STOP HOAX ! Yang Urus Jenazah Kader PKS, Yang Antar Jenazah Ambulan Gerindra, Yang Sebar HOAX : Ahokers

Baca Juga 


Tak henti-hentinya pendukung Ahok melakukan FITNAH KEJI yang ditujukan kepada umat Islam.

FITNAH Terbaru terkait Kasus Nenek Hindun.

Yang urus jenazah : Kader PKS
Yang antar jenazah : Ambulan Gerindra
Yang sebar HOAX : Ahokers

Pembagian tugas yang apik.

Kekejian mana lagi yang engkau dustai??

Mau sampai kapan gerombolan seperti ini dibiarkan berkuasa??

___
- http://republika.co.id/berita/nasional/pilkada/17/03/12/omp406326-wasekjen-gerindra-kader-pks-yang-urus-jenazah-nenek-hindun

- http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/03/11/omnfql415-ambulans-gerindra-mengantar-jenazah-nenek-hindun-ke-pemakaman



Soal Jenazah Nenek Hindun, Komentar Polisi Ini Bungkam Ahok dan Pendukungnya



Jenazah seorang nenek bernama Hindun binti Raisman menjadi perbincangan viral di media sosial. Berdasarkan keterangan cucunya, nenek Hindun ditolak dishalati di mushala terdekat dengan tempat tinggalnya karena mendukung Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta putaran pertama pada Rabu (15/2/17) lalu.

Padahal, berdasarkan keterangan Ustadz Syafe'i, penolakan tersebut bukan karena nenek Hindun mendukung Ahok-Djarot, melainkan karena jam kerja sehingga tidak banyak warga yang berada di rumahnya.

Setelah berita hoax tersebut menyebar, fakta lain terungkap. Mereka yang menyalati jenazah nenek Hindun di rumahnya adalah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan ambulan pengantar nenek Hindun ke pemakaman milik Partai Gerindra. Dua partai ini merupakan pendukung dan pengusung Anies-Sandi dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.


Konfirmasi berita bohong tersebut kian terbukti setelah pihak kepolisian mendatangi rumah cucu nenek Hindun untuk meminta keterangan yang sebenarnya.

"Saya sudah konfirmasi sendiri ke pihak keluarga bahwa tak ada penolakan di masjid," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan sebagaimana dilansir Jawapos, Senin (13/3/17)

Kombes Iwan menegaskan, viralnya kabar tersebut terjadi karena kesalahpahaman. Ia juga menegaskan, tidak dishalatkannya nenek Hindun di mushala karena saat itu hanya ada satu orang di mushala.

"Tidak ada masalah. Hanya kesalahpahaman saja sehingga tersebar di media massa," tegas Kombes Iwan. [Om Pir/Tarbawia] 



Isu Jenazah Ahoker Ditolak, Anies Baswedan: Biar Kami yang Salatkan!




Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan tanggapan atas maraknya isu terkait penolakan warga untuk mensalatkan jenazah. Menurutnya kewajiban warga untuk mensalati, tidak ada hubungannya dengan pilihan politik orang yang bersangkutan.

"Kita harus tunaikan kewajiban kepada jenazah dan itu gak ada urusannya dengan politik," terang Anies usai interview di Studio CNN, Mampang Prapatan, Senin, 13 Maret 2017.

Anies juga menyebut kalau salat jenazah itu wajib.

"Mengenai salat jenazah kan fardu kifayah kalau sudah ditunaikan ya sudah," jelasnya.

Meskipun demikian, jika masih ada ditemukan penolakan, maka Anies beserta tim relawan siap untuk mensalatkan.

"Kalau tidak ada yang melakukan biar relawan kami mau," tambahnya.

Anies berharap ke depannya isu seperti penolakan terhadap jenazah pendukung petahana tak lagi dipertahankan karena itu akan mencederai proses Pilkada DKI.


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

SHARE ARTIKEL INI 


Baca Artikel Menarik Lainnya 

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Pinterest - Thumbler
Back to Top