Baca Surat Al-Waqi’ah, Apakah Benar Rezeki Menjadi Lancar ?

Baca Juga 


MEMBACA Al-Quran sudah menjadi keharusan bagi setiap Muslim. Sebab, Al-Quran adalah pedoman bagi kita. Membaca dan memahaminya akan membuat diri kita mengetahui tentang segala kehidupan ini.

MEMBACA Al-Quran sudah menjadi keharusan bagi setiap Muslim. Sebab, Al-Quran adalah pedoman bagi kita. Membaca dan memahaminya akan membuat diri kita mengetahui tentang segala kehidupan ini. Bahkan, setiap surat dari Al-Quran memiliki keistimewaan tersendiri. Sehingga, jika kita membacanya, maka keberkahan, insyaAllah akan kita dapatkan.






Nah, salah satu surat dalam Al-Quran ialah surat Al-Waqi’ah. Mengenai surat ini, ada yang mengatakan bahwa surat ini memiliki khasiat memperlancar rezeki. Tapi, benarkah demikian?

Keutamaan surat Al Waqi’ah memang disebutkan di dalam banyak hadis. Akan tetapi semua hadis tersebut tidak dapat dijadikan hujjah karena sebagiannya lemah, bahkan ada yang palsu. Berikut ini di antara contoh hadis tersebut, “Barangsiapa membaca surat Al Waqi’ah setiap malam, maka dia tidak akan jatuh miskin selamanya.”

Hadis di atas dikeluarkan oleh al Harits bin Abu Usamah dalam kitab Musnad-nya, no. 178. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Sunniy dalam kitab Amalul Yaum wal Lailah, no. 674. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Bisyron dalam Al ‘Amali, I:38:20. Dikeluarkan juga oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dan selainnya. Semuanya berasal dari jalan Abu Syuja’ dari Abu Thoyyibah dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ’Anhu.

Hadis tersebut lemah karena dalam silsilah perawinya ada seorang yang lemah.

Al Imam Adz Dzahabi Rahimahullah berkata, “Abu Syuja’ adalah seorang yang tidak jelas, tidak dikenal. Demikian juga ia meriwayatkan dari Abu Thayyibah, siapa Abu Thayyibah itu?” (maksudnya dia adalah perawi yang tidak dikenal juga).


Al Munawi Rahimahullah dalam Fathul Qadir berkata, “Imam Az Zaila’i mengatakan bahwa ada perawi yang riwayatnya banyak cacat dari berbagai sisi. Pertama, riwayatnya terputus sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ad Daruquthni dan lainnya. Kedua, isi hadisnya munkar sebagaimana dijelaskan Imam Ahmad. Ketiga, perawi adalah orang-orang yang lemah sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Jazari. Keempat, sungguh hadis ini berguncang dan telah sepakat atas kelemahan hadis ini di antaranya adalah Imam Ahmad, Imam Abu Hatim Ar Razi, putranya, Imam Ad Daruquthni, Al Baihaqi dan selainnya,”
(diringkas dari buku Silsilah Adh Dha’ifah, no. 289).

Kemudian hadis lainnya adalah, “Barangsiapa yang membaca surat Al Waqi’ah setiap malam maka dia tidak akan jatuh miskin selamanya. Dan barangsiapa setiap malam membaca Surat Al Qiyamah maka dia akan berjumpa dengan Allah di hari kiamat sedangkan wajahnya bersinar layaknya rembulan di malam purnama.”

Hadis di atas adalah palsu/ maudhu’ yang dikeluarkan oleh Ad Dailami dari jalan Ahmad bin Umar Al Yamami dengan sanadnya sampai Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma dan disebutkan oleh Al Imam As Suyuthi dalam Dzailul Ahadis al Maudhu’ah no. 177. Imam Ahmad berkata, “ Ahmad al Yamami adalah rawi yang kadzdzab (yang suka berdusta),” (dikutip dari buku Silsilah Adh Dha’ifah, no. 290).


Sumber: konsultasisyariah.com

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 



KOTAK KOMENTAR



" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top