Tanpa Dididik, Apakah Orang Tua Juga Mendapatkan Manfaat dari Amal Ibadah Anak?

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
http://2.bp.blogspot.com/-WrsMDUMnl_A/VndlvJmMx0I/AAAAAAAAbz0/n7AwnooYK5E/s1600/Mengaji-ayah-anak-bpblogspot.png

Jika seorang anak melakukan amalan shalih dan itu atas petunjuk dari orang tuanya, orang tua yang mengajarkan pada anaknya, maka orang tua akan mendapatkan apa yang telah didik dan ajarkan.

Apakah semua yang dilakukan anak, orang tua akan mendapatkan bagian pahalanya meskipun tidak orang tua ajarkan?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah mendapatkan pahala dari setiap yang dilakukan oleh anaknya. Kami tidak mengetahui dalil akan hal ini. Yang hanya bermanfaat untuk orang tua yang tidak terputus adalah doa dari anak pada orang tuanya. Hal ini berbeda dengan mengajak dalam kebaikan, yaitu mendapatkan pahala dari orang yang diajak. Ini tentu berbeda.

Tidak ada dalil yang menunjukkan amalan apa pun dari anak bermanfaat untuk ibu atau bapaknya semisal pahala yang diperoleh anak. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hanyalah mengatakan,

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara …”

Dalam hadits lain disebutkan,

“Jika seseorang menghafalkan Al-Qur’an, maka ia akan pakaikan mahkota kehormatan untuk orang tuanya di surga.”

“Karena anakmu yang mengambil (menghafal) Al-Qur’an.”

 http://4.bp.blogspot.com/-SnBqXrmBd2w/Vta5flj1QvI/AAAAAAAABGo/iiZqg0Y_v4Y/s1600/ajar%2Banak%2Bmengaji.png

Dan semacam itu di mana orang tua mendapatkan manfaat pahala dari amalan yang dilakukan oleh anaknya, namun tetap tidaklah sama pahala yang diperoleh. Hal ini berbeda dengan orang yang mengajak dalam kebaikan seperti pada Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan mendapatkan pahala yang diperoleh umat yang beliau dakwahi.

فأجر المعلم الداعي للخير مثل أجر المدعو العامل ، بخلاف الوالد والولد

Pahala orang yang mengajarkan kebaikan seperti pahala orang yang diajak yang mengajarkan kebaikan tersebut. Ini berbeda dengan keadaan orang tua dan anak.

Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam punya pahala yang besar karena telah mengajak pada kebaikan, begitu pula orang-orang setelah beliau yang mengajarkan kebaikan. Pahala mereka tentu lebih besar daripada yang diperoleh orang tua dari anaknya. (Jami’ Al-Masail karya Ibnu Taimiyah, 4: 266. Dinukil dari Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab, no. 134608)

Semoga bermanfaat, moga kita bisa mendidik anak-anak kita dengan baik.



@ Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul, 18 Muharram 1438 H

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Tanpa Dididik, Apakah Orang Tua Juga Mendapatkan Manfaat dari Amal Ibadah Anak? | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top