Habib Rizieq: Wakapolri Berkali-kali Berikan Ancaman “Awas Ya Nggak Bubar Jam 6, Awas ya!”

Baca Juga 



Aksi Damai 4 November yang dilakukan jutaan umat Islam seluruh Indonesia kemarin ternyata menyisakan luka bagi para ulama. Hal itu dirasakan usai melakukan negosiasi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di kompleks istana kepresidenan.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menyampaikan kekecewaan dan sakit hatinya kepada Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Syafruddin.

“Karena pada saat mengutus delegasi, ulama diperlakukan hina. Dibentak dan diancam,” ujar Habib Rizieq di Senayan, Jakarta, Sabtu (5/11).

Hal itu bermula, saat dirinya, Ustadz Arifin Ilham dan pimpinan ormas lainnya saat melakukan negosiasi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menkopolhukam Wiranto terkait tuntutan proses hukum bagi pelaku penista agama.

“Ini enggak boleh ancam umat. Berulang kali dia (wakapolri) katakan, ‘Awas ya enggak bubar jam 6, awas ya’. Artinya ada engga ada provokator ya memang mau dibantai,” ungkap Habib Rizieq.

Tak hanya itu, saat para delegasi akan kembali ke mobil komando didepan Istana Negara, para alim ulama kembali tak dihormati.

“Sewaktu keluar kantor wapres, wakapolri bilang, ‘jalan aja’. Ya Allah, untung ada menterinya. Menteri bilang ‘jangan naik mobil’. Ini, wakapolri ini bengis,” pungkasnya.

Nailin In Saroh

(Wahyu Romadhoni, Aktual.com ) 

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top