“Saya Bukan Pendiri FPI, Bukan Anggota, dan Bukan Pengurus FPI”

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
 ‘Gerah’ dituding sebagai pendiri Front Pembela Islam (FPI) serta dimaksud ikut serta dalam gagasan makar dalam Tindakan 411 serta Tindakan 212 mendatang, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein pada akhirnya buka nada.



Pada mass media di kantor PB HMI, Jakarta, Senin, (28/11), Kivlan juga dengan tegas mengklarifikasi tudingan kalau dia bukanlah pendiri FPI.

” Saya bukanlah pendiri FPI, bukanlah anggota serta bukanlah pengurus FPI, ” tegas Kivlan.

Lebih jauh Kivlan menerangkan, FPI didirikan pada tanggal 17 Agustus 1998. Serta, maksud pembentukan FPI yaitu untuk hadapi semuanya grup anti-Islam. Ia menyebutkan, FPI didirikan oleh bekas Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nugroho Djayusman.

Ia mengakui cuma ikut serta sebagai pemimpin pasukan Pengaman Orang-orang Swakarsa (Pam Swakarsa) pada tanggal 10 November 1998. Pam Swakarsa untuk mensupport sidang istimewa MPR.

” Jadi saya bukanlah pendiri FPI. FPI terbentuk tanggal 17 Agustus. FPI didirikan untuk menyikapi semuanya group yang anti-Islam seperti Forkot serta Fordem. Semuanya yang kekiri-kirian, ” ungkap Kivlan.

Baca Juga: Yusril Dukung Ahok, Begini Reaksi Djarot

Tokoh pembebas sandera WNI dari Abu Sayyaf ini dapat menyatakan, langkahnya bergerak serta melakukan tindakan begitu tidak sama lewat cara FPI dalam berjuang. Pernyataan itu sekalian menyanggah gosip di medsos kalau ia membuat makar.

” Langkah bertindaknya (FPI) tidak sama juga dengan saya. Saya dari dahulu bergerak dari dalam, senyap, lantas sukses, ” pungkas Kivlan.

Sumber: jitunews.com

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : “Saya Bukan Pendiri FPI, Bukan Anggota, dan Bukan Pengurus FPI” | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top