Dukung Anies-Sandi, Haji Lulung dan 10 Jajaran nya Dipecat dari PPP Djan Faridz

Baca Juga 


 JAKARTA -- Ketua Umum PPP Djan Faridz memecat Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW PPP) DKI Jakarta, Abraham Lunggana (Lulung). Dia dipecat setelah dinilai telah melanggar AD/ART partai berlambang Ka'bah tersebut.




Pemecatan Lulung mulai berlaku dari Senin (13/3). Menurut Djan, Lulung sudah memutuskan untuk mendukung Pasangan Calon (Paslon) nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Tak hanya H Lulung, tapi sebanyak 10 kader yang juga digantikan oleh PPP versi Djan Faridz tersebut.

Untuk menggantikan H Lulung sebagai pelaksana tugas (plt) ketua DPW PPP DKI Jakarta dan mengurus calon pengganti 10 kader tersebut, Djan menunjuk Ketua DPP PPP Bidang Kominfo Ahmad Gozali Harahap serta Wakil Sekjen DPP PPP Sudarto.
Djan Faridz sebelumnya sudah memberitahu dan memperingatkan kepada para kadernya itu untuk sama-sama mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot, namun mereka tidak menghiraukan.

Menurut Djan, dukungan terhadap Ahok-Djarot oleh PPP sangat penting. Djan Faridz merasa pasangan calon tersebut telah berkomitmen dan membuktikan komitmennya untuk menjalankan program yang pro umat Islam.

"Kami mendukung pasangan calon ini karena mereka berkomitmen dan mereka akan memanfaatkan kesempatan ini untuk umat islam," katanya.  Sementara ia belum bisa merinci nama-nama yang akan duduk di DPRD menggantikan 10 orang tersebut.






Asas Islam, Alasan PPP Dukung Anies-Sandi


 JAKARTA -- Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) DKI Jakarta pimpinan Abraham Lunggana alias Lulung resmi mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran kedua Pilkada DKI. Sikap ini, kata Lulung, diambil dengan berbagai pertimbangan matang.

"Musyawarah kerja memutuskan bahwa kita dalam pilkada putaran kedua DKI Jakarta mendukung calon atau paslon nomor tiga Anies-Sandi," kata dia di DPW PPP DKI, Klender, Jakarta Timur, Ahad (12/3).

Lulung mengatakan, keputusan ini merupakan hasil Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PPP DKI ke-6. Keputusan ini diambil melalui mekanisme partai. Semua masukan dari kader hingga suara akar rumput PPP dipertimbangkan. Semuanya, kata Lulung, menghendaki PPP untuk mendukung Anies-Sandi di putaran kedua Pilkada DKI.

Wakil Ketua DPRD DKI ini mengatakan, PPP punya struktur dari DPW, DPC di 5 kota administrasi dan 1 Kabupaten Kepulauan Seribu, 44 PAC di setiap kecamatan dan 267 ranting di tingkat kelurahan. Semuanya, klaim Lulung, mendesak agar PPP mendukung pasangan yang diusung Gerindra dan PKS tersebut. 

"Alasan yang paling mendasar adalah PPP partai berasas Islam. Dalam memilih pemimpin jelas, dalam arti kita adalah partai Islam," ujar dia.

Deklarasi dihadiri oleh ratusan pengurus dan kader PPP se-Provinsi DKI Jakarta. Anies dan Sandi juga hadir di dalamnya. Selain mereka, Wakil Ketua Tim pemenangan Anies-Sandi, Mohammad Taufik dan sejumlah anggota DPRD DKI dari fraksi Gerindra, PKS dan PPP juga hadir. 


Haji Lulung: Jangan Paksa Saya Dukung Penista Agama



Sejumlah tokoh politik mengaku dipaksa untuk mendukung terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama, salah satunya Abraham Lunggana atau yang akrab dipanggil Haji Lulung. Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta tersebut menegaskan tidak akan mendukung Basuki karena tindakan tersebut akan menyakiti hati ummat Islam.

Pengusaha yang menjadi owner sejumlah perusahaan di bidang keamanan, parkir dan penagihan utang di wilayah Tanah Abang Jakarta tersebut secara blak-blakan mengungkapkan penegasannya untuk tidak mendukung Basuki karena menurutnya dukungan itu seperti menjual nama baiknya di sejumlah ormas Islam yang menjalin persaudaraan dengannya.

"Jangan paksa saya untuk mendukung Ahok , karena saya bertanggung jawab kepada umat & Allah SWT, PPP adalah partai yang berazaskan Islam," tulis Haji Lulung di akun Twitter resminya pada Senin (13/3).‎

Pria yang merupakan anak dari seorang tentara BKR berpangkat Peltu yang bernama Ibrahim Tjilang tersebut mengakui banyaknya kekuatan besar yang ingin dirinya mendukung Basuki.

"Banyak kekuatan besar yang mempengaruhi dan meminta saya untuk mendukung Ahok , Alhamdulillah saya masih Istiqomah menjaga Marwah partai," jelasnya.

Haji Lulung yang ibunya merupakan keturunan dari KH. Abdullah Syafi'i, pendiri Perguruan Islam Asy-Syafiiyyah tersebut juga menegaskan bahwa PPP adalah salah satu warisan para ulama yang harus dijaga kemurniannya.

"PPP adalah partai warisan para alim ulama dan saya sebagai generasi penerus selalu menjaga partai ini sesuai dengan perintah para ulama," tegas pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum Badan Musyawarah Betawi tersebut.



Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !
Daftar Artikel Terbaru Lainnya 




" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top