Kerap Dianiaya Oleh TNI, PWJ Memutuskan Untuk Tolak Liput HUT TNI ke-71

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer

https://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2015/04/28/170/994569/pwj-minta-polisi-usut-tuntas-pemukulan-wartawan-di-cempaka-mas-DTY.jpg

JAKARTA-Pewarta yang tergabung dalam Poros Wartawan Jakarta (PWJ) memboikot untuk tidak meliput atau memberitakan kegiatan peringatan HUT TNI yang ke 71.

Pemboikotan itu dilakukan setelah terjadi pemukulan Sonny Misdananto, kontributor Net TV, serta kasus kekerasan lain yang menimpa wartawan oleh aparat TNI Angkatan Darat Batalyon Infanteri 501.

Dalam press release yang juga dimuat dalam portal resmi PWJ, seluruh jurnalis seluruh Indonesia diserukan untuk tidak meliput atau memberitakan kegiatan peringatan HUT TNI yang ke 71 tahun.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Poros Wartawan Jakarta (PWJ), Tri Wibowo Santoso dalam keterangannya beberapa saat lalu, Rabu (5/10/2016).

“Kasus pemukulan terhadap Sonny Misdananto, kontributor Net TV oleh aparat TNI Angkatan Darat Batalyon Infanteri 501 bukan hanya semata kesalahan prajurit TNI tetapi sudah merupakan upaya penghalangan kerja jurnalis secara sadar dan sengaja,” kata Tri Wibowo.

Menurut Bowo, sapaan akra Wibowo, solidaritas ini sebagai bentuk protes kepada institusi militer Indonesia terkait aksi kekerasan yang dilakukan terhadap insan jurnalis selama rentang 2016, khususnya terhadap kontributor Net TV di Madiun, serta kasus kasus kekerasan lain yang menimpa wartawan.

 http://static.salam-online.com/uploads/2012/10/Wartawan-tolak-kekerasan-terhadap-wartawan-jpeg.image_.jpg

“Berulangnya kasus kekerasan terhadap jurnalis oleh institusi TNI sangat kontradiktif dengan pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang pernah menegaskan kasus kekerasan terhadap jurnalis di Medan adalah terakhir kalinya,” ujarnya.

Pihaknya mendesak agar Presiden Jokowi segera memerintahkan Panglima TNI agar memastikan tidak ada lagi kekerasan terhadap jurnalis Indonesia. Dan siap mundur jika masih terulang peristiwa serupa.

“Kami dari PWJ mendesak Presiden Joko Widodo selaku Pemimpin Tertinggi institusi TNI agar memerintahkan Panglima TNI menuntaskan kasus ini. Presiden diminta memerintahkan Panglima TNI untuk memastikan tidak ada lagi kekerasan terhadap jurnalis Indonesia,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan, Panglima TNI terbukti gagal menepati janjinya mengakhiri kekerasan prajurit TNI terhadap pekerja media.

“Untuk itu sudah tepat kiranya jika kami para jurnalis yang tergabung dalam PWJ tidak memberikan porsi peliputan ataupun pemberitaan dalam peringatan HUT TNI tahun ini,” pungkasnya. 

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Kerap Dianiaya Oleh TNI, PWJ Memutuskan Untuk Tolak Liput HUT TNI ke-71 | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top