Follow by Email

Dituduh Bikin Gaduh dan Rusak Kebhinnekaan, Ini Jawaban Telak MUI

close
Daftar Artikel Terbaru

JAKARTA – Beberapa pihak menuduh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat sebagai biang kegaduhan suhu politik di tanah air. MUI Pusat disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas goncangnya fondasi kebhinekaan dan persatuan di Indonesia pasca mengeluarkan sikap keagamaannya beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut MUI dengan tegas membantah dan menyebut kegoncangan serta kegaduhan yang terjadi saat ini adalah ulah dari pihak lain.

“Bukan MUI yang menggoncang, tapi ada pihak lain yang melakukan itu,” ujar sekjen MUI Pusat, Anwar Abbas di depan awak media Selasa siang kemarin (22/11/2016) di gedung MUI jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.






Anwar menegaskan bahwa sangat salah menuduh MUI yang telah membuat kegaduhan, justru MUI berusaha mengendalikan kegaduhan tersebut.

“Coba kalau ga ada yang buat gaduh, apakah akan begini? Tapi begitu yang bersangkutan (Ahok) membuat gaduh, kegaduhannya mencemaskan kita semua,” jelas Anwar.

Bagi MUI, pernyataan Ahok soal Al-Maidah 51 sangat berbahaya bagi NKRI dan juga kebhinekaan jika tidak segera dituntaskan. Dan hal inilah yang mendorong MUI mengeluarkan pendapat dan sikap keagamaannya.

Seperti diketahui pasca Ahok berkomentar yang melecehkan ayat quran Al-Maidah 51, umat Islam di seluruh Indonesia bahkan dunia bereaksi keras atas pernyataan Ahok tersebut. Bahkan dalam aksi pada 4 November lalu, dua jutaan umat Islam menuntut Ahok diproses hukum.

Meski Ahok kini sudah menjadi tersangka penistaan agama sesuai pasal 156a KUHP, namun Ahok sampai sekarang belum juga ditahan. [fq/islampos]

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
» Dituduh Bikin Gaduh dan Rusak Kebhinnekaan, Ini Jawaban Telak MUI

KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Lainnya 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top