Cium, Peluk dan Do’akanlah Anakmu

Baca Juga 

PADA suatu hari Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam mencium Al Hasan bin Ali, sedangkan disamping Beliau ada Al Aqro’ bin Habis At Tamimi sedang duduk.

Lalu Aqro’ berkata, “Sesungguhnya aku memiliki sepuluh orang anak, namun aku tidak pernah mencium mereka sekalipun”.

Maka Rosululloh memandangnya dan bersabada, “Siapa yang tidak penyayang maka tidak akan disayang”. Muttafaqun ‘alaih.






Mencium merupakan salah satu wujud kasih sayang orang tua kepada anaknya. Seperti yang dilakukan oleh Rosululloh terhadap cucu yang paling disayangi, Al Hasan, anak pertama dari Fatimah binti Rosululloh dan Ali bin Abi Tholib. Rosululloh adalah orang yang paling lembut terhadap anak-anak dan paling menghormati orang yang lebih tua.

Pada saat ini, aktivitas yang padat membuat sebagian orang melupakan hal-hal yang membangun kedekatan dan ikatan emosional antara orang tua dan anak. Tidak sedikit orang yang beranggapan mencintai dan menyayangi anak dengan mencukupi segala kebutuhannya dengan berlimpahan materi—uang. Pada akhirnya orang tua sibuk mengejar materi, sehingga anak kekurangan kasih sayang dan perhatian dari orang tua.



Manfaat mencium anak dilihat dari segi kesehatan antara lain membuat perasaan anak menjadi tenang, terkendali, tidak mudah stress atau tertekan, menumbuhkan rasa percaya diri dan merasa dihargai, dicintai dan disayangi. Orang tua yang sering mencium anaknya akan memiliki ikatan emosional yang kuat. Anak akan merasa kehadirannya dibutuhkan. Bukankah dengan mencium anak setelah berkerja seharian akan membuat hati menjadi tenang dan damai? Seperti itulah yang anak-anak rasakan ketika dicium oleh kedua orangtuanya.

Selain mencium anak, memeluk dan mendo’akannya juga diajarkan oleh Rosululloh. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memelukku ke dada beliau seraya berdo’a “Allohumma ‘allimhu al-hikmah–Ya Alloh ajarkanlah anak ini al-hikmah”. (HR. Bukhari).

Utamanya mencium, memeluk dan mendo’akan anak adalah perbuatan yang Rosululloh contohkan. Sehingga apabila kita melakukannya karena mencontoh Rosululloh, maka kita akan mendapatkan pahala dan sebagai bonusnya di dunia mendapatkan manfaat kesehatan bagi tubuh dan perkembangan anak.

Alangkah indah dan damainya keluarga yang diwarnai dengan kasih sayang dan saling menghargai satu sama lainnya. Mari biasakan mencium, memeluk serta mendo’akan anak-anak kita. Semoga keluarga sakinah, mawadah warohmah dapat dicapai. []

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top