Ini Dia Sosok Abu Janda Al Boliwudi Yang Fenomenal

Baca Juga 


dunia maya memang saat ini memiliki posisi yang krusial. Apapun media sosial yang kita miliki, jika kita lampiri dengan berbagai tautan ataupun tulisan yang kontroversial pasti nama kamu akan dengan cepat menjadi terkenal bak seorang selebriti.





Seperti yang dialami oleh ustadz Abu Janda Al Boliwudi, namanya mungkin terdengar aneh dan lucu sepintas ya! Nama Abu Janda Al Boliwudi sebenarnya sudah terkenal sejak pertengahan tahun 2015 lalu.   

Tulisan-tulisannya yang khas dan menarik perhatian ini berhasil diikuti oleh banyak orang. Bahkan, Abu Janda tak segan membalas dan memberi jempol tau like kepada berbagai komentar nettizen di halamannya.


Suka-suka halaman milik Abu Janda Al Boliwudi ini juga disambangi oleh akun-akun yang menolak kata-katanya hingga akhirnya memusuhi si “ustad” ini, tak ayal terjadi perang komentar di kolom-kolom komentar.


Kalau ditelisik lebih dalam tentang apa yang dituliskan oleh sesosok ustad yang sudah dijuluki dengan istilah ustad parodi ini ternyata ada juga hal yang baik meskipun tak sedikit yang tak cocok bagi kalangan muslim moderat sekalipun.

Ustad Abu Janda dinilai sebagai muslim liberal, khususnya ketika mengangkat isu-isu yang berkaitan dengan politik kepemimpinan seorang non muslim. Namun di sisi lain tulisan-tulisannya yang menyerang paham radikal ala Wahabi layak dijadikan tambahan sumber di antara sumber-sumber lain dari akun yang lebih jelas. Lebih lanjutnya yuk kita simak 4 fakta terkait si ustadz parodi yang sangat fenomenal ini:

Nama Asli Abu Janda

Banyak sekali orang yang kepingin mengenal lebih dekat sosok ustadz Abu Janda Al Boliwudi, bahkan tim ngelmu sendiri sangat ingin tahu siapa sebenarnya sosok ustadz tersebut.

ucapan Abu Janda Al Boliwudi. facebook.com
Ditelusuri dari berbagai sumber dan pengakuan sang “ustadz” melalui Fanpage, nama asli dari Abu Janda Al Boliwudi adalah Permadi Arya. Nama tersebut disematkan pada akun google plus yang terkoneksi dengan channel youtube miliknya.

Kata Al Boliwudi yang disandingkan pada nama mayanya pada video pertamanya. Abu Janda Al-Boliwudi merupakan nama yang ia pakai untuk akun FB dan halaman yang ia kelola. Dengan follower berjumlah 79.793 orang, akun itu menjadi pembeda dari beberapa akun lain yang juga memakai namanya.

Banyaknya pengikut dan seringnya Abu Janda mengutip ayat-ayat dan hadis menyebabkan banyak orang menyangka kalau ia benar-benar seorang ustadz atau tokoh agama. 

Didukung dengan berbagai istilah yang ia pakai dalam mengelola halamannya. Misalnya pesantren al-Facebooki, sedang semua pengunjung ia sebut sebagai santri. Padahal, sebagaimana sejak awal kemunculannya, Abu Janda adalah tokoh fiksi dan ahli parodi yang menyuarakan antiteroris.

Antiteroris

Akun dari Abu Janda Al Boliwudi selalu konsisten untuk menolak bahkan menyerang paham-paham teroris yang pada kenyataannya beraliran wahabi. Di dalam beberapa momen, Abu Janda kerap merespon berbagai upaya yang dianggap menghambat usaha penumpasan teroris di Indonesia.

Saat Densus 88 diserbu oleh berbagai pihak atas kasus Siyono, Abu Janda muncul dan membongkar macam-macam issu yang telah disebar oleh situs-situs radikalis.

Salah satu keunggulan Abu Janda dalam membantah berita-berita situs radikal adalah mengambil referensi berita dari media-media nasional semacam kompas.com, Tempo, Republika, dan sebagainya.

Menjadi Target Pencarian Para Radikal

Beberapa situs media online radikal memposisikan sosok Permadi Arya alias Abu Janda Al-Boliwudi sebagi DPO (Daftar Pencarian Orang). Mereka mengatakan bahwa tokoh masyarakat facebook ini adalah orang yang menghina dan melecehkan Islam.

Modus ulasan dan cara berpikir dalam tulisan-tulisan dalam media itu rata-rata sama saja. Mengatakan bahwa Abu Janda menghina Islam namun tidak menyajikan bukti-bukti relevan misalnya postingan A, bagian A.1 dsb.

Bahkan para kaum radikal tersebut tak segan berani menyudutkan Abu Janda. Misalnya mengatakan bahwa Permadi Arya alias Abu Janda adalah keturunan Cina, Kristen. Tapi saat yang sama pula mereka menuduh Abu Janda sebagai Syiah. Parodinya yang sebenarnya dibuat untuk melecehkan ISIS, dipelintir dan diartikan sebagai melecehkan Islam oleh media-media ini.

Berbagai tuduhan segala label itu dijawab dengan salah satu meme Abu janda bertuliskan, “Baru dituduh “teroris” sudah kebakaran jenggot berjamaah. Saya sudah dituduh cina, dituduh kafir, Kristen, syiah, salibis liberal, nazi komunis misionaris doggy style, antek asing aseng asu dahlah, santai aja tuh… kenapa? Ngapain marah kalau memang tidak benar? Justru orang yang bersalah biasanya suka marah-marah saat dicurigai… sohih?”

Disebut Mendukung Salah satu Gubernur

Baru-baru ini, nama Abu Janda muncul lagi, ditegah-tengah isu penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama. Isu agama tersebut akhirnya menarik Abu Janda untuk angkat bicara. Turunnya Ustad FB ke gelanggang perang opini dan kampanye online ini tak lain karena melihat sebagian kaum radikal tampak tampil juga dalam kancah perang opini dengan mengangkat isu SARA. Demi menjegal Ahok dari kursi DKI 1, isu Cina, Kristen dan sopan santun diangkat oleh sebagian yang anti.

Dari sisi inilah yang mengundang sang Ustad FB tersebut menampik orang-orang yang dipandang membawa agama sebagai alat dalam berpolitik. Pada awal-awal ia terus mengkritik kelompok yang anti-Ahok dengan mengatasnamakan agama. Semakin lama, postingannya menjurus ke arah dukungan pada Ahok. Dalam ranah ini, dari beberapa tulisan Abu Janda, menurut hemat penulis cara dan pemikirannya dalam hal toleransi cenderung berlebihan.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top