BIADAB ! Video Ini Rekam Bukti Kekejaman Polisi Myanmar Pada Anak-anak Rohingnya

Baca Juga 


Empat polisi Myanmar dalam sebuah video terlihat memukuli beberapa remaja pria dan anak laki-laki muslim Rohingya saat operasi pembersihan di desa Kotankauk, di utara negara bagian Rakhine.


Melalui tayangan video yang diunggah seorang blogger Rohingya di Youtube dan kemudian diunggah sejumlah media, empat polisi itu memukuli dengan tongkat dan menendang sejumlah lelaki dan bocah laki-laki Rohingya yang berjalan dengan kedua tangan mereka terangkat ke arah kepala.
Pemukulan berlanjut saat mereka duduk di atas tanah. Berdasarkan tayangan video itu, keempat polisi itu kini ditahan atasannya.
“Mereka yang terindikasi itu telah ditahan dan dilakukan pengusuta lebih lanjut untuk mengungkap keterlibatan aparat polisi yang lain yang memukuli penduduk desa saat operasi,” ujar pernyataan kantor polisi Myanmar, lansir Independent, Selasa (2/1/2016).
Penyiksaan terhadap Rohingya telah menjadi isu besar di Myanmar. Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi dinilai gagal melindungi Rohingya. Muncul desakan untuk mencabut penghargaan Nobel Perdamaian yang diterima Suu Kyi. []

Myanmar Selidiki Video Pemukulan Aparat Terhadap Muslim Rohingya



 Pemerintah Myanmar menyatakan bakal menyelidiki sebuah rekaman video yang menunjukkan dugaan pemukulan orang-orang Rohingya oleh anggota polisi.
Sebagaimana tampak dalam rekaman video tersebut, puluhan warga desa duduk berjajar sembari menunduk dengan kondisi kedua tangan dilingkarkan ke leher masing-masing. Seorang polisi berseragam kemudian terlihat memukuli seorang penduduk, sedangkan rekannya menendang wajahnya.
Aksi serupa dilakukan polisi lainnya terhadap penduduk yang sedang duduk menunduk.
Komite Informasi, yang merupakan bagian dari kantor Konselor Negara, berjanji tindakan akan diambil terhadap polisi yang melanggar aturan kepolisian.

Pemerintah mengklaim insiden, yang direkam oleh sesama polisi, terjadi di Maungdaw, Negara Bagian Rakhine, pada November 2016 lalu. Saat itu, polisi sedang melakukan ‘operasi pembersihan’ setelah milisi bersenjata menyerang pos-pos perbatasan di Maungdaw yang menewaskan sembilan polisi pada 9 Oktober.
Koresponden BBC di Myanmar, Jonah Fisher, melaporkan bahwa tayangan video berisi penyiksaan aparat terhadap warga etnik Rohingya terus mengalir dari Rakhine selama tiga bulan terakhir.
Warga Rohingya juga menuding militer melakukan pemerkosaan, pembantaian, pembakaran, dan penjarahan desa-desa di negara bagian itu.
Akan tetapi, pemerintah Myanmar yang diwakili Aung San Suu Kyi tetap bergeming. Bahkan, beberapa rekaman video dari Rakhine yang beredar disebut “berita palsu”.
Padahal, data resmi menunjukkan sedikitnya enam warga Rohingya meninggal dunia di dalam tahanan selama tiga bulan.[fq/islampos]

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top