Bukan HOAX, Bea Cukai Benarkan Ada Kiriman e-KTP Palsu dari Kamboja ke Jakarta

Baca Juga 




 Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai, Heru Pambudi mengakui aparatnya menemukan adanya e-KTP palsu yang dikirim dari Kamboja (bukan Vietnam seperti ditulis Rimanews sebelumnya) yang ditujukan kepada seseorang bernama Leo di Jakarta.

"Benar, ada e-KTP dari Kamboja dan masuk tanggal 3 Januari 2017 lalu," kata Heru Pambudi saat menjawab pertanyaan anggota Komisi II DPR RI di Gedung Bea Cukai, Jakarta, hari ini, Kamis (9/2/2017).


Komisi II DPR RI mendapatkan informasi ada ratusan ribu e-KTP palsu yang dikirim dari Kamboja kepada sesorang bernama Leo dan segera melakukan sidak ke Bandara Soekarno Hatta, tempat barang palsu tersebut berada.

Dua kali mendatangi Bea Cukai Soekarno-Hatta, anggota DPR Komisi II tak dapat melihat barang yang dimaksud. Gagal mendapati barang yang dicari, anggota DPR langsung mendatangi dan menemui Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi, di kantornya.

Dipimpin Agung Widyantoro, anggota Komisi II DPR tersebut menanyakan kebenaran e-KTP palsu yang dikirim dari Kamboja kepada seseorang bernama Leo dengan alamat Jl Taman Surya V Blok GG4 NO. 17, Kelurahan Pegadungan, Jakarta.


Dikonfirmasi oleh anggota DPR, Pambudi mengatakan Bea Cukai mendapati sebanyak 38 lembar e-KTP yang dikirim dari Kamboja dan dalam manifestnya tertulis ID Card.

"Kami sedang periksa 38 buah KTP dan 32 NPWP dari Kamboja. Alamat yang dituju benar kepada Leo," kata Heru menambahkan tanpa menyebut alamat yang dituju.

Temuan Bea Cukai sendiri menurut Pambudi telah melakukan koordinasi dengan kepolisian, Dukcapil Kemendagri dan Dirjen Pajak.

"Berita acara dan bukti laporkan sudah kami buat. Saat ini barang bukti masih di Bea Cukai Soekarno Hatta," kata Heru.

Sumber: Rimanews


Impor KTP Palsu, Indonesia dalam Ancaman Asing



 Ancaman terhadap Indonesia dari luar semakin nyata. Negara asing bisa dengan mudah memantau kondisi internal Indonesia melalui data kependudukan.

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi mengungkapkan, salah satu ancaman itu munculnya persoalan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu. Apalagi, kata dia KTP Palsu itu masuk ke Indonesia dari luar negeri.

"Bahaya sekali, data negara berawal dari KTP," ujar Achsanul dalam akun Twitter @AchsanulQosasi, Jumat (10/2/2017).

Mantan Ketua Komisi XI DPR ini mengaku sempat meragukan adanya KTP palsu yang dikirim dari luar negeri. Namun, adanya hasil kerja dari Bea Cukai membuat dirinya percaya terhadap berita yang beredar selama ini mengenai KTP palsu tersebut.

"Bea Cukai menangkap KTP Aspal yang masuk dari Kamboja. Berita ini ternyata bukan hoax, semua KTP DKI," ucapnya. 






Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top