KH Zulkarnain: Bhineka Tunggal Ika itu Masing-Masing, Bukan Saya Ikut Agama Anda

Baca Juga 


Jakarta – Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain, membantah argumen yang mengatakan bahwa memakai atribut Natal karena Indonesia merupakan bentuk Bhineka Tunggal Ika.

Menurut Kyai asal Medan ini, Bhineka Tunggal Ika adalah menghargai agama masing-masing. Bukan mengikuti ajaran agama selain yang dianutnya.





“Bhinneka Tunggal Ika itu masing-masing berjalan dengan agamanya dan budayanya. Bukan saya harus ikut budaya anda, ikut agama anda,” katanya kepada Kiblat.net di gedung MUI Pusat, Jakarta, pada Kamis (22/12).

Ia mencontohkan seperti di Bali. Saat hari raya Nyepi orang Islam ke masjid jalan kaki, tidak naik motor dan khutbah tanpa mic dan tetap tidak memakai lampu.

“Karena menghormati mereka, karena di situ mereka mayoritas. Tetapi kita tidak terlibat dalam ibadah,” jelasnya.

Kyai berdarah Melayu ini juga menjelaskan perbedaan memakai atribut budaya dan atribut agama. Atribut budaya jika dipakai bisa jadi tidak membahayakan akidah seorang Muslim, sementara memakai atribut agama lain bisa merusak akidah.

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: Hunef Ibrahim

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top