Follow by Email

Pengadilan Belanda akan Segera Adili Politisi Anti Islam Geert Wilders

close
Daftar Artikel Terbaru

http://1.bp.blogspot.com/-o1E0UVRGODg/VZFaEomgR5I/AAAAAAAAMng/a1AX5hMWMU8/s1600/Geert%2BWilders.jpg

DEN HAAG – Jaksa di Belanda dapat melanjutkan tuduhan menyebar kebencian terhadap politisi sayap kanan Geert Wilders yang melontarkan komentar anti-Muslim, demikian keputusan pengadilan Belanda pada Jumat kemarin (14/10/2016).

Sebelumnya Wilders dan pengacaranya meminta para hakim sidang pendahuluan untuk membatalkan dakwaan itu dengan alasan jaksa memiliki motif politik yang bertujuan merugikannya dalam pemilihan umum pada bulan Maret tahun depan.

Namun dalam keputusannya, hakim pengadilan distrik Den Haag menolak klaim Wilders, mengatakan peradilan itu tidak akan mempengaruhi kebebasan politik atau partainya, Partai Kebebasan.

http://3.bp.blogspot.com/--HJ6JYYbLsU/TgL1U-5bxoI/AAAAAAAAG1I/1HDXD96pU18/s1600/Geert%2BWilders%2B4.jpg

Kasus terhadap Wilders bermula dari komentarnya pada kampanye 2014 di Den Haag, di mana dia bertanya apakah mereka ingin lebih sedikit atau lebih banyak imigran Maroko masuk ke Belanda, lansir VOA.

Kerumunan langsung berteriak “Sedikit! Sedikit! Sedikit!” yang kemudian dijawab Wilders: Kami akan mengaturnya.

Pengacara Wilders mengatakan kata-katanya itu hanya bagian dari rencana politiknya dan melanjutkan penuntutan bisa berdampak buruk pada diskusi politik di Belanda.


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
» Pengadilan Belanda akan Segera Adili Politisi Anti Islam Geert Wilders

KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Lainnya 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top