/-zAlRk8zWvEI/VwnYZqFmS2I/AAAAAAAAe3Q/Cca7Ift-Jd8TKcmDelg09rYGhKy5aum5g/s1600/nadzar%2Bislam.JPG

Fairuz Abadzi – ulama syafiiyah – menegaskan,

ولا يصح النذر إلا بالقول

“Nazar tidak sah, kecuali diucapkan.” (Al-Muhadzab, 1/440) .

An-Nawawi dalam syarah Muhadzab memberikan penjelasan,

وهل يصح بالنية من غير قول … (الصحيح) باتفاق الأصحاب أنه لا يصح إلا بالقول ولا تنفع النية وحدها

Apakah nazar sah semata dengan niat, tanpa diucapkan…(yang kuat) berdasarkan sepakat ulama madzhab Syafii, bahwa tidak sah nazar kecuali diucapkan. Niat semata, tidak bermanfaat (tidak dianggap). (Al-Majmu’ Syarh Muhadzab, 8/451)



Hal yang sama juga dinyatakan Al-Mardawi – ulama hambali – dalam Al-Inshaf,

ولا يصح (النذر) إلا بالقول ، فإن نواه من غير قول : لم يصح بلا نزاع

Nazar tidak sah kecuali dengan diucapkan. Jika dia hanya berniat, namun tidak dia ucapkan, tidak sah nazarnya, tanpa ada perbedaan pendapat. (Al-Inshaf, 11/118)

Allahu a’lam

Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits





Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Hukum Nazar dalam Hati Dan Belum Diucapkan | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top