Ternyata Orang Munafik Lebih Bahaya daripada Orang Kafir

Daftar Artikel Terbaru
close
Daftar Artikel Populer
TELAH kita ketahui bahwasanya orang kafir merupakan musuh terbesar bagi umat Islam. Mereka menginginkan umat Islam ini tiada. Mereka ingin mneguasai dunia, dengan seluruh orang mengikuti aturannya. Namun ternyata, ada yang lebih bahaya daripada orang kafir. Siapakah mereka? Mereka itulah orang munafik.





Orang kafir ingkar kepada Tuhan, sedangkan orang munafik percaya adanya Tuhan. Tapi, mengapa umat Islam sepakat bahwa orang munafik lebih berbahaya terhadap Islam dibanding orang kafir?

Orang kafir akan terang-terangan memusuhi Islam. Mereka tidak lagi sembunyi, dalam melawan ia berhadap-hadapan. Orang munafik, mengaku Islam, tetapi secara diam-diam ia memusuhi. Orang munafik punya dua pedang. Pedang yang satu dipergunakan membela agama, sedang yang satu lagi dipakai untuk menikam umat Islam. Pedang yang pertama pasif, sedang pedang kedua aktif. Dia akan aktif jika punya kesempatan untuk “menggunting dalam lipatan” atau menikam dari belakang.







Allah SWT dalam menghadapi orang beriman cukup memberi dua ayat saja. Menanggulangi permasalahan orang kafir dengan dua ayat saja. Tetapi dalam menghadapi orang munafik disediakan tiga belas ayat di surah al-Baqarah.

Lapangan nifak luas sekali. Di bidang politik, agama, pers, pemikir, pegawai, pengusaha, seniman, olahraga dan di mana-mana tercium bau munafik. Apabila agama dan dakwah digunakan sebagai jembatan untuk memperoleh kedudukan dan mencari harta, disitulah terdapat kemunafikan.
Sumber

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

» Terima Kasih sudah membaca : Ternyata Orang Munafik Lebih Bahaya daripada Orang Kafir | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)


KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top