Ketika Seorang Suami Melarang Istri Bergaul dengan Temannya

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
taat suami

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum

Ustadz, suami saya melarang saya berhubungan dengan teman-teman lama saya (teman wanita) yang menurutnya membawa dampak tidak baik / pengaruh tidak baik bagi saya. Dengan berat hati saya menjauhi teman-teman saya, yang sebenarnya menurut saya tidak 100% seperti yang disangkakan suami saya kepada teman saya tersebut.

Lalu teman-teman saya menuduh saya memutuskan silaturahmi begitu saja, padahal dalam diri saya ada dillema yang berkecamuk, antara menuruti suami atau tetap menjalin hubungan dengan teman saya.

Bagaimana sikap saya seharusnya Ustadz? Karena teman saya menuduh saya sejak saya kenal sunah kenapa malah jadi memutuskan silaturahmi, bukankah itu dosa? Trus lama-lama dia menjelek-jelekkan manhaj salaf, katanya orang-orangnya jadi eksklusif dan suka memutuskan silaturahmi dengan orang yang tidak semanhaj, padahal dalam hati ini saya sama sekali tidak ingin memutuskan silaturahmi, tapi saya takut melawan suami.

Mohon nasihatnya Ustadz.

Wassalamu’alaikum.

Dari: Ummu M

Jawaban:


https://zonapsiko.files.wordpress.com/2015/10/jejak-langkah-maafkan-masa-lalu-duniajilbabindonesia-dot-blogspot-dot-com.jpg

Wa’alaikumussalam

Silaturahmi yang haram diputuskan adalah silaturahmi dengan kerabat. Sedangkan dengan kawan, maka melihat manfaat atau tidak berhubungan dengannya. Coba lobi suami untuk mengizinkan Anda jaga jarak dengan kawan-kawan lama tersebut dengan pelan-pelan, tidak seketika.

Dijawab oleh Ustadz Aris Munandar, M.PI.




Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Ketika Seorang Suami Melarang Istri Bergaul dengan Temannya | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top