Al-Baqillani : Lancang Engkau Mengklaim bahwa Allah Memiliki Anak!

Baca Juga 


Raja Romawi mengundang seorang ulama dari kaum muslimin untuk membantahnya dan menundukkannya. Maka, kaum muslimin mengutus Abu Bakar Al-Baqillani, seorang yang cerdas dan berpikiran tajam. Mereka berkata kepada Raja Romawi, “Dia tidak akan menundukkan kepalanya jika sampai di hadapanmu.”





Sang raja memiliki ide cemerlang untuk membuat Al-Baqillani menunduk. Dia sengaja membuat pintunya miring hingga dapat memaksa Al-Baqillani menundukkan kepalanya. Tatkala Al-Baqillani mendekati pintu, dia menyadari akan muslihat sang raja. Dia pun akhirnya membalikkan badan dengan menghadapkan punggungnya ke arah sang raja, lalu masuk menunduk dengan berjalan mundur.

Di dalam istana, Al-Baqillani bertemu dengan seorang rahib, lalu bertanya kepadanya tentang anak-anaknya. Memiliki anak bagi seorang rahib adalah sebuah aib. Itulah pandangan Bangsa Romawi. Dalam hal ini, Al-Baqillani sebenarnya ingin membantah mereka karena sesungguhnya Allah tidak memiliki Anak dan Isa bukanlah anak Allah.

Rahib tersebut berkata, “Beraninya engkau menanyakan hal ini kepadaku!”

Al-Baqillani berkata, “Kamu membantah memiliki anak, sementara dengan lancang engkau mengklaim bahwa Allah memiliki anak.”

Mereka berkata kepada Al-Baqillani mengenai fitnah yang dituduhkan kepada ‘Aisyah r.a. Maka Al-Baqillani pun membantah perkataan mereka, “Keduanya adalah wanita yang dituduh berzina, namun Allah membebaskan mereka dari semua tuduhan. ‘Aisyah ialah wanita yang bersuami, namun tidak dikaruniai anak; dan Maryam tidak bersuami, tapi dikaruniai anak. Jika tuduhan ditujukan kepada ‘Aisyah, sebenarnya tuduhan itu lebih tepat ditujukan kepada Maryam. Akan tetapi, Allah telah menyucikan keduanya.”

Orang kafir itu pun terdiam seribu bahasa.

Penulis : Dhani El_Ashim

Diambil dari  Mashâri’ul ‘Usysyâq  karya  Dr. A’idh bin Abdullah Al-Qarni



Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 



KOTAK KOMENTAR



" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top