Inilah Alasan Historis Kenapa Para Founding Fathers Negara Kita Menyamakan Status Warga Keturunan Arab Dengan Dengan Pribumi

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer

Pidato Bung Karno Di Semarang Tahun 1948 :

“Kita kini sudah merdeka. Tentu kita harus bersyukur kepada Allah Tuhan YME.

Kita juga harus berterima kepada seluruh rakyat yang sudah berjuang untuk kemerdekaan. Karena ada warga keturunan yang juga ikut berjuang membantu perjuangan.

Kita juga harus harus berterima kasih kepada warga keturunan Cina. Kita juga harus berterima kasih kepada warga keturunan India. Tetapi kita jangan berterima kasih kepada warga keturunan Arab.

Karena …

Karena … mereka … sudah menjadi bagian dari keluarga besar bangsa kita sejak ratusan tahun yang lalu….”

Maka itu Bung Karno sendiri yang mengusulkan dan membuat PP No.10 yang disetujui MPR bahwa warga keturunan Arab diberi status Kewarganegaan ‘Stelsel pasif’ yang sama dengan warga Pribumi yaitu otomatis dianggap dan dicatat sebagai WNI.

Sedangkan warga keturunan Cina dan India dan lain-lain digolongkan ‘Stelsel Aktif’ artinya untuk jadi WNI mereka harus mendaftarkan diri dan mendapat SKBRI lebih dulu baru bisa dicatat sebagai WNI.

(Disarikan dari Disertasi Mantan Mentri Agama Prof.Dr.Mukti Ali di IAIN Sunan Kalijogo Jogjakarta tahun 1970, Pidato Bung Karno di Semarang tahun 1948 dan berbagai sumber).

Via FB Front Pembela Islam – FPI 

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Inilah Alasan Historis Kenapa Para Founding Fathers Negara Kita Menyamakan Status Warga Keturunan Arab Dengan Dengan Pribumi | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top