Dipecat PPP Karena Tolak Dukung Ahok, Jawaban Haji Lulung di Twitter Bikin Bangga Umat Islam

Baca Juga 




Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz memecat Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung karena menolak untuk mendukung Ahok-Djarot di putaran dua Pilkada DKI. Haji Lulung bersikukuh untuk mendukung calon gubernur muslim Anies-Sandi.

Selain dipecat dari Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Haji Lulung yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta juga akan dipecat dari DPRD DKI Jakarta dan akan dilakukan PAW (Pergantian Antar Waktu).

Melalui akun twitternya @halus24, Haji Lulung menyampaikan dirinya TIDAK BISA DIPAKSA UNTUK MENDUKUNG AHOK.

Berikut pernyataan tegas dan berprinsip Haji Lulung yang bikin bangga umat Islam masih memiliki tokoh pejuang Islam.

"Jangan paksa saya untuk mendukung Ahok, karena saya bertanggung jawab kepada umat & Allah SWT, PPP adalah partai yang berazaskan Islam."

"Banyak kekuatan besar yang mempengaruhi dan meminta saya untuk mendukung Ahok, Alhamdulillah saya masih Istiqomah menjaga Marwah partai."

"PPP adalah partai warisan para alim ulama dan saya sebagai generasi penerus selalu menjaga partai ini sesuai dengan perintah para ulama."

"Pemecatan terhadap saya anggap saja lucu-lucuan gak usah panik & takut kehilangan jabatan karena saya hanya takut azab Allah daripada partai."




ALLAHU AKBAR !!!

Sebelumnya, pada Ahad (12/3/2017) pekan kemarin, DPW PPP DKI Jakarta yang dipimpin Haji Lulung telah mendeklarasikan dukungan Untuk Anies-Sandi

DPW PPP DKI Jakarta Mendeklarasikan Dukungan ke Anies-Sandi
http://news.okezone.com/read/2017/03/12/338/1640741/dpw-ppp-dki-jakarta-mendeklarasikan-dukungan-ke-anies-sandi

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top