Follow by Email

PEMERINTAH NAIKKAN TARIF LISTRIK ? Yuk ikuti 12 Kiat Jitu Hemat Listrik Rumah mu ! :)

close
Daftar Artikel Terbaru


Tahun 2017 Tarif Listrik Bakal Naik Tiga Kali


PLN tahun ini akan melakukan tiga kali penyesuaian tarif listrik, di antaranya untuk daya listrik 900 VA. Namun, penyesuaian tarif listrik itu khusus untuk kelompok RTM (rumah tangga mampu). Penyesuaian tarif itu, bertujuan guna menghilangkan subsidi listrik secara bertahap bagi masyarakat mampu. Sementara tarif listrik bagi masyarakat miskin dengan daya Rp 900 VA, tetap masih disubsidi oleh pemerintah.
“Jadi, pelanggan yang memakai listrik dengan daya 900 VA itu, sekarang ada dua kelompok. Kelompok masyarakat miskin dan RTM. Nah, yang akan terkena penyesuaian tarif listrik, khusus untuk RTM. Penyesuaian tarif ini, bertujuan supaya subsidi listrik ini tepat sasaran diberikan kepada warga tidak mampu,” kata Manajer PT PLN (Persero) Area Sumedang, Ririn Rachmawardini dalam ekspose ”Sosialisasi Subsidi Listrik Tepat Sasaran” di salah satu rumah makan di Jalan Raya Cimalaka, Kamis 26 Januari 2017.
Dalam Ekspose tersebut, Ririn didampingi Manajer PLN Rayon Majalengka Iwan Puji Darmasyah, Manajer PLN Rayon Sumedang Kota Asmansjah, Asisten Manajer Pelayanan dan Adminsitrasi PLA Area Sumedang Nita Rumsari beserta Humas Purnomo.
Menurut dia, penyesuaian tarif listrik untuk daya 900 VA bagi RTM itu, mulai diberlakukan bulan ini, Maret dan Mei mendatang. Penyesuaian tarif bulan ini, dari asalnya Rp 605/KWh naik menjadi Rp 791/KWh. Maret nanti naik lagi dari Rp 791/KWh menjadi 1.034/KWH. Terakhir Mei mendatang, tarifnya kembali naik dari Rp 1.034/KWh menjadi Rp 1.352/KWh. Sementara bagi masyarakat miskin yang memasang daya 900 VA, tarifnya tetap masih disubsidi seharga Rp 605/ KWh.
“Pengaruh penyesuaian tarif untuk bulan Januari ini akan terasa bulan depan. Sebab, pembayaran rekening listrik bulan depan, untuk pemakaian listrik bulan sekarang. Kemudian, kalimat kenaikan tarif listrik yang disebut-sebut masyarakat saat ini, sebetulnya tidak tepat. Yang benar, penyesuaian tarif listrik. Penyesuaian tarif ini, untuk menghilangkan subsidi secara bertahap bagi masyarakat mampu,” tutur Ririn.
Dikatakan, penyesuaian tarif bagi pelanggan RTM dengan daya 900 VA ini, dalam rangka penerapan subsidi listrik yang tepat sasaran. Sebab, masih banyak pelanggan yang mampu di perumahan, masih menikmati subsidi listrik dengan daya 900 VA. Padahal, di rumahnya punya mobil dan barang-barang mewah lainnya. “Kalau punya mobil, berarti tergolong masyarakat mampu. Oleh karena itu, bagi RTM yang memasang daya 900 VA, subsidinya secara bertahap akan dihilangkan melalui penyesuaian tarif ini,” ujarnya
Lebih jauh Ririn menjelaskan, penyesuaian tarif listrik tersebut, bukan kebijakan PLN melainkan kebijakan Kementerian ESDM. PLN sebatas operator dari kebijakan pemerintah. Bahkan verifikasi data masyarakat miskin dan mampu untuk keperluan pemberian listrik bersubsidi, dilakukan oleh Kementerian Sosial. Data dari Kemensos hasil verifikasi tersebut, selanjutnya dimasukan ke bank data PLN. “Jadi dalam penyesuaian tarif listrik ini, PLN hanya sebatas operator kebijakan pemerintah saja,” ucapnya.
Ia menambahkan, mengingat sekarang pelanggan yang menggunakan daya listrik 900 VA ada dua kelompok yakni masyarakat miskin dan RTM, sehingga pelanggan RTM yang kadung sebelumnya berdaya listrik 900 VA, tak perlu menaikan dayanya menjadi 1.300 VA. Dayanya tetap, tapi tarifnya tidak disubsidi lagi oleh pemerintah. Hal itu, menyusul sebelumnya ada informasi bahwa pelanggan masyarakat mampu yang kadung memasang listrik 900 VA akan dinaikan menjadi 1300 VA. Sebab, daya listrik 450 VA dan 900 VA disubsidi pemerintah. “Kalau ada pelanggan baru yang tergolong masyarakat mampu ingin memasang 900 VA, bisa dilayani. Akan tetapi, tarif listriknya tidak disubsidi lagi,” katanya.***




Yuk ikuti 12 Kiat Jitu Hemat Listrik Rumah mu ! :)


Peribahasa sederhana pun dengan jelas menggambarkan manfaat berhemat secara materi: seseorang yang pangkal perilakunya hemat, akan berujung kaya. Kata-kata lawas itu diperbarui PLN dengan slogan 'hemat energi, hemat biaya.'

Sikap hemat itu adalah sesuatu yang konstruktif. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW, "Tak akan menyesal orang yang berhemat." (hadis riwayat Bukhari-Muslim).




Cara untuk berhemat itu antara lain: 

[12 Kiat Jitu Hemat Listrik]

12 Kiat Jitu Hemat Listrik

1. Matikan lampu, AC, kipas angin, TV, radio-tape bila tak dibutuhkan.

2. Gunakan peralatan listrik hemat energi

3. Gunakan bak penampung air, sehingga pompa air tak selalu dinyalakan saat butuh air.

4. Kumpulkan pakaian kotor sesuai kapasitas mesin cuci dan cuci sekaligus. Misalnya, kapasitas mesin cuci adalah 8 kg, jangan cuci pakaian kalau hanya 4 kg. Sebab energi listrik yang dikeluarkan untuk mencuci 1x4 = 1x8.


5. Tutup rapat pintu lemari es, karena kebocoran lewat celah pintu mengakibatkan motor berputar semakin kencang dan membutuhkan tenaga lebih besar yang tentu butuh energi listrik lebih besar pula.

6. Jangan mengisi lemari es terlalu sesak karena akan membuat sirkulasi udara berkurang. Akibatnya, kompresor harus bekerja lebih keras untuk menjaga suhu udara.

7. Hindari memasukkan makanan atau air yang masih panas langsung ke dalam kulkas. Biarkan Makanan itu menjadi dingin dulu di luar. Baru masukkan ke dalam kulkas atau freezer.

8. Lepaskan setrika listrik dari stop kontak bila sudah tidak dipergunakan. Karena menyalakan listrik 450 watt, misalnya, sama dengan menyalakan lebih dari sepuluh buah lampu neon secara serempak.

9. Nyalakan pemanas air (water heater) Anda selama 20 menit sebelum air panas diperlukan. Lalu matikan.

10. Lumasi secara teratur bantalan poros atau as dan gigi transmisi motor-motor listrik.

11. Pelihara seluruh peralatan listrik sesuai dengan anjuran pabrik.

12. Kurangi penggunaan peralatan listrik di jam penggunaan listrik mencapai beban puncak (pukul 18.00 -22.00).


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
» PEMERINTAH NAIKKAN TARIF LISTRIK ? Yuk ikuti 12 Kiat Jitu Hemat Listrik Rumah mu ! :)

KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top