Saat Kasus Bendera Ditulisi Bacaan Arab 'TAUHID' Buat Iwan Fals Khawatir

Baca Juga 






Kasus bendera Merah Putih bertuliskan Arab yang ditemukan saat demo FPI di Mabes Polri membuat penyanyi kawakan Iwan Fals khawatir. Sebab, kelompok fans-nya, Orang Indonesia (OI), kerap membubuhkan/mencetak tulisan di objek berwarna merah-putih.

Hal tersebut disampaikan Iwan melalui akun Twitter-nya. Sejumlah cuitannya dalam beberapa hari ini menyinggung soal kasus bendera yang ditulisi itu.

Saat Kasus Bendera Ditulisi Bacaan Arab Buat Iwan Fals KhawatirFoto: Dok. Screenshot Twitter @iwanfals
"Waduh soal bendera yg gak boleh 'di-apa2in' sy jadi kepikiran terus nih, gimana ya," tulis Iwan pada 19 Januari 2017 lalu seperti dilihat detikcom Senin (23/1/2017) pukul 09.14 WIB.

Cuitan di akun @iwanfals itu disukai oleh 473 pengguna Twitter dan di-retweet sebanyak 748 kali. Pada cuitan yang sama, Iwan juga mem-posting 4 buah gambar.

Saat Kasus Bendera Ditulisi Bacaan Arab Buat Iwan Fals KhawatirFoto: Dok. Screenshot Twitter @iwanfals
Gambar pertama dengan background merah-putih terlihat foto Iwan. Di gambar tersebut juga ada tulisan 'Tunjukan pada Dunia bahwa sebenarnya KITA MAMPU'.

Kemudian gambar kedua yang di-posting Iwan adalah foto bendera Merah Putih. Di bagian warna merah tertulis 'Orang Indonesia', dan pada bagian putih ada lambang OI dengan tulisan 'Bersatulah'.

Saat Kasus Bendera Ditulisi Bacaan Arab Buat Iwan Fals KhawatirFoto: Dok. Screenshot Twitter @iwanfals
Di gambar ketiga, Iwan mem-posting foto para fans yang tampaknya tengah menonton konser. Terlihat sejumlah fans membentangkan bendera yang disablon dengan gambar wajah Iwan. Di bagian atas ada tulisan 'SEMPLAK', logo OI, dan tulisan 'Wajah Pribumi'.

Di foto keempat yang di-posting Iwan adalah logo OI Ambulu dengan background berwarna merah-putih. Penyanyi lagu 'Bento' itu kemudian menulis cuitan lagi di akun Twitter-nya.

Saat Kasus Bendera Ditulisi Bacaan Arab Buat Iwan Fals KhawatirFoto: Dok. Screenshot Twitter @iwanfals
Satu hari setelah posting-an itu, Iwan kembali menuliskan cuitan bernada sindiran. Cuitan pada Jumat (20/1) itu disukai oleh 420 netizen dan di-retweet oleh 279 orang.

"Soal bendera, awak ini apalah, tak mengerti hukom, jgn diperiksalah pak, diselesaikan secara kekeluargaan saja ya pak," tulis Iwan yang tak lupa membubuhkan ikon smileys.

Saat Kasus Bendera Ditulisi Bacaan Arab Buat Iwan Fals KhawatirFoto: Dok. Screenshot Twitter @iwanfals
Di hari yang sama, Iwan kembali mencuit soal kasus bendera. "Banyak yg bilang dibendera itu ada tulisan arabnya, jadi dilarang, wah pdhl sy ada turunan arabnya lho, wah berabe nih," katanya.

Ayah dari Galang Rambu Anarki tersebut terus menuliskan soal kasus bendera. Ia kembali mem-posting dua foto yang sudah di-posting terlebih dahulu, ditambah satu foto lagi tentang aturan mengenai bendera negara yang tertuang dalam Undang-Undang No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara.

Saat Kasus Bendera Ditulisi Bacaan Arab Buat Iwan Fals KhawatirFoto: Dok. Screenshot Twitter @iwanfals
"Oh aturannya baru tahun 2009 to, itu Oi thn 1999 kayaknya, 10 thn sebelum 2009," tulis Iwan melengkapi gambar yang dia posting.

Posting-an itu disukai oleh 216 pengguna Twitter dan di-retweet oleh 63 orang. Iwan kembali mem-posting sejumlah gambar. Secara implisit, Iwan menyindir kasus bendera yang ditulisi. 

Sebab, di salah satu foto yang diunggahnya terlihat foto Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama jajarannya. Para perwira polisi itu memakai peci yang di bagian luarnya dipasang ikat kepala berwarna merah-putih dengan sablon tulisan.

Saat Kasus Bendera Ditulisi Bacaan Arab Buat Iwan Fals KhawatirFoto: Dok. Screenshot Twitter @iwanfals
"Klo yg ini sy gak brani, ijin konser bisa gak keluar nih😀 o ya yg di Samarinda ditunggu ya✌," cuit Iwan di hari yang sama.

Gambar-gambar bendera Merah Putih yang ditulisi kini kembali menjadi viral. Seperti Band Metallica, yang memegang bendera Merah Putih dengan sablon nama band mereka saat konser di Indonesia.

Baca Juga: Bendera Ditulisi Juga Ada di Mojokerto, Pelaku Hanya Diperingatkan

Kemudian ada juga foto-foto bendera Merah Putih dengan lambang atau tulisan 'Slank'. Kasus adanya bendera Merah Putih yang ditulisi juga terjadi di Kota Mojokerto pada pertengahan 2016. Namun polisi tidak mempidanakan warga yang memasangnya karena tidak mengetahui adanya aturan soal bendera tersebut.

"Karena masyarakat tidak tahu. Maka hanya dikasih tahu itu tidak boleh. Benderanya diturunkan. Fungsi kita kan seperti itu, pembinaan. Jangan sampai ditangkap karena masyarakat tidak mengerti," tutur Kapolres Kota Mojokerto Nyoman Budiarja saat berbincang dengan detikcom, Minggu (22/1/2017) malam. 
(elz/fjp)

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top