Isu Kaca Mobil Tak Ditutup Rapat Tak Pecah Bila Dilempar Busi, Benar Tidak Ya ? Berikut Penjelasan nya

close
Daftar Artikel Populer

post-feature-image

Beredar pesan berantai tips agar kaca tak mudah pecah saat dilempar busi, dengan tak menutup rapat kaca mobil. Benarkah?

ISU

Pesan berantai itu sudah beredar sepekan ini. Berikut isi pesannya:

Untuk Menghindari Agar Kaca Tidak Pecah Waktu Dilemparkan Pecahan Busi

Trik Cegah Mobil Dibobol dengan Busi Pemecah Kaca

Pencurian dengan bermodus pecah kaca kembali mengintai. Namun ada cara untuk mnghindarinya.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Heru Pranoto mengatakan, kelompok pencuri pecah kaca beraksi sangat cepat. Sehingga mudah bagi mereka untuk kabur bila ada yang memergoki. 

"Mereka memecahkan kaca dengan pecahan busi yang diberi air terlebih dulu," kata Heru di Mapolda Metro, Kamis (19/1/2017).

Dengan mengenai pecahan busi yang basah itu ke permukaannya, kaca mobil langsung pecah menjadi serpihan-serpihan halus. Kemudian pelaku pun leluasa mengambil barang-barang berharga yang ada di dalam mobil korban. Heru menerangkan, kaca mobil yang tertutup rapatlah yang bisa dipecahkan dengan metode itu. 

"Pintu kaca mobil rapat semua, dipukul dengan pecahan busi bekas yang dibasahi bisa pecah," tutur Heru. 

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menutup rapat kaca mobil ketika diparkir. Dengan memberi sedikit ruang pada kaca mobil, metode pemecahan kaca seperti itu tidak bekerja. 

"Kalau dikasih rongga sedikit, kaca justru tidak pecah," ujar Heru. 

Komplotan pencuri pecah kaca banyak mngincar mobil yang parkir di pinggir jalan. Menurut dia, mobil incaran biasanya terlihat dari luar menyimpan benda-benda berharga seperti laptop, HP, perhiasan dan lain-lain

CARANYA JANGAN TUTUP KACA RAPAT2 DIKASIH BUKA SEDIKIT AGAR ADA UDARA MASUK
semoga bermanfaat.

INVESTIGASI

detikcom melacak kebenaran pesan berantai itu. Mari lacak faktanya.

1. Dalam pesan berantai itu, disebutkan Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Heru Pranoto. Heru Pranoto memang pernah mengemban jabatan Dirkrimum Polda Metro Jaya saat dilantik pada 2 Desember 2013 lalu. 

Kombes Heru sudah dimutasi dari Polda Metro Jaya dan diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirbinmas Baharkam Polri pada Mei 2015 lalu. Posisi Heru saat mutasi itu digantikan oleh Kombes Pol Krishna Murti dari Pamen Divhubinter Polri. 

Kombes Krishna Murti pun sudah dimutasi dan menyerahkan jabatan ke Dirkrimum Polda Metro Jaya yang diamanatkan pada Kombes Pol Rudy Herianto Adi Nugroho pada Agustus 2016 lalu hingga kini.

"Pesan berantai itu bukan dari saya," jawab Kombes Pol Rudy Herianto Adi Nugroho saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (19/1/2017). 

2. Pesan berantai di atas disebutkan bahwa kaca mobil yang tak ditutup rapat alias dikasih rongga sedikit, kaca justru tidak bisa pecah. detikcom mengkonfirmasikan hal ini pada Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Rudy Herianto Adi Nugroho.

"Saya belum pernah mencoba," demikian tegas Rudy. 

Namun demikian, Rudy mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkirkan mobil agar tak mengundang penjahat. Dia memberikan beberapa tips, di antaranya:

a. Jangan menaruh barang-barang berharga di dalam mobil yang bisa memberikan niat dan kesempatan bagi pelaku pecah kaca
b. Upayakan kalau parkir malam hari di tempat yang terang atau ada penerangan lampunya
c. Pastikan tempat parkir ada pengamanan CCTV. Kalau tidak ada, parkirkan di tempat yang aman dan mudah dilihat. 

detikcom juga melakukan konfirmasi kepada pakar otomotif, yakni Kepala Bengkel Toyota Iwan Abdurrahman. Iwan juga belum pernah mencoba metode pecah kaca dalam pesan berantai itu. Iwan mengatakan jenis ketebalan kaca mobil bermacam-macam. Mulai dari kaca biasa, kaca film hingga kaca antipeluru. 

Kaca biasa memang mudah pecah, sedangkan kaca film karena ada penahannya makanya tidak langsung pecah hanya retak-retak putih sehingga tidak jatuh. Kaca antipeluru, tidak mempan kena tembakan peluru karena ketebalannya bisa mencapai 5 cm.

Namun secara umum, kaca bisa pecah bila terkena benda tajam. "Jangankan dilempar busi, kalau mobil jalan kencang di jalan tol dan ada batu kecil yang lompat menghantam kaca, itu ya bisa pecah," jelasnya pada detikcom, Rabu (19/1/2017).

Secara teori, kaca yang tidak ditutup rapat dan disisakan sedikit rongga di atasnya memang lebih susah pecah. Iwan mengibaratkan selembar kertas yang dipegang semua bagian sisinya, tegangan di permukaan kertas semakin tinggi dan bila ditusuk tengahnya akan mudak robek. Lain halnya bila selembar kertas itu hanya dipegang 2 dari 4 sisinya, dan sisi lainnya dibiarkan melambai, kertas tersebut akan tak mudah robek. 

Namun, lebih susah pecah berbeda dengan tidak bisa pecah. Pada dasarnya, mau tertutup rapat atau berongga sedikit, kaca mobil bisa pecah dengan tumbukan benda tajam. Seperti busi atau palu yang berujung tajam. 

"Busi yang dicari kan ujungnya, kalau lancip bisa (memecahkan kaca). Cuma memang ketika (kaca ditutup) rapat lebih mudah (pecahnya). Kaca kena sesuatu yang tajam dengan kekuatan cukup besar juga bisa pecah. Bayangkan mobil anti peluru, kacanya ditembak saja nggak bisa pecah. Kenapa? Karena tebalnya 5 cm. Bisa pecah namun butuh kekuatan jauh lebih besar lagi agar bisa pecah," tandas dia.

KESIMPULAN

1. Narasumber yang ada dalam pesan berantai ternyata sudah tidak relevan. 
2. Kaca mobil yang ditutup rapat lebih mudah pecah. Kaca mobil yang tidak ditutup rapat atau menyisakan sedikit rongga lebih susah pecah, bukan tidak bisa pecah. Yang jelas, kaca bisa pecah dengan benda tajam. 

Dengan demikian, pesan berantai tersebut: Hoax. (dtk)

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
» Terima Kasih sudah membaca : Isu Kaca Mobil Tak Ditutup Rapat Tak Pecah Bila Dilempar Busi, Benar Tidak Ya ? Berikut Penjelasan nya | jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)

KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top