Sudah Jadi Tersangka, Kapolda Jabar Ancam Tangkap dan Penjarakan Habib Rizieq

Baca Juga 




Polda Jawa Barat telah menetapkan Imam Besar  Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka terkait kasus dugaan penghinaan Pancasila dan Presiden pertama Soekarno.
Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan mengatakan, Habib Rizieq ditetapkan menjadi tersangka setelah penyidik mengantongi bukti-bukti kuat.
“Malah lebih dari dua alat bukti pelapornya ada, saksinya ada, buktinya ada, baik video maupun saksi ahli. Bahkan saksi ahli klasifikasi sendiri. Jadi sudah ada empat alat bukti,” ujar Anton di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Selasa (31/1).Selain itu, mantan Kapolda Sulawesi Selatan tersebut juga menegaskan bahwa tidak menutup kemungkinan Habib Rizieq Shihab ditangkap dan dipenjara. Itu dilakukan apabila Habib Rizieq tidak kooperatif dan menghilangkan alat bukti.
“Jika misalkan kalau yang bersangkutan ada indikasi mengarah ke situ bisa saja nanti ditangkap,” tambah Anton.
Sekadar informasi, kasus tersebut berawal pada saat Habib Rizieq melakukan ceramah di Lapang Gasibu Kota Bandung 2011 silam. Di sana dia diduga menghina Pancasila dan sang Proklamator Soekarno.
Dengan bukti rekaman video ceramah tersebut yang menjadikan putri Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri melaporkan Habib Rizieq ke Mabes Polri yang selanjutnya dilimpahkan ke Mapolda Jawa Barat sesuai dengan lokasi kejadian.
Sementara Habib Rizieq duduga melangar Pasal 154 A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara, dan Pasal 320 tentanng penistaan lambang negara serta pencemaran nama baik, acaman hukuman 9 bulan.
(cr2/jpg/pojoksatu)


Kriminalisasi Habib Rizieq Berpotensi Picu Kemarahan Umat Islam





Internal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menyayangkan langkah polisi menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka. Langkah tersebut dinilai semakin memperkeruh suasana yang belakangan tidak kondusif.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD AM Fatwa mengingatkan, di tengah suasana kebangsaan sekarang, pemerintah seharusnya berperan mengembalikan suasana kebangsaan yang harmoni. Menurutnya, bukan malah menambah keruh keadaan

"Pemerintah harus bijak menangani Habib Rizieq demi stabilitas nasional. Di belakangnya ada jutaan umat yang bisa memicu reaksi yang lebih besar," ujar AM Fatwa dalam akun Twitter @AMFatwa, Selasa (31/1/2017).

Dia mengatakan, upaya pembunuhan karakter dan kriminalisasi ulama seperti yang dialami Habib Rizieq Shihab berpotensi memicu kemarahan umat Islam. Maka itu mantan Wakil Ketua MPR ini juga berharap aparat harus tegas menangkap penyebar fitnah dengan mengangkat isu pornografi yang ditujukan kepada Habib Rizieq.

"Mari kita semua rawat kebangsaan dengan menghentikan perpecahan dan saling brhadap-hadapan antar anak bngsa melalui penegakan hukum yang tegas dan adil," ucapnya.

Polda Jawa Barat (Jabar) sudah resmi menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka. Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Habib Rizieq Sihab dinyatakan tersangka   dalam kasus dugaan penodaan Pancasila dan pencemaran nama baik. 
sindo
Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top