Follow by Email

Makjleb! Sindir Politik Uang Berwujud Sembako, Anies: Pilkada Aja Nggak Bersih, Gimana Pemerintahannya?

close
Daftar Artikel Terbaru
Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar pertemuan bersama mantan petinggi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Adnan Pandu Praja dan Bambang Widjojanto, serta Mantan Menteri ESDM Sudirman Said dan Komika Pandji Pragiwaksono di kediamannya Lebak Bulus II Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, Ahad (16/4) pagi.



Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan pertemuan tersebut membahas maraknya politik uang di Pilkada Jakarta.

“Kita ngobrol santai, banyak bicara tentang masalah kebangsaan dan terkait pilkada kita memberikan perhatian tentang politik uang yang terwujud dalam pembagian sembako,” kata Anies.

Menjelang pemungutan suara Pilkada Jakarta pada 19 April, banyak ditemukan kasus pembagian sembako oleh oknum agar memilih salah satu paslon. Temuan ini sudah dilaporkan dan ditindaklanjuti oleh Bawaslu DKI Jakarta.

“Tim sudah lapor KPU dan Bawaslu, kami berharap ditindak lanjuti, sehingga tercipta Pilkada jujur adil dan demokratis, kalau dari Pilkada aja nggak bersih bagaimana mungkin mengharapkan pemerintahannya bersih,” papar Inisiator Indonesia Mengajar itu.

Berjalannya pilkada Jakarta yang jujur dan bersih menurut Mantan Ketua Komite Etik KPK itu akan menjadi contoh untuk wilayah lainnya. Bahkan hal itu diamini oleh mantan Ketua KPK Adnan Pandu yang mengatakan Jakarta sebagai ikon Indonesia.

“Pilkada yg baik itu bersih pesertanya, penyelenggara dan pemilihnya, mari hadirkan Pilkada jakarta sebagai ikon pilkada bersih yang bebas dari money politic yang bebas dari bagi-bagi sembako,” ajak Adnan. [opinibangsa.id / pmc]




Timses Ahok-Djarot Sukses Tebar Sembako Secara Masif dan Merata



Tim advokasi cagub-cawagub DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menyesalkan terkait maraknya politik uang berkedok pembagian sembako oleh Timses petahana Ahok-Djarot.

Pasalnya, aksi tersebut justru kian masif dilakukan pasukan kotak-kotak di hari pertama masa tenang kampanye. Bahkan, ‎pembagian sembako tersebut dilakukan sejak sepekan terakhir dan sangat masif merata diseluruh wilayah DKI.‎

"Sembako dibagikan di Jakarta dan kami lihat wilayah penyebarannya sangat masif dan terang-terangan di seluruh wilayah Jakarta," kata Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi, Yupen Hadi dalam konferensi pers di Posko Pemenangan Anies-Sandi di Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Barat, Minggu (16/4/2017) malam.

Yupen mengatakan, pembagian sembako dilakukan dengan dua cara. Pertama melalui kupon Rp 5000 yang ditukar dengan beras, gula, minyak goreng dan mie instan. Sedangkan ‎cara kedua adalah dengan pembagian gratis di setiap titik di Jakarta.‎

Yupen menambahkan, pembagian sembako tersebut, Minggu (16/4/2017) siang tadi, juga telah dilaporkan ke Bawaslu DKI.

Dijelaskan dia, aksi bagi-bagi sembaki untuk mempengaruhi calon pemilih itu terjadi merata di lima wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu.

Wilayah tersebut antara lain, Cilincing dan Jatibaru di Jakarta Utara. Lalu di Jakarta Timur ada di wilayah Kampung Melayu, Klender, Rawamangun, dan Cimanggis. Di Jakarta Barat berada Cengkareng. Lalu di Kwitang, Jakarta Pusat. Serta Kebayoran Lama Selatan untuk wilayah Jakarta Selatan.

"Semua sudah kami laporkan secara resmi ke Bawaslu. Artinya sekarang yang kami laporkan sedang di follow-up," ujar Yupen.

Yupen berharap, laporan tersebut ditindak lanjuti secara serius. Mengingat hal itu termasuk bagian dari money politik. Terlebih dilakukan di masa tenang.

Tim advokasi, kata dia, juga menyoroti rumah anggota DPR RI di Kalibata IV-323 yang digunakan sebagai gudang penyimpanan logistik dari pembagian sembako tersebut.

"Ini sungguh sangat menggelikan. Seorang politisi Senayan menggunakan (rumah dinas) fasilitas negara," semprot Yupen.‎ [opinibangsa.id / tsc]





Bagi-Bagi Sembako, Ahok-Djarot Bisa Didiskualifikasi!



 Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS, Sutriyono menilai tim sukses Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat telah menciderai demokrasi yang bisa berujung didiskualifikasi. Pasalnya, mereka melakukan kecurangan dengan membagikan sembako di masa tenang kampanye putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Sutriyono meminta KPU dan Bawaslu menindak tegas tim sukses Ahok-Djarot yang telah terbukti melanggar aturan Pilkada.

"Itu menciderai demokrasi, KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara harus tegas. Pelakunya harus ditangkap," kata Sutriyono kepada TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (16/4/2017).

Lebih jauh, Sutriyono mengungkapkan, jika pelanggaran tersebut bisa membuat pasangan nomor urut 2 cagub-cawagub Ahok-Djarot di diskualifikasi dalam gelaran Pilkada DKI. Itu terjadi, bila memenuhi unsur masif dan sistematif.

"Saya sudah minta jajaran Bawaslu RI ke Bawaslu DKI untuk antisipasi pencegahan dan juga penindakan," jelasnya.

Sebelumnya, peristiwa pembagian sembako di Kalibata City terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB oleh sekelompok orang yang mengenakan kemeja kotak-kotak. Menindaklanjuti dari kejadian tadi, Panwaslu Jaksel sudah turun ke lapangan dan membubarkan kegiatan pembagian sembako.

"Pengawas TPS di Kalibata City mengetahui kejadian itu kemudian menginformasikan kepada kami. Panwas langsung turun ke lapangan, kemudian membubarkan itu karena pertama memang tidak ada pemberitahuan, kemudian yang kedua juga ini sudah memasuki masa tenang, dan yang ketiga juga ini orang-orangnya juga tidak ada informasi sama sekali," ujar ketua Panwaslu Jaksel, Ahmad Ari Masyhuri kepada wartawan, Minggu (16/4/2017).

Tak hanya itu di kawasan Mampang, juga ditemui peristiwa bagi-bagi sembako ini. Bahkan pihak Anies-Sandi telah menyerahkan bukti tiga karung sembako yang dikumpulkan dari praktek curang oleh Tim Ahok-Djarot yang terjadi di berbagai kawasan di Jakarta kepada Bawaslu DKI Jakarta. [opinibangsa.id / tsc]




Jika artikel ini bermanfaat, bagikan ke orang terdekatmu. Bagikan informasi bermanfaat juga termasuk amal ho.... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News


Sumber | republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !
» Makjleb! Sindir Politik Uang Berwujud Sembako, Anies: Pilkada Aja Nggak Bersih, Gimana Pemerintahannya?

KOTAK KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT


" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. "
(HR. Muslim)

Daftar Artikel Populer 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Home - Artikel Terbaru - Artikel Populer - Fanpage Facebook - Twitter - Youtube Channel - Pinterest - Thumbler
Back to Top