Kenapa Daging Babi Disebut 'Pork' dan Daging Sapi Disebut 'Beef'?

Baca Juga 





Dalam bahasa Inggris babi disebut 'pig,' namun dagingnya 'pork.' Begitu juga dengan sapi yang disebut 'cow' menjadi 'beef.' Ini alasan sebutannya berbeda.

Menyebut daging babi dengan 'pork,' daging sapi 'beef,' dan daging domba 'mutton' terdengar umum. Namun jika diperhatikan ketiga nama daging binatang ini tidak sama dengan nama binatangnya sendiri dalam bahasa Inggris. Diantaranya 'pig' untuk babi, 'cow' untuk sapi, dan 'sheep' untuk domba.

Untuk menjawab pertanyaan ini diperlukan pemahaman etimologi atau asal usul kata yang cukup rumit. Menurut The Daily Meal (13/1), semua berawal dari penaklukan Norman atas Britania tahun 1066. Saat Prancis mengambil alih Inggris, penyebutan banyak kata menjadi dua versi.



Kenapa Daging Babi Disebut 'Pork' dan Daging Sapi Disebut 'Beef'?Foto: iStock

Dalam sudut pandang gastronomi, bahasa Prancis lebih diakui dibanding bahasa Inggris. Hal ini mungkin karena kelas bawah Anglo-Saxon di Inggris adalah pemburu sehingga kita mendapatkan nama-nama hewan dari mereka.

Sementara kelas atas Prancis melihat hewan buruan tersebut di meja makan alias setelah sudah diolah sehingga kita mendapatkan istilah kuliner dari mereka. Jadi penyebutan 'pig' di Anglo-Saxon menjadi 'porc' oleh warga Prancis.

Hal sama juga terjadi pada sapi yaitu 'cow' menjadi 'bouef' dalam bahasa Prancis yang lama kelamaan bergeser menjadi 'beef.' Juga dengan domba yaitu 'sheep' yang menjadi 'mouton' lalu bergeser ke 'mutton' untuk penyebutan dagingnya.

Bahkan ayam mendapat nama kuliner baru yaitu 'pullet' yang merupakan versi Anglicized dari 'poulet' dalam bahasa Prancis. Namun kini penyebutan 'pullet' hanya merujuk pada ayam betina muda.



Kenapa Daging Babi Disebut 'Pork' dan Daging Sapi Disebut 'Beef'?Foto: iStock

Di Prancis penyebutan nama-nama hewan tadi memang sama dengan nama dagingnya. Sesuai dengan kata yang mereka gunakan sejak dulu.

Namun untuk ikan yaitu 'fish' tidak ada perubahan nama dikarenakan bahasa Prancis ikan adalah 'poisson.' Penulisan maupun penyebutannya mirip dengan 'poison' dalam bahasa Inggris yang berarti racun sehingga tidak digunakan.

(odi/adr)

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top