Suami Memerintahkan Istri Untuk Bekerja Mencari Nafkah, Wajibkah Ditaati?

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer

http://1.bp.blogspot.com/-3um62lEOf_8/ViRNAUXL0uI/AAAAAAAAEGI/VNOjJ4yYQ1M/s1600/9%2BCiri%2BIstri%2BPengundang%2BRezeki%2BSuami.jpg

TANYA: Apakah boleh suami memerintahkan istrinya untuk bekerja mencari nafkah demi menghidupi kebutuhan keluarga?

JAWAB: Dikutip dari rumahfiqih.com, jawabannya tentu tidak boleh. Sebab seorang wanita dinikahi tentu bukan untuk disuruh kerja cari nafkah. Dan seorang istri tidak perlu mentaati suaminya, manakala perintahnya adalah mencari nafkah. Sebab tugas mencari nafkah itu beban suami dan bukan beban istri.

Ketaatan seorang istri itu hanya sebatas apa yang memang tugas istri. Itu pun para ulama masih berbeda pendapat. Jumhur ulama mengatakan bahwa urusan di dalam rumah tangga seperti memasak, menyapu, mengepel, bersih-bersih, mencuci pakaian dan seterusnya, ternyata juga bukan tugas istri. Semua itu tugas dan tanggung-jawab suami.

 http://1.bp.blogspot.com/-am8S4tR4pSU/VqLQHsd46II/AAAAAAAASdo/b348__8YnGc/s640/6.jpg

Yang terjadi di bangsa kita, mungkin bukan hal yang aneh lagi. Istrinya bekerja cari uang buat keluarga, kadang jadi pembantu, dan tidak sedikti yang terbang ke luar negeri jadi TKI dengan segala resikonya. Tiap bulan kirim uang nafkah buat menghidupi suami dan anak-anak.

Namun buat bangsa lain, khususnya orang Arab, rasanya sangat ganjil dan aneh. Sebab sesuai adat dan syariat, justru yang wajib bekerja mencari rezeki dan memberi nafkah adalah suami dan bukan istri. Sama sekali tidak terbayang bagaimana para istri malah bekerja cari uang peras keringat banting tulang untuk menghidupi suami dan anak-anaknya.

Dan yang semakin bikin tambah heran, ternyata wanita Indonesia tidak merasa dizalimi apalagi dirugikan ketika ikut membantu mencari nafkah keluarga. Justru mereka suka, senang, dan malah bangga bisa membantu nafkah keluarga.


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Suami Memerintahkan Istri Untuk Bekerja Mencari Nafkah, Wajibkah Ditaati? | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top