54 TKI Tewas Tenggelam, Nusron Diminta Tak Urusi Ahok dan Fokus kepada Amanahnya

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid diminta meninggalkan dunia politik terlebih dahulu. Nusron diminta fokus kepada persoalan TKI, termasuk kasus meninggalnya 54 TKI akibat kapal yang ditumpangi tenggelam di Perairan Batam, Kepulauan Riau.

Diketahui, belakangan Nusron Wahid sibuk sebagai tim sukses pasangan calon petahana Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta‎ Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. 




"Beliau (Nusron Wahid) sudah bukan lagi kepala tim pemenangan Ahok, maka sudah harus kembali lagi ke tugas utamanya sebagai Kepala BNP2TKI‎," ujar Anggota Komisi IX DPR‎ Roberth Rouw saat dihubungi wartawan, Senin (7/11/2016).

Dirinya berharap, Nusron Wahid selaku Kepala BNP2TKI lebih peka terhadap persoalan meninggalnya 54 TKI akibat kapal yang ditumpangi tenggelam di Perairan Batam, Kepulauan Riau.‎ "Karena memang tugas, pokok dan fungsinya, tidak berpolitik lah dulu," papar politikus Partai Gerindra ini.

Lebih lanjut, kata dia, Komisi IX DPR pun berencana memanggil ‎Kepala BNP2TKI Nusron Wahid‎ terkait meninggalnya 54 TKI akibat kapal yang ditumpangi tenggelam di Perairan Batam, Kepulauan Riau.‎ ‎"Oh iya pasti kami akan tanyakan," tuturnya.

Sebab, tambah dia, salah satu tugas parlemen ‎tentang pengawasan. "Kami mau lihat laporannya dengan fakta yang kami lihat selama ini di media," pungkasnya. (kri)


Kapal Pengangkut TKI Tenggelam, 54 Penumpang Tewas, Nusron Wahid Masih Sibuk Urusi Ahok



Sebuah kapal yang mengangkut 93 TKI ilegal dari Johor menuju Nongsa, Batam, tenggelam Rabu, (2/11/2016) pagi. Kapal ini tenggelam sekitar 100 meter dari bibir pantai diduga lantaran menabrak karang.

Dari 93 TKI,  37 penumpang ditemukan selamat,  3 penumpang ditemukan tewas. Sementara 53 penumpang lainnya belum diketahui nasibnya karena diduga tenggelam.


Menurut salah seorang TKI, selain 93 TKI dalan kapal tersebut juga ada 4 awak kapal saat berangkat. "Jumlah semuanya kami dalam kapal itu 97 orang sama awak kapal," ujar salah seorang TKI yang selamat.

Dia menjelaskan jika kapal berangkat dari pelabuhan Sei Deli Johor sekutar pukul  03.00 waktu setempat. Kemudian sekitar pukul 05.30 WIB sampai diperairan Nongsa dan mereka disuruh turun oleh tekong kapal.

"Kami gak mau turun di tengah, lalu minta diantar kepinggir lagi, namun tak berapa lama tiba-tiba kapal menabrak sesuatu dan langsung oleng," ujarnya.

Pantauan di lokasi, para TKI yang selamat langsung didata oleh pihak Kepolisian. Sementara itu puluhan Polisi dari Polsek Nongsa dan Ditpolair Polda Kepri terlihat sibuk melakukan pencarian puluhan korban lain yang belum diketahui nasibnya. (nag)


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : 54 TKI Tewas Tenggelam, Nusron Diminta Tak Urusi Ahok dan Fokus kepada Amanahnya | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top